
Saya kembali menemukan cinta, kembali berpikir menerima cinta , dan anda berhasil menumbuhkan kembali cinta dan menarik perhatian saya .
Renata sudah pulih dan kembali bekerja. Beberapa pembagian tugas , pun dilakukan. Bima, Taka, dan beberapa IT , dalam lingkupan tim Renata. Renata menjadi pimpinan bidang IT.
Renata sejak Pagi sudah di perintahkan melacak aliran dana pencucian uang, Renata , Bima , Taka mengalami berbagai kesulitan.
" Beneran nih, IT mereka kaliber, liat aja penggunaan rumus dan penguncian datanya, bisa botak kepala ini masih kebuka 1/4 , beneran nihhhh, kita harus cari udara segarrrr, mumet banget aku Bim,. Beneran nih kasus susah. Bawa laptop Bim, kitake kantin".
Renata mengangkat laptopnya, di ikuti ke 5 anggotanya.
Semua pada bengong melihat Renata .
Di sudut meja kantin Renata berjongkok di atas kursi.Mengetik dan sesekali kesal.
" Bim ,nih orang beneran dehhh, kaliber ."
" Kamu lihat, di ketik rumus ini, kebuka masih 1/ 2."
" Udah ahhh, kita ke taman aja, pening panget, kalau sampai malam nih belum bisa kita buka, bakalan ke Club , ujung ujungnya gitu, " ujar Renata.
Bima hanya diam, ketika melihat sosok Yudha di belakang Renata.
Renata mengangkat laptopnya kembali, dan terdiam ketika melihat Yudha.
" Terbenturnya di mana Ta?".
" Mereka detail, mengunci setiap data dengan rumusan sulit di buka, ini datanya buka 1/ 2 aja , dari jam 8 hingga jam 11, gak pernah gini. Dia pasti pakai IT handal, biasa dari Rusia, " ujar Renata.
" Saya ke taman dulu pak," Renata kembali menenteng laptop nya yang lagi kebuka.
" Cara kerja Renata memang gitu," ujar Adam .
" Hai bro, baru sampai?".
__ADS_1
" Yup....".
" Kasus ini sulit, siap- siap ke club ".
" Gakkkk".
" Beneran, jika sulit, di Club , bakalan terpecahkan. Kamu cukup awasi dan pakai anggota ,ini imbang dengan kasus narkoba Vietnam yang kita tangani dengan kepolisian luar."
" Renata udah sembuh?" tanya Adam.
" Gak liat, udah nenteng laptop, " ujar Yudha tersenyum.
" Kalau usah sakit, manjanya ampun, mulai dari Bima sama yang lain, ampun, walau 1 atau 2 hari, jadi biasa di suruh cuti aja, biar aman, " ujar Adam tertawa.
Yudha mengamati Renata menyandar dj batang pohon cemara. Tugas Renata sangat berat, mengumpulkan bukti, dan jaringan mereka.
Ketika pukul 12, Renata memerintahkan anggotanya istirahat. Renata kembali menyuruh mereka ke ruangan.
" Kalian makan, di ruangan ini, semua data kunci, jangan ada celah buat menjatuhkan kita, " ujar Renata.
Renata men cek link anggotanya, eemua sudah terkunci.Renata kemudian mengunci dengan sebuah rumusan lagi .
" Saya mau jemput ponakan dulu, sebelum saya balik, kalian gak bisa kerja, semua saya double kunci, " ujar Renata.
Semua pun mengangguk .
Renata melihat Yudha masih sibuk.Renata meminjam mobil Bima, memakai masker dan kemudia mengetim peaan buat Yudha.
Renata menuju ke sekolah Demian.
Renata melihat Demian tersenyum, rupanya mbak Ke 2 sudah berpesan dan memberika foto Renata.
Renata membuka maskernya, saat Demian memberikan kode. Renata tertawa terkikik, dasar bocah, memamerkan aunty nya sampai segininya, Renata tersenyum manis melihat teman teman Demian.
__ADS_1
" Demian, Aunty kamu mirip artis korea , "ujar Radit temannya Demian.
" Cantikk kan? kalah kan sama mami dan aunty kamu? " ujar Demiam.
" Iyaaaa, "ujar Radit mengangguk.
" Demian , tante kamu cakepnya polll, kenalkan sama uncle aku yaaah, boleh kan?".
" Enak aja, ini tanteku, isteri pamanku. Gak bisa."
Renata tersenyum .
" Yuk balik Ya De, mau ice cream?".
Demian mengangguk .
Renata membawa Demian ke sebuah resto, mereka makan dan memakan ice cream .Renata juga membeli beberapa box ice cream, meletakkannya ke dalam tas yang tahan buat ice cream tidak mencair.
Demian sangat bahagia.
Renata kembali ke kantor, dan menyuruh bawahannya mencicipi ice cream yang dia beli, Renata juga memberikan pada Tika dan Aisyah. Juga mengantarkan ice cream pada Yudha, walu tatapan mata Liana Santoso mengerikan.
" Pengen di bom nih cewek, lama - lama ngeselin, suami orang, dia cemburuin, aneh....".
Renata menggerutu di dalam hatinya.
πππππππππππ
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment