CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
berlibur ke villa 2


__ADS_3

" Kaka, aku bantu ngapain " tanya Aqila


" Ade mau yang mana nanti Kaka ajarin " tanya Ana


" terserah Kaka saja " ucap aqila , Ana mengambilkan beberapa sayuran untuk Aqila potong sambil mengajarinya


" gimana sudah bisa " Aqila hanya mengangguk


" mom " panggil Alan , mommy ellena berbalik dia melihat Alan bersama Elsa


" ayo kita masak " ucap mommy ellena tersenyum


" aku tinggal iya " Elsa menggaguk


" maaf Elsa telat " ucap Elsa


" tidak papa mba ,kita juga baru mulai " ucap Ana


" mau masak apa " tanya Elsa


"Kaka Elsa mau nya apa " tanya Elvi


" aku ikut saja" ucap Elsa


" iya sudah kita masak saja yang ada bahannya " mereka mengangguk


" adek bisa " Aqila menggaguk


" sedikit Kak" ucap Aqila


" pelan² saja " ucap Elsa ,Aqila menggaguk tersenyum


" sudah " tanya Henry saat melihat Alan mendekat


" iya " ucap Alan


" sekali lagi kamu buat Elsa sakit ,daddy akan membawa nya pergi,bukannya henry sudah bilang akan mengurusnya kenapa kamu masih menemuinya ,kamu tau karena kebodohan mu harus kehilangan anakmu , bersyukur Elsa masih ada di samping mu ,tapi siapa yang tau besok mungkin dia akan pergi " ucap Daddy radit


" dad sudah " ucap Henry


" kenapa " tanya Daddy radit


" ada anak² dad,tidak baik " ucap Jose lagi


" berubah lah nak ,apa kehilangan anak kalian belum cukup " ucap Daddy radit


" iya dad,maaf " Henry menepuk punggung Alan


" kapan kamu kembali ke perusahaan " tanya Daddy radit


" belum tau dad ,jika kondisi Elsa sudah membaik " jawab Alan


" apa dia masih sering diam " tanya Jeje


" iya " jawab Alan


" pelan² saja kita selalu ada buatmu " ucap Jose


" cih mulut kalian manis sekali " cibir Alan


" aku tarik kembali kata² ku " Ucap Jose kesal


" aku pengen berenang" ucap Jeje tiba²


" kau mengidam " tanya Alan


" pengen aja " ucap Jeje


" berarti kau mengidam bodoh " ucap Henry


" aku bawah Ray iya " Henry mengaguk,Jeje langsung membuka pakaian Ray hanya tersisa pempers saja lalu mereka mendekati kolam


" Ade mau " tanya Henry melihat rif'at mengakat tangannya


" apa kamu mau mandi " tanya Alan


" tidak hanya duduk saja di pinggiran " ucap Henry sambil membuka pakaian rif'at


" Queen mau sama ayah " tanya Alan ,Queen tertawa riang, Alan pun membuka pakaian Queen hanya menyisakan pempers nya


" jangan macem² ,Reza masih kecil " ancam Daddy Radit saat melihat Jose sudah mulai membuka celana baby Reza


" maaf dad,kita di sini saja iya nak ,opa larang Ade berenang karena masih kecil ,nanti burung Ade menciut kena air kolam " ucap Jose


PLak

__ADS_1


" cuma bercanda dad " ucap Jose saat daddy nya memukul kepalanya


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


" mau makan apa " tanya Alan lembut saat ini mereka sendang di meja makan dan mereka memasak menu yang sangat banyak sehingga para menjaga villa juga ikut makan karena di ajak majikan mereka begitu juga pengawal


" sayang " panggil Alan lagi


" ah maaf " ucap Elsa


" kamu kenapa nak " tanya mommy ellena


" tidak papa mom " ucap Elsa ,mereka hanya menghela nafas kasar


"ayo kita makan " ucap Daddy radit ,mereka mengaguk


mereka memperhatikan Elsa makan sambil melamun !!!!!


