CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
mulai ada perubahan


__ADS_3

saat selesai makan malam, mereka berkumpul bersama seperti biasanya bahkan kini Elsa juga ikut walaupun dia hanya terdiam saja, Daddy dan mommy sudah memberitahu kan pada anak² dan menantu nya untuk tidak membahas tentang kehamilan atau anak ,karena bisa membuat Elsa semakin terpuruk dan selalu menyalahkan dirinya


" apa kamu akan seperti itu terus " tanya Daddy radit melihat Jeje yang selalu menempel pada Ana, Jeje hanya tersenyum saja


" cih " cibir Daddy radit


" besok weekend kan ,gimana kita jalan² yang dekat² saja " ucap Henry,Jose menatap Henry lalu melirik ke arah anaknya


" tidak papa " ucap mommy ellena yang mengerti ke khawatiran Jose dan Aqila ,mereka hanya mengangguk


" ayo kita mau ke mana " tanya Jeje


" pantai gimana " ucap Elvi semangat


" pantai mana " ucap Aqila


" anak Aqila masih kecil ,tidak baik angin laut " bisik Ana yang duduk samping Elvi ,Elvi tersenyum kikuk


" maaf ,hm gimana kalau ke villa " ucap Elvi lagi


" ide yang bagus " ucap Jose lega


" Daddy sama mommy ikut saja " ucap Daddy radit


"kamu mau ke sana " tanya Alan menatap Elsa


" jauh " tanya Elsa singkat


" sedikit " ucap Alan ,Elsa hanya mengangguk


" ok sekarang fix iya kita ke villa, Davin di kasih tau tidak " tanya Henry


" nanti aku kabari " ucap Jose ,mereka pun mengaguk


" apa yang akan kita bawah " ucap Jeje


" apa saja kayanya bakar² enak di sana " ucap Elvi


"iya kali ini biar kami yang masak, kamu mau kan mba " ucap Ana sambil menatap Elsa ,Elsa hanya mengangguk


" iya sudah nanti mommy bilang sama pelayan untuk menyimpan kan semua yang kalian butuhkan " ucap mommy ellena


" mommy terbaik " ucap Jeje


" mommy selalu terbaik jika kalian waras " ucap mommy ellena


" sudah² kita istirahat kan besok mau ke villa ,jadi harus lebih awal bangun nya,nanti ke buru macet karena weekend " ucap Daddy radit


" jangan lupa bawa baju renang " ucap Aqila


" kamu mau berenang " tanya Jose ,Elvi menggeleng


" terus buat apa " tanya Jose


" siapa tau yang lain berenang" ucap Aqila


" baik ,aku akan bawah " ucap Ana


" jangan ,awas kamu bawah akan aku robekan " ucap Jeje ,enak sekali Ana memperlihatkan tubuh nya pada orang lain ,padahal tidak semua pakaian renang itu seksi


" kalian mau istirahat atau mau debat sih " ucap Henry kesal


" tau mereka itu ,pakaian renang saja di perdebatkan " ucap Alan


" diam " ucap Jose dan Jeje ,Henry dan Alan hanya menaikan bahunya


" kita batalkan saja " ucap mommy ellena


" jangan " pekik mereka semua ,selain Elsa


" makanya diam, sekarang ayo kita istirahat " ucap mommy ellena


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" sayang apa tidak papa kita ke villa " tanya Aqila pada Jose sambil mengganti pakaian baby Reza


" aku juga tidak tau yank ,semoga saja bisa buat Elsa lebih baik lagi " ucap Jose sambil mencium pipi anaknya


" awas dulu ,Ade masih mau ganti pakaian, semoga saja seperti itu yank ,aku sedih lihat dia seperti itu hanya diam saja " ucap Aqila ,Jose memeluk istrinya

__ADS_1


" semua akan baik² saja percaya lah " Aqila menggaguk lalu melanjutkan kegiatannya


tidak jauh berbeda dengan Henry dan Elvi


" by ,apa usulanku tadi salah " tanya Elvi sambil berbaring di dada sang suami


" kita lihat saja besok yank,jika Elsa tidak nyaman kita langsung pulang " Elvi mengaguk


