CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
Masalah membawa berkah


__ADS_3

Dinginnya pagi membuat orang yang masih bergelut dalam selimut masih betah dengan mimpi indah.


Jam masih menunjukkan pukul 06.00 Elvi sudah bangun,dia mulai membuka matanya pertama yang dia lihat Henry , dia tersenyum kecut


Dia mengangkat tangannya mengusap wajah Henry ,hidung hingga bibirnya.


Cup


Elvi mengecup bibir Henry " Apa aku sudah gila !!!! Apa aku boleh egois tapi aku tidak ingin menyakiti orang lain apa lagi sampai dia berkelahi sama orang tuanya cuma karena aku" gumam Elvi lirih


Elvi mulai melepaskan tangan Henry dari perutnya dengan hati hati agar tidak membangun kan nya.


" Mau k mana sayang " ucap Henry dengan suara serak dan masih memejamkan matanya sebenarnya Henry mendengar gumaman Elvi tadi karena saat wajahnya di sentuh dia sudah mulai sadar


" Mau buat sarapan, ini lepas dulu " ucap elvi,tapi Henry makin erat memeluknya


" Tidak usah sudah ada yang memasak" ucap Henry kini wajah nya tepat berada di dada Elvi


" Aku tidak suka, kan sudah di bicarakan" ucap elvi dengan kesal


" Selesai memasak mereka akan kembali ke rumah utama mereka ke sini cuma pagi saja setelah itu mereka kembali" ucap Henry


" Apa kamu baik saja sekarang " tanya Henry mensejajarkan wajah mereka, Elvi hanya ngaguk sebagai jawaban " jangan lagi memikirkannya" ucap Henry sambil mengelus kepala Elvi


" Iyaa, lepas dulu ini, aku siapkan dulu air mandimu " ucap elvi " ah iya aku lupa kamu utang penjelasan sama aku kenapa kemarin bisa di mall sama perempuan " lanjutnya lagi sambil memicingkan matanya


Henry tersenyum" apa kamu cemburu " tanya Henry


" Mana ada seperti itu , sudah awas sana bikin jengkel saja " Elvi mendorong tubuh Henry dengan kuat

__ADS_1


" Sayang kamu lupa sama janjimu " tanya Henry


" Janji apa lagi "


" Yang tiap pagi sama malam " ucap Henry


" Aku dag tau sudah aku mau siap kan air dulu" Elvi langsung masuk dalam kamar mandi ,Henry yang melihat itu langsung turun dari tempat tidurnya langsung ikut masuk dalam kamar mandi


" Kan aku belum suruh masuk,ke luar dulu sana " ucap elvi ,Henry langsung memeluk Elvi


" Kita coba di sini belum pernah Lo kita main di sini pasti rasanya beda sayang " ucap Henry berbisik ,Elvi merinding mendengar bisikan Henry


" Jangan Aneh aneh iya awas sana " ucap elvi ,tapi Henry tidak bergerak malah tangannya sudah berada di buah ceri ,dia mulai menyusuri leher Elvi dari belakang


" Sa...yanng ayo mandi aahh" ucap elvi, Henry tersenyum lalu dia membalikkan badan Elvi menyandarkan di dinding kamarnya lalu mencium bibir manis itu sambil menahan tengkuk leher Elvi dia mulai ***** dan ***** bibir Elvi lama bermain dengan bibir Elvi Dia bermain di leher Elvi tangannya sudah mulai membuka kancing baju Elvi satu persatu


Tkini tubuh Elvi terpampang indah tanpa sehelai benang yang melekat di tubuhny,Henry mulai mencium buah ceri milik Elvi sambil meremasnya dengan kuat bergantian


Henry mengangkat Elvi duduk di meja wastafel membuka kaki nya memposisikan wajahnya di lahan kesangannya setelah itu lidahnya mau bermain di sana dia memasukan lidahnya dalam sana


" Aaaahhhhh " badan Elvi bergetar merasakan sensasi yang sangat nikmat dia selalu terbuai dengan permainan Henry,dia meremas rambut Henry untuk memperdalam isapannya


" Tolong selesaikan a..ku ma..u lebihhhhh" racau Elvi sambil mendesah , Henry berdiri melihat waja Elvi


" Ledakan dia baby,pake ini " tunjuknya pake bibir Elvi


" Aku akan mengajarimu " menjawab kebingungan Elvi, Elvi menurut dia turun dari meja wastafel


Sekarang wajahnya tepat di senjata Henry dengan bertumpuk lada lututnya awalnya dia memegang sambil menaik turunnkan dengan pelan

__ADS_1


" Aaaarrrgghhhhh ka...u hebaat baby " racau Henry sambil meremas meja wastafel ,lama bermain dengan tangannya kini Elvi sudah memakai mulutnya


Henry memekik nikmat merasakan lidah Elvi bermain dan mulutnya mengisap di sana


" Aahh Elvi aaarrgghhhh" Elvi semakin mempercepat isapannya dan itu membuat Henry semakin gila


"Aaaarrrgghhhhh Caca" Henry menggerang,hingga meledak dalam mulut Elvi ,Elvi berdiri mencuci mulutnya di wastafel , tanpa aba-aba Henry memasukan dari arah belakang


" Aaakkkhhhh " pekik Elvi karna kaget


" Nikmati baby aku akan membuatmu kenikmatan ,jadi mendesah lah dengan nikmat" ucap Henry sambil terus memacu pinggangnya tangganya meremas pinggang Elvi ,Elvi benar-benar di buat gila dia memegang meja wastafel


" Sa....yang kau sungguh nikmat ,sempit " racau Henry tidak karuan


Elvi hanya bisa mendesah dan menggerang nikmat karena ulah Henry


" Sayang aku lelah kakiku keram " Henry langsung mengakat Elvi duduk di meja wastafel di melebarkan kakinya satunya di naikan di bahu nya lalu memasukan senjatanya


Aaahhh


Aaarrgghhhh " racau mereka saaat sudah tertanam semuanya,Henry mulai memacu dengan cepat sesekali dia mengisap buah ceri.


" Aaahhh ak..u su..dahhhhh"


" Bersama sayang "


Hampir 1 jam mereka berbancu akhirnya


" Aaaarrrgghhhhh " Henry memegang kuat pinggang Elvi dan membenamkannya sedalam mungkin hingga titik terdalam.

__ADS_1


Mandi pagi ini yang harusnya menjadi 30 menit beruba menjadi 2 jam bahkan lebih karen ulah Henry


__ADS_2