CINTA CEO DINGIN

CINTA CEO DINGIN
H-1


__ADS_3

Henry dan Jose masih sibuk urusan kantor,Davin juga tidak ketinggalan masih pagi buta sudah berkunjung ke kantor hanya untuk melihat sang calon pengantin tapi dia belum mengetahui tentang pertunangan Jose


tetapi dari pagi Henry sudah uring-uringan,karena sudah tiga hari dia tidak bertemu Elvi bahkan dia harus tinggal di apartemen bersama Jose, itu karena mommy yang melarangnya bertemu Elvi sebelum mereka SAH menjadi suami istri bahkan HP Elvi pun di sita oleh mommy membuat Henry semakin gila , Jose sendiri sudah menerima perjodohan nya dengan Aqila karena dia yakin pasti Daddy dan mommy nya memilihkan yang terbaik


Sedangkan Elvi sedang di buat bingung karena banyaknya para pekerja kecantikan yang di datangkan di rumah bahkan bukan hanya dia saja ibu,Aqila dan mommy ikut perawatan.


" Dia kenapa sih Jo" tanya Davin yang heran melihat Henry


" Biasa dia pusing sudah 3 hari tidak ketemu Elvi" ucap Jose sambil mengakat tangannya di dadanya


" Yaelah santai saja kali hen , orang tinggal sehari besok sudah bisa ketemu " ucap Davin


" Aku cuma khawatir Vin, karena dia itu tiap pagi pasti mual " ucap Henry


" Emang kamu tidak simpan parfum mu" tanya Davin ,karena Henry selalu bertukar cerita tentang kehamilan Elvi padanya sekalipun Davin bukan dokter kandungan tapi dia banyak tahu


" Aku simpan kan ,tapi tetap khawatir" ucap Henry dia menarik rambutnya kasar


" Sudah dag usah pusing ,kita jalan yuk ke mana getho perpisahan " ucap Davin


" Perpisahan saja di kantor ini, sebelum di tahu mommy " ucap Jose


" Jo panggilkan Nabilla " ucap Henry ,Jose langsung berdiri memanggil Nabilla ,


" Iya tuan " ucap Nabila saat sudah di depan Henry


" Pulang kerja langsung ke rumah utama,sudah di tungguin Elvi nanti di antar sama Jose,selesaikan kerajaanmu " ucap Henry


" Baik tuan" ucap Nabilla lalu dia kembali ke meja kerjanya


" Tidak !!!! Aku saja yang antar enak saja mau nganterin gebetan orang " cibir Davin sambil menatap Jose


" CK baru gebetan aku saja sudah tunangan dag segitunya " ucap Jose santai


" APA, tunangan sama siapa , emang ada yang mau " tanya Jose merendahkan


" Anaknya tuan Bram Cristian Gani " ucap Henry


"Jangan bercanda, putrinya pemilik BIG company" ucap Davin " memang dia memiliki putri " lanjutnya lagi


" Iyaaa dia memiliki putri,cantik, imut ,manis pokoknya " ucap Jose sambil tersenyum pada Davin


"Ck ,ayo kita mau ngapain ini " Tanya davin

__ADS_1


" Terserah kamu mau ngapain yang penting jangan ganggu, aku benar-benar pusing, kita hdup di zaman apa sih harus ada model kaya ginian di larang ketemu sebelum sah,apa mereka dag tau kalau Elvi sudah ku bikin bunting duluan,menyebalkan sekali orang-orang tua itu " Henry masih saja mendumel karena mommy nya


" Sebentar kamu telepon saja Nabilla dia kan tidak mungkin dag nurut " usul Jose ,Henry langsung melihat Jose lalu tersenyum


" Apa aku suruh Nabilla pulang sekarang saja iya " ucap Henry


" Jangan yang benar saja " ucap Jose sambil menahan tangan Henry


" Kalau malam kelamaan aku sudah kangen ,syukur sebelum pisah siram lahan dulu " ucap Henry vulgar


" Kau menyebalkan " umpat Jose dan Davin bersamaan


Mereka masih asik bercerita sesekali tertawa karena ulah Davin , tapi perhatian mereka teralihkan dengan bunyi HP Henry yang menelepon mommy nya


" Hallo mom


" Kamu di mana ?"


