
pagi ini di sambut dengan teriakan ayah Bram yang tidak sabar ingin melihat USG Aqila sehingga selalu meminta pada Daddy Radit untuk menelepon dokter Selly
" ayah jika tidak bisa diam pulang lah Aqila lapar mau makan " ucap Aqila kesal
" cih sekarang kamu sudah berani berkata seperti itu ,jika bukan karena cucuku sudah ku buang kamu ke tempat sampah " cibir ayah Bram
mereka hanya geleng-geleng kepala melihat pertengkaran anak dan orang tua itu
" astaga , ini masih pagi masih di meja makan kenapa harus debat sih " ucap ibu kesal
" ayah yang duluan " ucap Aqila membela diri
" ayah hanya ingin melihat cucuku" ucap ayah tak mau kalah
" tapi dia anak Aqila " ucap Aqila lagi
" tapi dia cucu ayah " ucap ayah lagi
" DIAM " teriak Alan " ah akhirnya diam juga ayo kita makan " ucap nya lagi Henry dan Jose hanya tersenyum melihat tingkah Alan sedangkan Daddy ingin rasanya memukul kepala anaknya itu
" ayah sih bikin kesal " ucap Aqila
" sayang ayo makan ,Kasin baby kalau belum makan nanti lapar dia nya " ucap Jose lembut ,Aqila menggaguk sambil melihat ayahnya memancarkan permusuhan
" astaga, mba bisa panggil Sama dokter umum sepertinya aku kena darah tinggi " ucap ibu Aqila
mommy ellena hanya tersenyum ,mereka kembali tenang ,tapi tidak dengan Aqila dan ayah nya mereka saling menatap
Jose dan yang lainnya membiarkan mereka seperti itu
Setelah selesai makan dokter Selly datang ,lalu mereka masuk dalam ruangan pemeriksaan yang sudah Daddy radit siapkan
" siapa yang mau duluan " tanya dokter Selly
" Aqila dok " ucap ayah Bram
" ehs ayah ini ,harusnya Elvi yang duluan karena dia duluan hamil ,anaknya dia kan Kaka kaya mana sih " ucap Aqila
" tapi kan kamu harus di pastikan dulu kakak " ucap ayah Bram
" kalau begitu ayah saja yang hamil biar ayah yang di pastikan " ucap Aqila membuat di ruangan itu menahan senyuman nya
" cih baik lah Elvi yang pertama " cibir ayah Bram sambil menatap Aqila tajam
Henry membantu istrinya naik di atas tempat tidur Jose Alan Jeje dan orng tua Aqila mereka duduk depan layar yang sudah di siapkan dan mereka membelakangi Elvi ,jika tidak mereka bisa di bunuh oleh Henry
dokter mulai menggerakkan alatnya setelah menuangkan gel pada perut Elvi, dokter tersenyum
" wah anak anda sangat sehat tuan jenis kelaminnya juga sudah bisa di lihat ,tapi yang satunya dia enggan di lihat, apa mau tahu jenis kelaminnya nya" tanya dokter Selly
" MAU " teriak mereka semua , Elvi hanya bisa tersenyum
" baik lah , yang kanan laki laki terus yang di samping nya juga laki laki tapi sayang yang satunya masih menyembunyikan nya " ucap dokter tersenyum
" bisa jadi dia perempuan dia malu jadi sembunyi " celetuk Alan
" sok tau" ucap Jeje
__ADS_1
" lihat saja nanti " ucap Alan
Henry langsung mencium seluruh wajah Elvi Daddy dan mommy sangat bahagia mendengar itu begitu juga yang lainnya ,dokter membersihkan perut Elvi setelah itu di bantu oleh Henry untuk turun
" apa ada keluhan " tanya dokter
" tidak dok cuma sering lelah saja " ucap Elvi
" itu wajar karena nona membawa tiga nyawa ,tetap minum susu nya buah sayuran iya ,apa masih ikut senam hamil " tanya dokter Selly
" masih dok tapi 3x seminggu " ucap Elvi
" tidak papa , sering sering lah jalan pagi hari agar kakinya tidak bengkak ,nanti mau lahiran normal apa SC " tanya dokter Selly
" pengennya normal dokter " ucap Elvi,Henry langsung melihat istrinya
" baik lah semoga semuanya lancar nanti kita akan lihat lagi ,semoga bisa normal, sering sering di ajak bicara baby nya iya ,bisa juga koh di jenguk itu juga bisa membuat jalan lahirnya agak sedikit lancar " ucap dokter Selly sambil tersenyum melihat Henry
" dengan senang hati dok " ucap Henry
" tapi ingat jangan di dalam buangannya pakai pengaman " ucap dokter Selly Jose langsung melotot kan matanya
" dokter semalam aku tumpah di dalam dan tidak pakai pengaman " tanya Jose tanpa malu membuat yang dalam ruangan melotot
