
Setelah kepergian Henry,Elvi ke luar sama Daddy dan mom yang ke luar,kini tinggal Aqila dan Jose di rumah besar itu.
" Sayang ke kamar ayo " ucap Jose
" Ngapain di sini saja " ucap Aqila
" Kita duduk di balkon kamar yank,ayo " Jose merentang kan nya dan Aqila menerimanya,Jose membawah Aqila ke kamar nya di lantai atas
Saat masuk dalam kamar Aqila di buat takjub melihat kamar yang sangat bagus dan indah ,tidak kalah luas seperti kamar Elvi.
" Kenapa sayang " tanya Jose saat Aqila terdiam
" Kamarnya cantik sekali,luas kaya kamarnya Elvi" ucap Aqila dengan mata berbinar
" Kamu suka,kalau nanti kamu pengen rubah bilang saja " Aqila menggeleng dengan cepat
" Jangan bahkan ini sangat indah" Jose hanya tersenyum lalu membawa Aqila duduk di sofa ,setelah itu dia mengambil air minum dingin di kulkas dalam kamarnya lalu menyimpannya di atas meja
" Gila kalau orang kaya memang beda iyaa " ucap Aqila
" Kamu juga kaya sayang ,kaya baru pertama saja lihat kaya ginian" ucap Jose sambil mengacak rambut Aqila
" Iya ini pertama nya aku lihat ,sekalipun aku kaya dag sebanding dengan ini, bahkan kamar tamu di sini lebih luas dari pada kamarku sendri "ucap Aqila, Henry hanya tersenyum lalu membuka botol minum baru di berikan pada Aqila
" Yank apa kamu bahagia " tanya Jose menatap Aqila
" Iya aku bahagia" ucap Aqila
" Kita pelan pelan iya ,jika ada yang kamu tidak sukai dari aku atau sifatku bicara supaya aku rubah " ucap Jose
Elvi menggeleng " tidak usah merubah apapun dari dirimu,aku suka apa adanya dirimu, aku cuma minta tidak bermain kasar dalam arti fisik " ucap Aqila
" Makasih sudah menerimaku apa adanya, tapi jika suatu saat aku buat salah jangan takut untuk menegurku " ucap Jose sambil menggegam tangan Aqila
" Iyaa aku juga jika ada sifat atau kelakuan yang menurutmu tidak baik katakan, setelah tunangan itu hari ayah dan ibu selalu saja cerewet mereka selalu bilang jangan bikin malu keluarga" Aqila tersenyum mengingat tingkat kecerewetan ayah dan ibunya
" Yank apa kamu akan tetap bekerja " tanya Jose
" Aku akan berhenti saat kuliah nanti, boleh kan ?" Tanya Aqila
" Boleh, asal kamu bisa jaga diri baik-baik karena kamu tau sendiri waktuku kebanyakan di kantor, jadi aku tidak bisa 24 jam bisa bersamamu " Jose menarik pinggang Elvi agar lebih dekat dengannya
" Iya aku tahu ,kak boleh dag nanti kalau pakai pengawal dag usah banyak-banyak terus agak jauhan supaya orang tidak terlalu curiga " ucap Aqila
"Tidak usah dipikirkan mereka,mereka juga tau kenyamanan kalian seperti apa, apa kamu pernah dekat dengan pria lain sebelumnya " tanya Jose sambil memeluk Aqila dan bersandar di pundaknya
" Perna saat SMA, tapi cuma dekat biasa saja " ucap Aqila sambil mengelus lengan Jose
" Hanya itu saja " Aqila menggaguk " kalau Kakak " tanya Aqila
" Perna saat kuliah bahkan kami sering tinggal di apartemen masing-masing bergantian " ucap Jose tanpa ada yang di tutupinya , Aqila langsung berbalik melihat Jose
Cup
Ciuman singkat mendarat di bibir Aqila !!!!!