" Di kantor mau di mana lagi "


" Ini Elvi menangis kangen sama kamu, susah di kasih diam, Daddy saja bingung biasanya kalau sudah dengar omongan Daddy dia bisa ngerti "


" Lagian mommy ngapain sih harus pisah kaya gini mommy sendiri kan yang susah, sudah tau Elvi mana bisa jauh dari ku,sudah berikan HP nya "


" Sudah jangan nangis lagi kan sisa semalam,besok sudah bisa ketemu , apa baby nakal "


" Hiks hiks aku Kangen mau ketemu mau peluk mommy tidak memberikan izin "


" Jangan nangis lagi kasian baby kalau kamu nangis, nanti aku belikan stroberi nanti di titip sama Nabilla sebentar sore Nabilla akan ke situ "


" Tapi aku dag mau stroberi aku mau peluk"


" Kan belum bisa ketemu sayang nanti besok baru bisa ketemu,sekarang diam dulu iya kasian baby nya kalau nangis terus dari tadi "


" Iya tapi nanti besok pulangnya pagi iya "


" Iya nanti besok aku pulang subuh ke rumah,iya sudah HP-nya kasih mommy iya


" Hallo


" Jagain Elvi , kasih dia ice krim stroberi bisa membuatnya diam ,tapi 1 saja


" Kenapa tidak bilang dari Henry "

__ADS_1


" Itu hukuman buat mommy karena membuat dia menangis"


Henry langsung mematikan sambungan telepon nya sebelum mendengar suara cempreng mommy nya


" Elvi nangis lagi" Tanya Davin,Henry mengembuskan nafasnya pelan


" Iya baru 3 hari berpisah tapi tiap hari ada ada saja drama nangisnya " ucap Henry sambil tertawa kecil


" Lalu apa gunanya mommy menyita hp Elvi" tanya Davin


" Kurang kerjaan " ucap Jose sambil tertawa


" Besok Lo sudah nikah , Jose sudah tunangan ,gue masih kaya gini saja " ucap Davin sendu


" Kenapa " tanya Jose


" Mungkin ini karma kali iya , sudah sebulan aku pepet itu anak susah betul di dapat,padahal sudah ciuman juga sekalipun cuma kecupan sih " ucap Davin


" Dia itu anak pertama, adiknya dua orang masih sekolah, dia kaya tulang punggung untuk keluarga nya ,makanya dia mati Matian kerja, kamu harus ngertiin dia kasih dia pemahaman" ucap Jose


" Iya kali iya , aku pernah koh ketemu sama orang tuanya waktu antar dia pulang kampung weekend" ucap Davin " dan lebih sialnya ketemu sama perempuan gila,syukur sebelum perempuan itu ngomong yang aneh aneh aku sudah bawah Nabilla pergi " lanjutnya lagi


" Makanya jangan suka asal masuk itu senjata " cibir Henry dan Jose hanya tertawa mendengar cerita Davin


" Sudah tidak usah saling mengalahkan kita ke apartemen saja kaya enak kalau ada wine, oh iya mungkin Jeje dan alan besok pagi baru sampai di sini " ucap Jose


" Mereka masih hidup aku kira sudah mati, betah bangat tinggal negeri orang " ucap Davin mereka masih bercerita mengenang masa sekolah,masa kuliah, perempuan


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


" Gimana sudah selesai nangisnya,sekarang kita lanjut perawatan nya iya " ucap mommy pada Elvi


" Iya mom , terimakasih " ucap elvi,mommy hanya bisa mengusap dadanya selama pisah dari Henry kadang Elvi bangun larut malam minta di telepon kan Henry,kadang masih pagi saat mual dia minta pakaian Henry lalu di semprot kan parfum Henry ,bahkan sampai Daddy ibu dan mommy harus memakai parfum yang sama dengan Henry begitu juga Aqila saat tadi pagi sampai di sruh pakai parfum itu ,dan itu membuat Daddy kesal jika tidak mengingat cucunya mungkin Elvi sudah di tenggelam kan, keluarga Daddy dan mommy sudah berkumpul tapi Elvi tidak bisa terlalu dekat dengan mereka karena mual apa lagi bau parfum yang dia cium bnyak sekali aromanya, hampir 4 jam mereka perawatan akhirnya selesai juga saat makan siang


Kini mereka di meja makan, Elvi didekat mommy dan ibu di samping ibu ada Aqila dan Daddy di samping Elvi ,mereka duduk lebih dekat dengan Elvi agar tidak mencium bau parfum yang lain


" Adek mau makan apa " tanya ibu


" Terserah Bu, Elvi makan semuanya " ucap elvi


Mereka makan semua keluarga Henry menyambut dengan baik kehadiran Elvi dan ibunya tanpa melihat status mereka, bahkan sebagian makan di ruangan tengah om dan tante Henry sangat kagum dengan kecantikan Elvi begitu juga dengan sepupu Henry dan Jose mereka melihat Elvi yang tidak memakai apapun tetap cantik sama halnya dengan Aqila.


Kehebohan di rumah utama membuat Elvi sedikit terhibur karena mereka datang tadi pagi sekalipun tidak bisa lebih dekat dengan mereka

__ADS_1


__ADS_2