Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Keberangkatan 2


__ADS_3

" Naik ke lantai atas aja Yud, nih ruang ngumpulnya gedek, Tata suka tidur di sini .


Renata turun, melihat Zizi dan Coco , kedua anjing itu cepat banget akrabnya .


" Namanya Coco atau Koko?".


" Dari C, coco....bukan Koko Ta".


" Hmmmm".


" Kurus banget, " ujar Renata.


" Sama kayak kamu Ta, lagi broken heart, makannya dikit".


" Ihhh, masa aku di samain sama guk guk sihh, tuh Zizi aku aja semok, bahenol, " ujar Renata.


" Zizi tuh obesitas, " ujar Bima tertawa.


" Tapi aku suka, lucuuuu, jalan nya lengak lenggok lucu......, " ujar Renata.


" Zizi biasa milih banget sama sesama anjing, nih anteng banget, " ujar mami Renata.


" Kayaknya mereka jatuh cinta pada pandangan pertama dehhh, " ujar Bima.


" Ngacoooo, " ujar Renata tertawa.


Yudha bengong melihat Renata bisa tertawa. Bima memang sangat kocak, gak sia- sia dia minta Bima juga pindah, buat menghibur Renata.



" Tinggian Coco ya mas..., " ujar Renata.


" Zizi betina, Coco jantan, " ujar Yudha.


" Tau dari mana mas? Renata sampai ngangkat Coco , kemudian angkat Zizi."


" Emang waktu di beri mami William gak nanya jantan atau betina Ta?".

__ADS_1


" Enggak mas".


" Lihat nih beda kan".


Renata mengangguk .


" Kalian mau makan apa, biar mami masak," ujar mami Renata.


" Gak usah Tan, saya bisa masak kok, " ujar Yudha.


" Kamu sama banget kayak papi Tata, pandai masak, Tata gak bisa masak, sama sekali."


Renata hanya golek di sofa.


" Mami saya juga gak bisa masak sama sekali Tan, papi yang selalu masak, selain itu, pakai mbok, mbok yang masak, kalau papi sibuk."


Renata dan Bima bengong .


" Baik banget papi nya mas, bisa ngerti in isteri gitu, biasa pria nuntut wanita masak, ngurus anak, semua serba bisa", ujar Renata.


" Ciyeee co cwiiitttt, " ujar Bima.


Mami, papi dan.Bima tertawa, sedangkan Renata hanya diam. Yudha menatap Renata .


Yudha memasak nasi goreng, Renata dan Bima makan , bareng .


" Enak banget, " ujar Renata.


" Makan rame yah enak nak, kamu makan nya nambah ya nak, liat kamu kurus banget, di tempat tugas rajin - rajin masak Yud, biar gak tulang aja nih Tata, " ujar Mami Renata .


" Beres Tan," ujar Yudha.


Renata keselek, Yudha buru- buru memberikan Renata minum .


Bima dan mami Renata tersenyum.


Malam itu, Renata sudah tertidur di sofa , ada 3 sofa besar disana .

__ADS_1


" Liat sorot mata Tata , sedih banget ," ujar Bima.


" Bukan hal mudah, melalui kepaitan, rasa sedih Bim, tapi Renata sejauh ini sudah lumayan kuat, hanya butuh waktu , " ujar Yudha.


" Jenderal cinta banget sama Tata".


" Keluatan Yah?".


" Bangettttt, " ujar Bima.


" Aku akan bantuin, CLBK kalian.Cinta lama belum kelar, " ujar Bima .


" Situ bisa jadi mak comblang ? pacar aja gak punya ," ujar Yudha.


" Ku awalnya suka sama Tata, tapi nyadar, Tata hanya teman, ku dah lama move on, sejak itu beberapa polwan suka , tapi gitu jalan, hancurrr, mereka matre dan gak setia, nagapain di jalani, " ujar Bima.


" Tata cantik banget ya Jen, langsung lamar aja," ujar Bima.


" Beres , " ujar Yudha.


Mereka pun tertidur.


Di pagi hari, Yudha sudah membereskan Zizi dan Coco, memberi mereka pempers ,dan sudah mengurus surat menyurat mereka , buat di karantina , dan di kirim ke Papua.


Renata, Yudha dan Bima pun ke bandara, papi dan mami Renata mengantar mereka.


Renata , Yudha dan Bima sibuk main game, mengatasi kebosanan .


πŸΆπŸ©πŸ•β€πŸ¦ΊπŸΆπŸ©πŸ•β€πŸ¦ΊπŸΆπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ©πŸΆπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ©πŸΆπŸ•β€πŸ¦ΊπŸ©


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2