CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
awal penyerangan


__ADS_3

" sayang apa kamu sudah lama menunggu ku,stop di setho saja " ucap Henry saat turun dari mobil ,membuat Elvi berhenti begitu juga dengan Aqila yang mendengar suara keras Henry


sesampai depan istrinya Henry hanya tersenyum ,sedangkan Jose memeluk dan mencium kening istrinya


" koh ada Kaka Nabilla " tanya Elvi


" dia kangen sama kamu sayang ,aku ke kamar dulu iya bersihin diri " Ucap Henry lalu pergi ke arah kamarnya tanpa menunggu jawaban istrinya


" jangan memeluk Nabilla dia belum membersihkan diri " ucap jose saat melihat Elvi mendekati Nabilla


" maaf mas ,iya sudah Elvi tunggu di ruangan tengah iya kak" ucap Elvi ,Nabilla hanya mengangguk saja sambil di antar pelayan menuju kamarnya. sedangkan Jose dan Aqila juga ke kamarnya.


Elvi duduk sendiri sambil menonton kartun ke sukaannya dia tersenyum kadang tertawa sendiri membuat pelayan yang berjaga di dekat nya ikut tersenyum.


" apa yang kamu tonton sayang " Ucap Henry lalu mencium kening istrinya


" itu by" Elvi menunjuk ke arah televisi


" apa mereka nakal " tanya Henry sambil mengelus perut Elvi


" tidak mereka baik baik saja" Ucap Elvi tersenyum


" hai anak anak Daddy ,apa kabar kalian sehat kan jangan bertengkar iya di dalam kasian mommy nya " ucap Henry depan perut istrinya lalu menciumnya


Jose yang baru turun bersama istrinya hanya tersenyum melihat Henry berbicara depan perut istrinya, lalu dia melihat Aqila dan mencium kepala Aqila


" apa hari ini anak ayah baik baik saja " ucap Jose saat sudah duduk di sofa di ikuti Aqila


" baik ayah ,kami anak pintar " ucap Elvi menirukan suara anak anak ,membuat mereka tersenyum


kini mereka semua duduk di ruangan tengah dengan tambahan Nabilla , sebenarnya dia kurang enak dengan bos dan juga asisten nya ,apa lagi kejadian di kantor membuatnya benar-benar malu ,sampai dia mengumpat kesal pada Davin


praaaanggg


semua orang kaget Henry dan Jose langsung berdiri


" mom,Elvi " ucap Henry sebelum pergi , mommy ellena langsung duduk di dekat Elvi sambil mengelus perut Elvi karena dia melihat Elvi kaget


"tenang iya semuanya baik-baik saja oke " ucap Mommy ellena,Elvi hanya mengaguk saja sebenarnya dia sangat takut begitu juga dengan aqila , tak terkecuali Nabilla karena dia belum mengetahui papa


"ada apa " tanya Daddy radit yang mengikuti mereka dari belakang


" kertas yang di bungkus dengan batu " ucap Jose


lalu Jose membukanya matanya melotot saat membaca tulisan itu Henry dan Daddy radit hanya diam saja


" suruh pak Li periksa CCTV semuanya Dan panggil pelayan untuk membersihkan ini " ucap Daddy radit pada pelayan


" baik tuan " ucap pelayan itu


" maaf tuan mengganggu , pelakunya sudah di tangkap " ucap penjaga yang baru datang menghampiri mereka


" antar dia ke markas ,besok baru kita lakukan " ucap Henry karena sekarang pikirannya hanya Elvi


" baik tuan " lalu penjaga itu pergi dari hadapan tuannya


" sayang kamu baik baik saja " Ucap Henry lalu duduk di samping istrinya


" perut ku keram " ucap Elvi gugup,Henry mulai panik


" adek dag papa kan " tanya Jose ,Elvi hanya menggeleng


" usia perutnya hen, supaya dia lebih tenang itu karena dia kaget mendengar suara tadi " ucap mommy ellena


" tenang sayang iya, semua baik baik saja oke, di sini ada mas ,Jose ,Daddy mommy Nabilla dan Aqila yang menjagamu , tenang iya " ucap Henry sambil mencium kening istrinya


" iya By " ucap Elvi


" Kaka apa kita panggil dokter saja untuk periksa " usul Aqila pada jose


" tidak perlu sayang,jangan takut iya semua akan baik-baik saja ok " ucap Jose sambil mengelus punggung Aqila