"Tidak usah berpikiran yang terlalu jauh sekalipun kami sering tinggal bersama aku tahu batasan ku yank" ucap Jose sambil mengusap wajahnya di punggung Aqila
" Terus ngapain kalau berduaan dag mungkin kan cuma numpang makan saja " selidik Aqila Jose tersenyum
" Kami tidur berdua tapi cuma pelukan saja" Aqila menggaguk mengerti
" Sudah lagian itu sudah lewat, terus berapa mantanmu dan kenapa kalian pisah " Jose tertawa kecil mendengar pertanyaan Aqila makin ke sini dia semakin cerewet
" Mantanku cuma 2 , pertama seperti kamu waktu SMA,yang kedua yang kuliah berpisah karena tidak cocok saja " ucap Jose,
" Sayang " panggil Jose
"Hebm"
" Apa kamu pengen acara pertunangan seperti orang orang " tanya Jose
" Tidak " jawab Aqila cepat " aku tidak suka yang terlalu ribet kak, bikin sakit kepala harus seperti ini itu sudah yang kemarin saja ,aku juga sudah bicara sama ayah mereka juga tidak keberatan bahkan kalau bisa nanti nikahnya ke KUA saja cukup " ucap Aqila
__ADS_1
" Kamu ini aneh yank, orang biasanya suka yang mewah kamu malah yang biasa bahkan jauh dari kata biasa" ucap Jose
" Kak aku juga suka yang mewah tapi kalau terlalu ribet apa lagi pas selesai acaranya tambah bikin sakit kepalaku, nikahan Elvi kemarin saja aku pusing lihatnya padahal undangannya cuma 100 an saja tapi pegal juga kaki kak apa kabar yang dibatas itu " keluh Aqila
" Kamu lucu tau sayang, makin sayang kan jadinya " jose langsung mencium bibir Aqila tangannya menahan tengkuk leher Aqila, Jose menyapu isi mulut Aqila lebih dalam lagi sedangkan tangan satunya menahan pinggang Aqila agar tidak ada jarak diantara mereka,ciuman mereka semakin panas Aqila menyilang kan tangannya di leher Jose lama mereka berciuman,Aqila memukul dada Jose karena kehabisan napasnya
Jose langsung melepaskan ciumannya lalu menyatukan kening mereka,ibu jari Jose menghapus Saliva yang ada di bibir Aqila
" Yank nikah ayo " ucap Jose
" Kenapa " tanya Aqila bingung
" Sudah dag tahan , aku takut nanti kebablasan " ucap Jose sendu
" Kenapa memangnya, Elvi saja sudah jebol sebelum nikah malahan tuh sudah ada hasilnya " ucap Aqila
" Yank jangan memancing ku, aku berusaha untuk tahan Lo " ucap Jose, dengan nakalnya Aqila menyentuh junior Jose dari balik celananya
" Eeeuuuggghhhh sayang jangan nakal aku tidak ingin kamu berakhir di tempat tidur " ucap Jose sambil memejamkan matanya,
" Sudah bangun kak, aku sering lihat " ucap Aqila Jose langsung melorotkan matanya
" Kamu sering nonton yank aaahhh " tanya Jose
" Tidak tapi tidak sengaja lihat sepupuku nonton gethoan " dengan nakalnya Aqila mengabsen perut kotak Jose,Jose menangkap tangan Aqila
" Kau benar-benar nakal yank " ucap Jose langsung mencium kembali bibir Aqila sambil di baring kan di sofa
" kau sudah membangunkannya sayang kau juga harus kembali menidurkan juga " lalu Jose mencium bibir Aqila sedikit kasar ,Aqila tidak kalah kasar dia mengikuti permainan Jose ,hingga mereka benar-benar terbuai dengan ciuman mereka,tangan Jose masuk dalam pakaian aqila hingga menyentuh benda kenyal milik Aqila ,Jose meremasnya
Eeuuugghh
Lenguh Aqila saat benda kenyalnya di remas oleh Jose , mendengar lenguhan Aqila membuat darah jose berdesis dia semakin gila memainkan benda kenyal itu bahkan kini ciumannya sudah turun di leher Aqila membuat tanda stempel di sana.
" Yank sampai di sini saja aku tidak ingin memakan mu sekarang belum waktunya " suara Jose sudah berat matanya sayu dan di penuhi gairah, laku dia berdiri ingin menuntaskan gairahnya di kamar mandi
" Mau k mana kak " tanya Aqila,Jose melihat kebawah
" Aku bantu ke luarkan " Jose kaget mendengar perkataan Aqila
" Tidak usah aku bisa sendiri " ucap Jose
Terpampang sudah junior milik Jose panjang + besar Aqila menelan ludahnya kasar
" Kenapa yank " tanya Jose
" Besar sekali kak " ucap Aqila ,Jose tersenyum " apa kamu takut " Aqila tidak menjawab dia langsung menunduk lututnya di jadikan pijakannya dia memegang junior Jose di genggam nya lalu di mainkan naik turun,Jose memejamkan matanya mengadakan kepalanya di atas sambil meremas meja wastafel
" Eeeuuuggghhhh yank " Jose benar di buat gila sama Aqila,Jose mengumpat nikmat di sela Aqila memainkan juniornya. Aqila melihat wajah Jose yang menikmati permainan nya dengan nakalnya dia memasukan junior Jose dalam mulutnya
" Aaaarrrgghhhhh Sa...yang " Jose makin gila memekik nikmat merasakan lidah Aqila bermain dan mulutnya mengisap di sana
" uugghh....Aqila... Aaarrgghhhh " Aqila bermain semakin cepat
" Uugghhhh sayang lebih cepat " ucap Jose lagi
Aqila melakukannya hingga meledak dalam mulut Aqila
" Aaarrgghhhh ....Aqila " Jose menggerang,dia semakin gila saat Aqila mengisap semuanya di rasa sudah ke luar semuanya Aqila berdiri membersihkan mulutnya, Jose langsung memeluk Aqila dari belakang sambil mengatur nafasnya
" Terima kasih sayang sudah membatu meledakkan nya " ucap Jose sambil mencium kepala Aqila
Aqila hanya mengangguk saja " sudah aku ke luar dulu kakak selesaikan mandinya" ucap Aqila lalu ke luar dalam kamar mandi
"Gila aaarrrkkk apa yang aku lakukan " Aqila menjambak rambutnya saat sudah sampai di luar dia mengambil minuman dingin di kulkas lalu berjalan ke arah sofa
Sedangkan dalam kamar mandi Jose tersenyum puas setelah mendapat kan pelepasan nya apa lagi Aqila melakukannya dengan mulutnya gila bukan.