Daddy dan mommy hanya bisa menghela nafas !!!!


begitu juga yang lainnya


" mau makan yang lain " tanya Alan


" tidak ,aku sudah kenyang " ucap Elsa


" iya sudah ,simpan saja tidak papa " ucap Alan ,Elsa hanya mengangguk ,dia masih duduk di kursi menunggu mereka makan


setelah selesai makan mereka masuk dalam kamar mereka masing-masing, karena sorenya mereka ingin berkeliling di daerah villa karena di sana bukan hanya mereka saja tapi ada villa yang lain juga


" Daddy,mommy kasian lihat Elsa seperti itu terus " Ucap mommy ellena


"apa perlu Daddy biarkan hidup mereka berdua dulu " ucap Daddy radit


" mommy tidak mau jauh dari anak² dad " ucap mommy ellena


" di belakang kan masih ada paviliun ,mereka masih bisa pakai itu " ucap Daddy radit


" apa nanti dia tidak tambah stress ,kan kata dokter harus di temani terus dad kalau Alan kerja gimana kalau mereka cuma hidup berdua " ucap mommy ellena


" gimana biarkan mereka berlibur dulu dad terserah mau ke mana " ucap mommy ellena lagi


" nanti Daddy bicarakan sama mereka " ucap Daddy radit


" aku yakin mereka bisa ngerti ,dengan tujuan kita mom " ucap Daddy radit


" iya dad " ucap mommy ellena


" darl " panggil Jeje


" hebm "


" mau " ucap Jeje merengek


" jangan macem² tadi sudah,ingat kata dokter seminggu cuma 3x tapi Abang setiap hari mintanya " ucap Ana kesal


" tapi darl


" Ana tidur di kamar lain" ancam Ana


" nyusu saja boleh " Ana menggaguk


" awas kalau sampai keterusan iya " Jeje hanya mengangguk karena mulutnya sudah di dada Ana sedang kan tangannya di dada satunya


" Abang " Jeje hanya mengangguk saja


" jangan macem² " Jeje menggaguk lagi


Jeje mengisap barang favorit nya hingga tertidur, Ana hanya menggeleng saja


" apa nanti jika kamu punya anak akan seperti ini juga,sangat tidak lucu jika kalian berkelahi " ucap Ana ,lalu beranjak dari tempat tidur nya meninggalkan Jeje yang sudah tertidur


saat Ana ke luar dari kamar tidak sengaja melihat Elsa lewat ,dia mengikuti Elsa yang berjalan ke arah taman


" mau aku temani " tanya Ana membuat Elsa kaget


" maaf mba " Elsa hanya mengangguk


" apa ada yang mba pikirkan ,berbagi lah siapa tau aku bisa bantu walaupun tidak semuanya " ucap Ana


" apa menurut mu Alan bertahan dengan ku karena rasa Kasian " tanya Elsa


" kita tidak bisa tau perasaan orang mba ,karena kita bukan Senayan tapi kita tidak ada salahnya memberikan kesempatan untuk orang lain bukan ,kalau memang mereka mau berubah ,aku tidak membela atau menyalahkan mba Elsa begitu juga sebaliknya,tapi satu yang aku pelajari dari mba , kesabaran dan kekuatan itu yang aku lihat ,mba Elsa selalu terlihat baik² saja di depan kami tanpa kami sadari kalau mba sebenarnya terluka ,tapi dari situ aku belajar jika sesuatu yang kita alami tidak semua nya harus di tau orang lain apa lagi tentang kelurga kita sendiri" ucap Ana


" aku ingin menyerah mba " ucap Elsa ,ana menatap Elsa

__ADS_1


" apa mba tidak menyukai mas Alan " tanya Ana


" aku tidak tau perasaan itu kapan datangnya ,tapi setiap dia menerima telepon dari wanita lain , perasaan ku sakit mba ,tapi aku bisa apa karena di sini tetap aku yang salah bukan, walaupun aku tidak tau papa " ucap Elsa


" mba Elsa berjalan sudah sangat jauh ,apa mba akan menyerah ,tidak ingin membuat mas Alan mencintai mba sendiri, maaf jika aku mengatakan ini mungkin kejadian kemarin menjadi awal hubungan kalian jadi tidak ada salah nya mencoba bukan ,berani kita jatuh cinta berarti kita harus berani sakit hati bukan " ucap Ana


" apa aku sanggup ,sedangkan dia masih mencintai wanita lain " tanya Elsa


" jika mba berpikir dia mencintai nya maka tugas mba sekarang membuatnya mencintai mba ,itu tugas mba sekarang " ucap Ana


" aku tidak ingin terlalu sakit mba " Ucap Elsa lirih


" aku tau ,bahkan aku pun begitu tidak ingin sakit tapi kita ambil sisi positif nya dari setiap kejadian ,tidak mungkin Tuhan memberikan kita cobaan jika kita tidak mampu " ucap Ana