" Nabilla tidak usah takut iya tadi kucing menjatuhkan gusi yang di ruangan keluarga " ucap mommy ellena


" tidak papa nyonya " ucap Nabilla sambil tersenyum


setelah acara tegang tadi,kini mereka duduk di meja makan untuk makan malam

__ADS_1


" Nabilla makan yang banyak iya tidak usah sungkan " ucap mommy ellena


" iya nyonya , terimakasih " ucap Nabilla tersenyum


lalu mereka makan dengan tenang ,sekarang Elvi sudah tidak terlalu cerewet untuk urusan makanan walaupun sesekali selalu minta yang di luar pikiran orang ,tapi buah dia selalu makan jika tidak Daddy radit akan mengamuk ,begitu juga dengan Aqila dia selalu makan buah seperti Elvi tanpa membedakan mereka.


setalah makan Daddy, Henry dan jose ke ruangan kerja ,sedangkan para perempuan nonton televisi yang pastinya di jaga dengan jarak yang aman lebih ketat setelah kejadian tadi


" di mana "


" aaahh club "


" cepat selesai kan atau Daddy yang ke situ "


Henry langsung mematikan sambungan telepon nya ,dia menelpon Jeje ,tapi malah mendengar suara laknat membuatnya frustasi sedangkan Jose hanya tersenyum


" Daddy sudah bilang cepat selesaikan kenapa kalian lambat sekali hah " bentak Daddy radit


" apa kalian tidak bisa mengatasinya " teriak Daddy Radit ,Henry dan jose hanya bisa diam


Daddy radit mengambil HP


" pulang sekarang dalam waktu 10 menit jika tidak aku tebas burung kalian "


lalu Daddy radit mematikan telepon ,Henry dan Jose hanya diam tanpa ekspresi


sedangkan Alan dan Jeje langsung bergegas pulang syukur mereka sudah selesai dengan permainan mereka


" kamu Henry apa kamu masih mencintainya makanya mengulur waktu ,apa kamu tidak lihat istrimu ketakutan hah " bentak ayah lagi


" dan kamu Jose apa kamu sudah lelah bekerja ,sehingga tidak bisa mengatasi masahlah ini , sekalipun Henry melarang jika itu menyangkut keluarga bunuh , bukan kah Daddy sudah pernah bilang " Ucap Daddy radit sambil menatap anak-anak nya


" jangan bersikap bodoh hanya karena dia wanita " ucap Daddy radit


braak


Jeje dan alan menelan ludah nya paksa melihat sorot mata daddy Radit


" apa kalian sudah puas bermain-main hah " bentak Dady Radit,Jeje dan alan hanya bisa diam


" jika kalian ingin menungging kuda dengan puas menikah lah " Ucap Daddy radit


" kalian sudah besar kenapa otak kalian tidak ada yang jalan " ucap Daddy radit ,lalu dia mengambil telepon nya


" katakan sekarang "


" dia sudah meninggal tuan, tapi sebelum meninggal dia menyebut nama Eva "


" kubur dengan layak "


Daddy radit membuang telepon dengan dengan kasar


" hancurkan perusahaan milik mereka tanpa sisa " ucap Daddy radit


" Baik dad " ucap Jose ,langsung menelpon orang kepercayaan nya


" dan kamu alan apa enak pelayanan Eva,Jangan kira Daddy tidak tau siapa yang kamu pakai " ucap Daddy ,Alan Jose Jeje dan Henry langsung menatap Daddy


" tidak dad " ucap alan lirih


" cih bahkan dia bermain dengan liar di atasmu" cibir Daddy radit membuat mereka melotot


" apa kamu tau niatnya saat mendekati mu " tanya Daddy radit menatap alan


" tau dad " ucap Alan pelan


" dad semuanya sudah selesai " ucap Jose ,Daddy menggaguk


" ingat kalian memiliki adik perempuan dua orang mereka bukan hanya istri Henry dan Jose tapi adik kalian yang harus kalian lindungi , kalian tidak perlu melindungi Daddy dan mommy karena kami sudah biasa hidup di ujung nyawa ,tapi Elvi dia sedang hamil hanya mendengar suara seperti tadi perutnya menjadi keram dan Aqila sekalipun dia terlihat baik baik saja tapi wajahnya tidak bisa bohong bahwa dia ketakutan " ucap Daddy radit


" jadi lakukan dengan cepat, jangan suka bermain-main karena mereka akan selalu menggunakan waktu itu untuk melawan terus " ucap Daddy radit


