CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Kembali beraktivitas


__ADS_3

Pagi ini Henry dan Jose akan kembali di sibukkan dengan urusan kantor tidak ada kata Honeymoon karena kandungan Elvi masih sangat rentan .


Elvi kembali di buat lemas adanya mual pagi ini padahal ini baru pukul 05.30 syukur sebelum menikah Nabilla sudah mengatur jadwal Henry sesuai permintaannya


" Sayang maaf " ucap Henry dia merasa tidak tega melihat Elvi seperti sekarang


" Jangan meminta maaf terus,ini sungguh nikmat by kapan lagi aku seperti ini, aku bersyukur Tuhan memberiku kepercayaan yang sangat luar biasa " ucap elvi menenangkan suaminya.


Henry hanya bisa menemani Elvi dalam kamar mandi sambil memijat tengkuk nya


" Apa tidak ada hal lain yang bisa aku lakukan untuk menghilangkan rasa mualnya yank" tanya Henry


" Ini akan berlalu by, lagi 2 bulan kita harus sabar jangan sampai baby marah Lo karena hubby selalu mengeluh " ucap elvi


" Bukan begitu sayang,jika bisa di gantikan aku saja yang merasakan mualnya " ucap Henry lalu dia jongkok mensejajarkan tubuhnya dengan perut Elvi


" Selamat pagi anak Daddy, sehat sehat iya dalam perut mommy ,Daddy menyayangi mu" ucap Henry lalu mencium perut Elvi


" Hubby minta tolong antar ke kamar" Henry langsung menggendong Elvi membawa nya ke tempat tidur mereka.


" Aku buatkan teh dulu iyaa " Elvi mengaguk , Henry ke luar dari kamar mereka untuk membuatkan teh sebagai penghilang rasa mual elvi


Saat sampai di dapur di sana sudah ada mommy memasak untuk sarapan mereka.


" Mom " panggil Henry,mommy melihat Henry


" Kenapa,mual lagi" tanya mommy ,Henry mengaguk


" Iya sudah nanti bibi saja yang bikinkan teh herbal nya" ucap mommy


" Tidak usah mom, Henry lakukan sendiri saja " ucap Henry, lalu Henry membuat teh herbalnya sesekali mommy melirik Henry


" Kamu bisa " tanya mommy, Henry mengangguk " Bisa mom " ucap Henry


" Henry ke atas dulu mom" teh herbal bikinan Henry sudah jadi


" Iya kalau sudah baikan,langsung turun Sarapan supaya ada isinya perut Elvi , dia habis muntah pasti kosong perutnya " ucap mommy ellena


" Iya mom" kemudian Henry langsung menuju kamarnya sambil membawah secangkir teh herbal untuk istrinya


" Yank minum dulu ayo ,masih hangat " saat sudah dalam kamar,Elvi menerima teh buatan suaminya dan meminumnya


" Setelah ini kamu sarapan duluan saja iya karena perutmu pasti kosong setelah muntah " ucap Henry sambil mengelus kepala Elvi


" Mandi saja dulu by, supaya lebih segar aku nya " ucap elvi


" Mandi bersama" tanya Henry sambil menaikan alisnya


" Tidak, semalam kan sudah by," ucap elvi


" Lo emang aku ngapain yank, aku kan cuma bilang mandi bareng" Henry tersenyum " istriku sekarang pikirannya sudah mesum " ucap Henry tertawa kecil


" Hubby" rengek Elvi, Henry langsung mencubit pipi istrinya yang semakin berisi


"Oh iya by, tadi malam dokter serlly menghubungi aku katanya hari ini periksa, hanya untuk memastikan sesuatu , sebenarnya dia mau ngasih taunya waktu kita periksa itu tapi dia takut salah,jadi hari ini katanya nanti periksa, agak siangan katanya " ucap elvi


" Nanti aku bilang sama Daddy, karena mungkin belum di bikin ruangan periksa nya Sama Daddy " ucap Henry, Aqila mengaguk


" Ayo habisin dulu tehnya baru kita mandi " Elvi langsung meminum teh buatan Henry


"Tunggu by aku siapkan dulu pakaianmu, hubby duluan saja di dalam nanti aku nyusul " ucap elvi


" Tidak usah yank kamu masih lemas nanti saja " Henry langsung mengakat tubuh Elvi masuk dalam kamar mandi,hanya mandi iyaa tidak ada kegiatan yang lain 30 menit kemudian mereka ke luar henry masih menggendong Elvi lalu mereka masuk dalam ruangan walk in close.