" aku capek mba ,selama 6 bulan tidak ada hasilnya, aku kira dengan diam ku dia akan mengerti tapi ternyata itu membuat nya semakin menemui nya bahkan di saat aku keguguran dia bersama wanitanya " ucap Elsa terisak , Ana memeluk Elsa tanpa mengatakan papa


di rasa tangisan Elsa mulai berhenti ana melepaskan pelukannya


" jadi mau nya mba sekarang gimana " tanya Ana


" aku ingin pergi jauh mba ,tapi aku bingung mau ke mana ,karena jika aku ke panti pasti dia akan tau sedangan aku tidak terlalu tau tempat karena aku selalu di panti " ucap Elsa


" mba, aku tidak terlalu tahu tentang pernikahan tapi dari ibuku dia selalu menasehati jika terjadi keributan dalam suatu rumah tangga mau kecil ataupun berat jangan pernah meninggalkan rumah selesaikan dengan baik ,karena di saat kita ke luar itu akan membuat semakin besar dan berakhir sama perpisahan , aku tau ini berat buat mba Elsa ,aku pun belum tentu mampu tapi aku yakin mba pasti bisa ,mas Alan juga sudah berjanji bukan mau berubah " Elsa menggaguk pelan


tanpa mereka sadari jika mereka sendang di perhatian oleh sepasang mata,karena dia tidak melihat istrinya sehingga ke luar mencarinya ,dia mendekati mereka dengan perasaan yang entah lah


" sayang " Elsa dan Ana berbalik


" aku tinggal dulu iya mba " Elsa hanya mengangguk ,ana pun meninggalkan kan mereka


" mas aku masuk dulu iya " Alan hanya mengangguk lalu duduk di samping Elsa


" kenapa tinggalin aku sendiri di kamar " tanya Alan lembut


" maaf ,mau cari udara segar saja " Alan mengaguk


" apa ada yang kamu pikirkan " Elsa menggeleng


" maaf jika selama ini tanpa aku sadari membuatmu terluka,jika aku salah tegur lah jangan kamu pendam sendiri " ucap Alan ,Elsa menggaguk


" mungkin aku bukan suami yang baik, bukan suami yang seperti kamu inginkan ,tapi aku akan mencobanya , terimakasih sudah mencintai ku ,tetapkan di sampingku hingga aku juga mencintaimu dan buat aku mencintaimu " ucap Alan, Elsa hanya diam saja


" setelah pulang dari sini aku akan menemui nya dan memberi tau nya ,jika aku sudah menikah dan aku menikahi wanita yang luar biasa " ucap Alan lagi


" jangan,aku tidak ingin menyakiti orang lain" ucap Elsa


" ini bukan salah mu dan kamu tidak menyakiti siapapun di sini aku yang salah yang tidak bisa mengambil sikap ,hanya mementingkan ego dan nafsu, maaf jika aku menahan mu tapi aku harap kamu mengerti itu " ucap Alan lagi


" apa kamu mau ingin kita liburan ,nanti aku bicara sama Daddy " Elsa menatap Alan


" kemana " tanya Elsa


" kamu ingin ke mana " tanya Alan


" aku tidak tau " ucap elsa


" Landon,Korea, Santorini, Maldives,Paris ,Turki


" kenapa semua di luar negeri " tanya Elsa


" suasana nya di sana bagus bisa buat kamu lebih tenang " ucap Alan


" tapi di sini juga banyak yang bagus " ucap Elsa


" itu Nanti lagi ,jadi pilih lah " ucap Alan,


" kalau yang ada lautnya yang mana " tanya Elsa


" Santorini dan Maldives bagus atau kamu mau yang lain " tanya Alan


" kamu pilih yang mana " tanya Elsa


" jika kamu ingin melihat laut lebih luas dan lama Maldives saja " Elsa mengaguk setuju


" baik lah,aku selesai kan semuanya baru kita pergi bagaimana " tanya Alan,Elsa menggaguk


" jangan lagi menyendiri iya ,Jika ada papa bicara lah aku sama sepertimu sedih dengan kepergian nya ,tapi aku tau kamu lebih sedih dan terpukul ,dan itu semua karena kesalahan dan kebodohan ku " ucap Alan lirih


" maaf " ucap Elsa


" aku lah yang seharusnya meminta maaf ,karena aku kita kehilangan anak kita " Alan memeluk istrinya " maaf untuk semuanya marilah kita berpegang bersama apa pun yang terjadi kedepannya tegur lah jika aku salah " Elsa menggaguk


" ayo balik di kamar ,nanti sore mau jalan² bukan " Elsa mengaguk


lalu mereka masuk dalam villa sambil bergandengan tangan

__ADS_1


__ADS_2