Setelah selesai dengan mandinya Jose ke luar dan langsung menuju ruangan walk in close 10 menit kemudian dia ke luar degan pakaian santainya dia langsung ke arah sofa
" Kamu luar biasa sayang aku suka " sambil memeluk Aqila
" Kak suka tapi aku malu , apa aku murahan sekali iya kak" tanya Aqila
Jose menggeleng " tidak kamu hanya milikku, jadi jangan beranggapan kamu murahan karena bagiku kamu segalanya " Jose mencium kening Aqila
__ADS_1
" Apa Elvi sudah pulang " Tanya Aqila
" Telepon saja yank ini " ucap Jose lalu memberikan HP nya pada Aqila
" Kakak saja " Jose langsung menelpon Henry
Tutt...tuttt
" Hallo"
" Kenapa "
" Apa kalian sudah pulang "
" Kami sudah pulang bahkan bakso Elvi juga sudah habis ,apa sungguh enak kurung diri dalam kamar "
" Ah kamu tau sekali nya" Jose tertawa keras
" CK kau ngapain dalam kamar jangan macem-macem nanti di hajar sama mommy, bahkan kamu lupa dengan makan siang "
" Aku cuma 1 macem hen, tenang saja Aqila masih utuh koh "
" CK kaya aku tidak mendengar nya saja,kamu ngapain dalam kamar mandi,lain kali pintu kamar di kunci "
Aqila yang mendengar nya semakin malu
" Ah kamu mendengar nya, aku yakin kamu langsung menggempur Elvi"
" Bahkan dia Sudah tertidur karena lelah "
" **** kau benar-benar ganas hen"
" Lebih Ganas tunanganmu"
Aqila langsung memegang tangan Jose dia sungguh tidak ingin ke luar lagi dalam kamar malu ketemu sama Henry dan Elvi
" Sudah aku tutup telepon nya "
Jose langsung menutup teleponnya nya lalu melihat Aqila
" Kenapa sayang " tanya Aqila
" Malu" ucap aqila dengan lirih
" Sudah tidak papa, ayo kita makan dulu aku sudah lapar " Aqila mengaguk,Jose menggenggam tangan Aqila lalu ke luar dari kamar untuk makan siang yang sudah lewat
kini mereka sudah di meja makan mengisi perut mereka.
" kalian baru makan nak " tanya mommy ellena sambil meletakan belanjaannya
" mom sudah pulang mana Daddy " tanya Jose tanpa menjawab pertanyaan mommy nya
" iya baru nyampai, tuh daddy mu " tunjuknya pada suaminya " iya sudah mommy masuk kamar dulu iya bersihin diri dulu " ucap mommy lalu pergi ke arah kamarnya
" iya mom " ucap Aqila dan Jose bersamaan
" kak habis ini aku balik iyaa" ucap Aqila
" kenapa sayang , besok kamu sudah kerja lagi, aku juga sudah masuk kantor nanti selesai makan malam saja baru aku antar,kapan lagi kita seperti ini punya waktu bersama " ucap Jose
" aku dag ada baju ganti kak" ucap Aqila
" jangan seperti orang susah yank, sudah dag usah pikirkan pakaian " ucap Jose ,Aqila pun hanya bisa mengangguk pasrah " gitu dong " Jose tersenyum
setelah selesai makan Aqila mencuci piring makan mereka sekalipun Jose melarang nya Aqila tetap melakukannya karena menurut nya kalau dia bisa lakukan kenapa tidak
kini mereka duduk di taman belakang sambil melihat bunga yang indah
" yank mau ke luar jalan jalan " tanya jose
" tidak " ucap Aqila Jose mengeritkan keningnya
" kenapa " tanya Jose
" yang ada kita jadi tontonan kak, sekertaris RM Corp jalan dengan seorang wanita bla bla bla " Elvi langsung menggeleng kepalanya
__ADS_1
" jadi kita cuma d rumah saja yank ,apa kamu tidak bosan,siapa tau kamu pengen belanja yank beli baju,tas,sepatu atau yang lain " ucap Jose ,Aqila menggeleng
" tidak usah buang buang uang kak, nanti saja kalau aku pengen nanti aku minta sama kak " ucap Aqila ,Jose di buat bangga di mana wanita ingin kemewahan Aqila hanya ingin di rumah saja dan itu membuat Jose bahagia mendekatkan Aqila dia tidak menyesal dengan perjodohan mereka dia bahkan bersyukur karena di pertemukan dengan Aqila