Elvi memilihkan pakaian kantor Henry setelah selesai dia membantunya bersiap seperti biasanya , setelah itu baru dia memakai pakaiannya di bantu Henry.


Henry juga mengeringkan rambut Aqila dengan baik setelah selesai dia membantu Elvi untuk berdiri dia menggenggam tangan Elvi ke luar dari kamar itu


Sampai Di meja makan belum ada orang Elvi mencari yang lainnya


" Mba, mommy sama Daddy belum ke sini " tanya Elvi


" Sebentar lagi non " ucap pelayan


" Panggil Jose di kamarnya bi" ucap Henry sambil mengambilkan makanan untuk istrinya


" Baik tuan muda " pelayan pun pergi kelantai dua untuk memanggil tuan mudanya


" Makan yang banyak nak " ucap mommy lalu mencium pucuk kepala menantunya

__ADS_1


Elvi tersenyum " iya mom " ucap elvi


" Gimana masih mual" tanya Daddy sambil mengelus kepala Elvi


" Masih dad bahkan kalau habis mual lemas dia nya " keluh Henry " dad apa belum bikin ruangan untuk Elvi periksa, hari ini Elvi mau periksa di suruh sama dokter serlly katanya mau pastiin sesuatu, Henry juga dag tau itu apa " ucap Henry


" Belum.mungkin 2 atau 3 Mingguan karena alatnya di datang kan dari luar negeri, nanti Daddy dan mommy temani Elvi " ucap Daddy radit


" Kenapa dag pake saja dulu yang di rumah sakit dad,kan hanya untuk sementara " ucap Henry


" Jangan itu punya rumah sakit sekalipun itu punya kita,bukan berarti kita sesukanya mengambil barang yang di sana " ucap Daddy radit


" Baiklah ,nanti kalau sudah mau ke sana nanti hubungi Henry, nanti aku bilang sama Jose untuk mengatur semuanya " ucap Henry


" Kenapa namaku di bawah bawah " Jose langsung mendudukkan bokongnya di kursi makan


" Ayo kita sarapan dulu baru kita lanjut, tuh lihat Elvi sudah mau selesai makannya " ucap mommy ellena


" Bahkan itu sudah porsi ke duanya mom" ucap Henry


" Sudah biarkan saja " ucap Daddy ,lalu mereka mulai makan dengan tenang seperti biasanya hanya suara sendok dan garpu


Selesai makan Henry langsung membuatkan susu untuk Elvi , itu sudah rutinitas nya membuat susu dan teh herbal.


" Tadi Jose kenapa Daddy" tanya Jose


" Adikmu hari ini mau periksa kandungan nanti kamu atur semuanya , jangan sampai ada yang mengambil foto atau wartawan di sana " ucap Daddy


" Nanti Jose atur dad, nanti aku telepon Davin untuk sementara kita pakai ruangan kita untuk periksa sehinnga tidak perlu bercampur dengan yang lain itu lebih aman " ucap Jose


" Iyaa lebih baik seperti itu , jadi nanti minta staf rumah sakit untuk sementara ruangan atas di jadikan periksaan Elvi ,sebelum alat yang Daddy pesan datang " ucap Daddy radit


" Sudah habis " tanya Henry


" Sudah " ucap elvi


" Hari ini kamu senam hamil iya nak, nanti mommy temani " ucap mommy ellena


" Iya mom" ucap elvi " mom jangan macem-macem gerakan nya iya nanti anakku salah urat " ucap Henry


" Dad anakmu sudah jadi CEO tapi masih saja seperti itu pikirannya " ucap mommy ellena


" Daddy "


" Cuma bercanda mommy sayang,mau apa nanti Daddy belikan " ucap Daddy radit


" Selalunya " ucap Henry dan Jose bersamaan


" Sudah sana siap siap ke kantor sudah mau jam 7, Elvi juga mau senam " ucap mommy ellena


"Aku berangkat dulu iya hati-hati di rumah ,kalau mau sesuatu nanti telepon saja, sebentar sebelum ke rumah sakit kasih tau dulu nanti aku tunggu di sana saja " ucap Henry lalu mencium kening Elvi


" Iya By, hati hati iyaa " ucap elvi lalu menyalim tangan suaminya dan mencium punggung tangan Henry


" Mom dad kami berangkat dulu " lalu Henry dan Jose bergantian mencium pipi orang tua mereka ,Jose juga mengelus kepala Elvi sebagai tanda kasih sayang untuk adiknya dan itu Henry tidak keberatan


" Hati hati tidak usah balap bawah mobilnya " ucap mommy


" Kang Dadang mom " ucap Henry dan Jose bersamaan


Cih


Selepas kepergian Henry dan Jose pelatih senam Elvi datang.