plak
bug
bug
" **** sakit bodoh " umpat Jose
" maaf soalnya aku takut tadi " ucap Jose
" tidak papa kali hanya sekali ,tapi seterusnya pakai pengaman ,ayo nona Elvi baring di atas dulu nanti di bantu suster " ucap dokter Selly
" apa masih ada lagi " tanya dokter Selly
" tidak ada dok , terimakasih ,bisa minta fotonya " ucap Elvi ,dokter mengaguk tersenyum
kini dokter memeriksa Elvi dia melakukan USG,Jose melihat layar gelap semua begitu juga Jeje dan alan
" anak nya Jose yang mana , kenapa tidak seperti anak nya Henry "tanya alan
" maaf dokter aku bertanya membelakangi anda , tapi anaknya Jose yang mana iya " tanya Jeje
" titik hitam yang kecil itu janinnya tuan , calon anak tuan Jose " ucap dokter Selly
" Seperi anak kecebong ,apa kamu tidak sungguh-sungguh membikin nya Jo" tanya alan
" **** kamu Kira anakku Kodok "umpat Jose
" maaf tuan ,memang seperti itu karena Usia kandungan nona Aqila 5 Minggu , semuanya sehat iya tidak ada Masahlah " ucap dokter Selly ,lalu dia membersihkan perut Aqila ,Jose membantu Aqila turun
" dokter maaf saya bertanya lagi , ada berapa kecebong " tanya alan
" hanya satu tuan ,anak kembar itu biasanya terjadi karena gen salah satu keluarga " ucap dokter tersenyum
__ADS_1
mereka semua menghadap dokter mendengar penjelasan nya layak orang yang sedang ikut kuliah
" apa ada keluhan nona " tanya dokter
" tidak ada dok " ucap Aqila karena memang dia tidak merasakan papa mual pun hanya kadang-kadang saja
" ada dokter ,kenapa dia bisa membenciku padahal sebelum hamil tidak seperti itu " tanya ayah bram
" itu karena ayah jelek " ucap Aqila polos
"sayang " ucap Jose
" maaf Kaka " Jose hanya tersenyum
" itu bisa saja terjadi tuan karena hormon kehamilan yang membuat perasaan ibu hamil tidak menentu , anda hanya memerlukan kesabaran yang besar " ucap dokter
" tapikan biasanya suaminya yang di benci kenapa malah saya ayah nya " tanya nya lagi
" ayah cerewet, Aqila mana bisa benci sama kakak ,nanti yang gendong Aqila siapa , yang kasih tidur siapa coba ,kalau Aqila minta ayah yang gendong pinggang ayah bisa encok" Jose tersenyum Mendengar jawaban Aqila
" lihat lah wajah nya " ucap henry
" menjijikan " umpat Jeje dan alan
"maaf , apa Nona tidak merasa kan mual " tanya dokter
" kadang kadang dok itu pun karena ayah " ucap Aqila ,ayah Bram hanya mencibir saja
" saya kasih saja obat mualnya iya tapi jika tidak mual jangan meminumnya ,jangan lupa minum vitaminnya yang rajin , susu juga dan buah sama juga dengan nona Elvi iya , makannya sedikit tidak papa asal sering nanti nona bisa mengobrol sama nona Elvi" Ucap dokter Selly
" terimakasih dokter, minta fotonya iya " Ucap Aqila
" baik nona"ucap dokter
" maaf dok apa bisa " tanya Jose sambil tersenyum
" bisa tuan , tapi jangan terlalu sering karena kandungan nya masih awal ,jadi rentan keguguran ,kalau bisa seminggu 3x lakukan dengan pelan tanpa menyakiti mereka " ucap dokter senyum
" sudah ada hasil masih tanya yang begituan " ucap Jeje ,jose hanya tersenyum
" kebutuhan " ucap Jose
" mesum " ucap Alan
setelah pemeriksaan dokter Selly kembali ke rumah sakit, sedangkan ayah dan ibu Aqila sudah pulang ke rumah mereka dengan membawa hasil foto USG Aqila dengan senyum di wajah mereka
kini Henry Jeje dan alan siap siap untuk ke kantor tapi tidak dengan jose dia harus membujuk istrinya itu
" kakak janji tidak lama " ucap Jose
" kalau lama Giman " tanya Aqila
* kan di sini ada Daddy mommy dan Elvi sayang " ucap Jose lembut,
" baiklah " setelah lama berpikir ,Jose bisa bernapas lega dia mencium kening istrinya
" makasih iya sudah Kaka kerja dulu iya " ucap Jose
__ADS_1
" iya Kaka , jangan genit genit iya awas kalau lihat wanita lain " ucap Aqila ,jose tersenyum
setelah drama pagi akhirnya mereka kerja dengan tenang sekalipun terlambat siapa yang melarang