" apa malam ini kita libur " tanya Henry menaikan alisnya ,Elvi tersenyum


" aku milikmu By " bisik Elvi tersenyum


Henry pun melakukan nya tanpa ada yang terlewat kan


"Abang apa tidak papa kita ke sana " ucap ana


" aku juga tidak tau darl,setidaknya kita alihkan dulu pikiran Elsa tentang kejadian kemarin ,kan kau dengar sendiri tadi ucapan Daddy saat kita pulang kantor tadi " ucap Jeje lembut


"tapi Ana merasa tidak enak ,karena kami hamilnya barengan hanya beda 3 Minggu " ucap Ana sendu


"aku takut nanti keceplosan bicara dan malah membuatnya semakin buruk ,apa perlu kita pindah apartemen dulu " ucap Ana lagi


" tidak,kita di sini saja ,mommy pasti akan melarang,dan itu juga akan membuat Elsa semakin berpikiran kita menjauhi nya karena sebelum nya kita tidak perna membahas ini " ucap Jeje tegas


" iya sudah semoga ,mba Elsa kembali seperti dulu lagi " ucap Ana lembut


" sudah ayo istirahat ,besok kita akan ke villa kamu harus istirahat yang cukup " Ana menggaguk


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Elsa menatap Alan yang tengah tertidur pulas di samping nya ,Elsa ingin menyentuh wajah Alan,namun kembali ia urungkan saat melihat pergerakan Alan ,Elsa segera menutup matanya seolah dia sudah tertidur


satu yang Elsa pikirkan sekarang bahwa kehilangan anak mereka bukan kesalahan Alan sepenuhnya apa lagi memang kandungan nya bermasalah.


kini Elsa terjebak dalam penyesalan yang sangat dalam,Andai dia tidak menyuruh Alan pergi dan membuat dirinya berpikir ,andai dia lebih dewasa dan tidak mengambil keputusan yang mengakibatkan dia keguguran ,pasti ini semua tidak akan terjadi


hiks hiks " Elsa kembali terisak membuat Alan membuka matanya panik dan langsung duduk


" sayang " panggil Alan lembut ,sambil mengelus pipi Elsa, Alan mengira Elsa senang bermimpi buruk sehingga dia terisak dalam tidurnya


" sayang bangun,sayang " ucap Alan sambil mengusap air mata Elsa


Elsa menggegam tangan Alan yang sedang mengusap air matanya, Alan berbaring di samping Elsa sambil memeluk nya,tidak ada penolakan dari Elsa.


membuat Alan lega dan mengeratkan pelukannya,Elsa pun membalas pelukan Alan dengan erat sambil terisak


"ada aku di sini ,jangan nangis lagi " ucap Alan sambil mengusap lembut kepala Elsa


setelah lama menangis Elsa tertidur dalam pelukan Alan


" aku akan berusaha menjadi suami Yang lebih baik lagi untuk kamu,aku janji akan memperbaiki Semuanya ,maafkan aku " ucap Alan lirih ,Elsa yang belum benar² tertidur bisa mendengar ucapan Alan,ada sedikit rasa senang namun ia sedikit merasa sesak ,karena baru sekarang Alan berjanji seperti ini saat anak mereka pergi tapi dia bahagia setidaknya membuat hubungan mereka menjadi lebih baik,tapi bukan berarti dia benar² bahagia ,bohong bila jika dia tidak sedih ,sedih Pasti tapi mungkin ini jalan yang harus dia lewati untuk hubungan mereka


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" kamu sudah siap nak " tanya mommy ellena ,Elsa tersenyum mengangguk


" makan dulu iya " ucap Alan pelan


" nanti saja " ucap Elsa tersenyum, Alan benar² bahagia sejak bangun tadi di buat kaget dengan perubahan Elsa yang di mana menyiapkan pakaiannya air mandi nya membangun kan nya seperti dulu lagi,Alan sempat berfikir jika itu hanya mimpi


" dek ,bisa Kaka gendong Queen " Elvi menatap Henry begitu juga yang lainnya menatap Elsa bingung


" tidak boleh iya " ucap Elsa , Alan mengelus punggungnya


" ah maaf kak ,boleh koh maaf iya ,Elvi hanya mengingat apa ada yang Elvi lupakan " ucap Elvi bohong sambil tersenyum


" benaran " tanya Elsa lagi ,herny dan elvi mengaguk


Alan mengambil Queen dari stroller nya,lalu memberikan pada Elsa


" apa aku mimpi "bisik Jose pada Daddy radit


PLak


"ternyata tidak ,sakit sekali " ucap Jose sambil mengelus lengan ya , mommy ellena benar² bahagia begitu juga yang lainnya melihat perubahan Elsa