" Selamat pagi tuan nyonya besar dan nyonya muda " sapa pelatih senam


" Pagi mba " ucap Elvi " mba aku gantian dulu iya tunggu sebentar " ucap elvi lalu berjalan ke arah kamarnya dan mommy juga masuk di kamarnya untuk berganti pakaian, sedangkan Daddy hanya mengawasi saja.


" Ayo mba kita mulai " ucap Elvi


" Baik nyonya muda" ucap pelayan


Mereka melakukan setidaknya 4 gerakan pertama Elvi melakukan senam kegel untuk meredahkan rasa nyeri akibat perubahan yang terjadi pada tubuh,yoga untuk meningkatkan keseimbangan pada tubuh ,mengurangi tekanan darah melatih teknik pernapasan dan menjaga oto tubuh agar tidak tegang


Melakukan teknik aerobik ringan dan terakhir adalah berenang mereka melaku dalam waktu 1 jam


Setelah selsai senam hamil Elvi kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri begitu juga dengan mommy


Selesai mandi Elvi memilih duduk di balkon kamarnya sambil melihat video tentang kehamilan

__ADS_1


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" Jo jadwalku hari ini apa" tanya Henry Sambil memeriksa berkas yang ada di depannya


" Selesai jam makan siang ada rapat 3 bulan seperti biasanya " ucap Jose


" Kumpulkan semua berkas nya 3 bulan terakhir " ucap Henry


" Sudah di siapkan Nabilla " ucap Jose


" Baiklah kembali ke ruangannya " ucap Henry


" Baik tuan " Jose langsung kembali ke ruangannya


Sesampai di sana dia mengambil HP nya dalam saku bajunya


" Apa dia sibuk " ucap Jose langsung menelpon seseorang


" Hallo"


"Apa kamu sudah kerja yank "


" Ini baru ganti baju kak"


" Ah coba aku ada di setho pasti sudah aku sedot


" Mesum "


" Kamu yang bikin aku mesum yank, apa lagi kemarin kan jadi bangun yank kamu harus tanggung jawab"


" Lo koh aku ,kan kakak yang pikirannya kotor "


" Aku kan berpikiran kaya getho cuma sama kamu yank "


" Alasan, sudah aku mau kerja "


" Nanti pulang aku jemput iya, tunggu aku d cafe saja"


" Iyaa"


" Iya sudah hati-hati kerja nya sebentar singgah di hotel sebentar saja manjain junior iya "


" Iya iya terserah "


Aqila langsung mematikan sambungan teleponnya membuat Jose tersenyum lalu dia kembali fokus pada kerjaannya.


Sedangkan Henry dalam ruangannya masih sibuk dengan berkas juga , lalu dia teringat dengan Elvi yang mau periksa lalu dia menelpon Davin


" Hallo"


" Apa kamu sudah urus semuanya "


" Sudah "


Sambungan telepon nya langsung di matikan oleh Henry


" Sialan selalunya seperti ini " umpat Davin


Henry memeriksa CCTV kamarnya dia melihat Elvi menonton video kehamilan sambil berbaring di sofa dia tersenyum melihat tingkah istrinya, lalu dia melakukan video call


" ngapain yank"


" nonton video by, tentang baby mereka lucu tau by jadi dag sabar tungguin baby lahir "


" kan lagi 8 bulan sayang"


" hubby ngapain "


" lagi periksa berkas yank "


" koh telepon kalau lagi sibuk "


" lagi kangen saja sama kamu yank"


" cih, iya sudah by kerja dulu nanti kita ketemu di rumah sakit iya, i love you my hubby "


" i love you too my wife "


lalu Henry mematikan sambungan teleponnya dia kembali memeriksa berkas yang ada di mejanya.

__ADS_1


__ADS_2