" sudah Daddy mau ke luar kalian selesaikan, Jose suruh seseorang membikinkan hp untuk daddy " ucap Daddy radit Lalu ke luar dari ruangan itu tinggal menyisakan empat orang pria


" ada apa " tanya Jeje


" ada yang melemparkan kertas ini di ruangan keluarga " ucap Jose ,Henry memejamkan matanya

__ADS_1


"tenang lah semua akan baik-baik saja " Ucap Jeje yang mengerti dengan perasaan Henry


" aku hanya memikirkan Elvi ,jika dia kenapa napa gimana apa lagi dia hamil ,tidak lama lagi masuk kuliah " ucap Henry


" untuk sekarang via online dulu,setelah semua nya selesai baru mereka kuliah seperti biasanya ,untuk sementara " ucap Alan


" iya itu lebih baik " ucap Jeje


" cepat kalian urus semuanya, kepalaku sudah sakit " ucap Henry memejamkan matanya


" apa yang mereka inginkan kan sebenarnya , uang bahkan mereka sudah memiliki uang,belum lagi menjual tubuh mereka " ucap Henry


" mereka menginginkan kekuasaan ,jika mereka memilikimu ,mereka bisa melakukan apapun yang mereka mau ,hanya dengan satu kata mereka sudah bisa mendapatkan nya " ucap Jeje sambil menyilang kan tangannya di dada


" menjijikan " umpat Henry


setelah lama berdiam dalam ruangan kerja mereka semua ke luar Jeje dan alan langsung ke kamar mereka masing-masing untuk membersihkan diri , sedangkan Henry dan Jose melihat istri mereka yang masih bersama orang tua mereka sedangkan Nabilla sudah di suruh istirahat


" ayo kita istirahat ini sudah larut " ucap Henry saat sudah di dekat istrinya


" apa tidak boleh tidur di sini saja ramai ramai di sini luas " ucap Elvi dengan mata puppy eyes nya


" memang kenapa di kamar sayang " tanya Henry lembut


" tidak papa " ucap Elvi lirih


" apa kamu takut ,hey lihat mas sayang , semua akan baik baik saja ok , kan kita tidur nya berdua sayang tidak sendiri " Elvi masih menatap suaminya


" semua baik-baik saja " Ucap Henry lagi meyakinkan


" sudah baik lah kita semua tidur di sini " putus Daddy radit karena elvi dari tadi merengek ingin tidur di ruangan tengah


" dad " ucap Henry dan Jose


" jangan membantah Daddy ,siapa suruh kalian bergerak terlalu lama " ucap Daddy radit membuat Henry dan Jose menghela napasnya buyar sudah rencana mereka yang sudah di susun rapi


" bi ...bibi " panggil Daddy radit


" iya tuan " ucap pelayan


" atur tempat tidur kami ,kami ingin tidur di sini " Ucap Daddy radit ,membuat pelayan itu bingung


" apa kamu tidak mendengar nya " ucap Daddy radit lagi


" ba...baik tuan " ucap pelayan itu


" sekalian panggil Jeje dan alan untuk turun tidur di sini " lanjutnya lagi


" baik tuan " ucap pelayan itu


apa nyonya muda ngidam tidur di ruangan tengah batin pelayan itu


setelah pelayan mengatur tempat tidur untuk tuan mereka,Jeje dan alan turun dengan muka bingung


" apa dad " tanya alan


" kita akan tidur di sini " ucap Daddy radit


" APA !!!!! " teriak Jeje membuat Henry melemparkan bantal ke muka Jeje


" sorry sorry " ucap jeje tersenyum


" ayo istirahat " ucap Daddy radit,mau tidak mau mereka harus menurutimu keinginan ibu hamil itu Henry dan Jose tidak bisa tidur karena tidak bisa memeluk istri mereka


" **** tidur lah apa kalian tidak mengantuk "umpat Jeje kesal


"tidak " ucap Henry dan Jose


" hen Jo, tidur lah tangan mommy sudah pegal mengelus perut Elvi " ucap mommy ellena


" maka dari itu kita tukaran tempat tidur mom " ucap Henry


" kalian berdua tidur di luar " Ucap Daddy tegas


" kita tidur dad " Ucap Henry dan Jose


akhirnya malam ini mereka tidur bersama di ruangan tengah ,hanya Nabilla yang tidur di kamar

__ADS_1


__ADS_2