" ayo kita berangkat nanti ke buru macet " ucap Daddy radit


" apa mommy sudah siapkan semuanya " tanya Jose

__ADS_1


" sudah bibi yang siapkan " ucap mommy ellena


" kirain mommy " ucap Jeje


" diam sebelum mommy membuang mu " ucap mommy ellena lalu meninggalkan mereka mengikuti suaminya


Daddy,mommy,Jeje , Ana serta si kembar bersama mereka,sedangkan Henry Jose dan Alan serta istri mereka satu mobil dan Jose yang membawa mobilnya


" kalau kamu mau istirahat ,tidak papa " ucap Alan ,Elsa hanya mengangguk saja sambil bermain dengan Queen


" kalau Kaka capek nanti bilang iya nanti Elvi gantian gendong Queen " ucap Elvi lembut


" iya dek " ucap Elsa lembut , Alan hanya tersenyum


" Queen sekarang tambah tembem iya " ucap Elsa lirih dengan suara serak


" sayang " panggil Alan


" Elsa baik² saja mas " ucap Elsa bohong ,bagaimana pun dia selalu mengingat tentang calon anaknya yang belum sempat dia lihat bahkan hanya foto USG saja itu pun baru berusia 5 Minggu


sedangkan yang lainnya hanya diam saja


" mau istirahat " Elsa mengaguk


" Queen sama aku saja iya " Elsa menggeleng


" biarkan saja Lan " ucap Henry sambil memberikan kasir tidur Queen yang selalu di bawah jika mereka berpergian


" iya sudah kami istirahat ,karena Queen juga seperti sudah ngantuk karena terlalu lagi bangunnya " ucap Alan ,Elsa hanya mengangguk sambil memeluk Queen


Alan memberikan tempat tidur Queen lalu mengatur nya ,setelah di rasa nyaman Elsa meletakan Queen dalam kasur kecil itu


" mas ,ini susunya Queen " ucap Elvi sambil memberi kan susu Queen


" aku saja yang pegang iya " ucap Alan


" iya mas " ucap Elsa lalu memejamkan matanya sambil menepuk paha Queen dengan lembut


" apa dia sudah tidur " tanya Jose saat Elsa sudah terlelap dalam mimpi nya


" seperti nya iya " ucap Alan


" simpan di di belakang Queen nanti dia jatuh " ucap Henry memberikan bantal panjang


" iya " ucap Alan lalu menyimpan di atas kaki Elsa dengan pelan


" apa dia benar baik² saja " tanya Henry


" semoga saja ,sejak bangun tadi aku merasa ini seperti mimpi setelah seminggu lebih terdiam " ucap Alan


" mungkin dia cuma berpikiran jika dia tidak ingin merepotkan kita saja,sehingga dia seperti itu " ucap Jose


" entah lah ,tapi semoga saja tidak " ucap Henry


" aku juga bingung ,bahkan semalam dia menangis membuatku takut, hingga dia kembali tertidur lagi ,kau berpikir dia mimpi buruk " ucap Alan


" apa ada kaitannya dengan itu " tanya Jose


" mungkin " ucap henry


" mungkin Kaka Elsa hanya ingin menerima keadaan nya yang sekarang , walaupun sulit tapi dia mencobanya secara pelan dengan mengalikan pikirannya dengan Queen " ucap Aqila yang sedari tadi hanya menjadi pendengar setia


" sayang ternyata kamu pintar " ucap Jose tersenyum


" apa kamu lupa aku pernah kuliah walaupun harus berhenti " ucap Aqila


" maaf ,apa kamu menyesal " tanya Jose


" tidak ,aku hanya bicara saja " ucap Aqila


" diam lah mendingan kita istirahat " ucap Henry


" apa kau gila ,aku sedang menyetir " ucap Jose


" kamu nya jangan " ucap Alan


" jika.kalian tidur aku akan berhenti " ucap Jose


" sayang tidur lah ,tadi kamu bangun pagi sekali " ucap Henry ,Elvi hanya mengangguk

__ADS_1


"kamu juga istirahat sayang, mumpung Ade masih tidur " ucap Jose ,Aqila mengaguk


__ADS_2