
NB: Buat pembaca tercjnta, bila ada pengetikan nama yang salah, panggilan, tolong koment yah, salahnya di bab berapa. Saya gak revisi per bab dari awal, karena kalau revisi dari awal sampai ke bab akhir , butuh waktu berhari - hari, sedangkN pembaca minta up.
Kalau koment ada yang salah, info bab berapa, biar bisa saya perbaiki, agar karya ini di baca orang selanjutnya lebih rapi .
Karena kalau komen pembaca , bisa di baca author, tapi itu di kolom umum, tidak memperlihatkan di bab berapa.
Makasih atas kerjasama nya .No body perfect, jika ada salah pengetikan, harap maklum.
Makasih like dan supportnya, happy selalu yaaaahhhhh.πππππ.
β€β€β€β€β€
Renata dan William saling bergandengan tangan, memakai jaket, topi . Topi mereka couple.
Renata mengitari William, mengedipkan matanya, kemudian tertawa.
Wajah Renata sangat menggemaskan.William mencubit ujung hidung Renata dengan gemas.
Renata membuka jaketnya.
" Pakai jaket yaaang, cuaca masih terasa dingin, ujar William.
" Bentar lagi, kita gak akan hidup di 4 musim ko," ujar Renata tersenyum
Renata dan William memasuki lapangan baseball, mereka duduk dengan balon tepuk suporter.
Setiap mereka nonton, pasti selalu beli balon tepuk,
mereka bahkan teriak , tertawa, begitulah cara mereka men support tim favorite mereka.
Renata sering menonton tim favorite mereka, jika mereka punya waktu berbarengan . Banyakan Renata dan William perginya bareng.
" Yeyyyy.....," William melompat, begitu happy, tom mereka mencetak angka.
Renata tersenyum melihat William.
Entah mengapa , perasaanya sangat melow ,beberapa hari terakhir, apa ke pikiran soal mimpinya . Renata sangat jarang bermimpi, apalagi sampai mengingat mimpinya apa , ketika sudah terbangun di pagi hari .
Menurut orang, mimpi itu bunga tidur, ada yang mengatakan feeling atau firasat, apapun itu, sungguh terkadang mengusik Renata.
__ADS_1
Kembali tim yang mereka support mencetak point, William dan Renata berdiri menepuk balon tepuk mereka, mereka berangkulan, William mengecup puncak kepala Renata, mereka begitu happy , sampai teman satu kampus mengabadikan moment mereka berdua.
Renata mendengar Wa nya berbunyi, mengecek, melihat beberapa foto dan video . Renata tersenyum dan melihat Tracy, Lily, Mery melambai ke arah Renata .
" Thank you Tracy......," jerit Renata melambaikan tangannya.
William memandang ke arah lambaian ytangan Renata.
" Mereka nonton juga yaaang?".
" Pasti la ko, mereka sama dengan kita, pengagum baseball, football, basketball, " ujar Renata.
" Ta...lihat, tuh pemain favorite kamu beraksi, " ujar William.
Renata melihat pemain favorite nya.
" Wuihhhh keren abizzzz bro, tampan bangetttttt".
" Tampan mana sama koko?".
" Dua duanya tampan bro, " ujar Renata tertawa ngakak .
" Pilih salah satuuuuu honeyyyyy, " tatap William meletakkan kedua tangan kokohnya di pipi Renata.
William mengecup bibir Renata.
William juga memeluk Renata dengan erat .
" Minum honeyyy, capek teriak, tim kita bakalan menang dehhhh, kita rayain dimana nih yaaaang?".
" Dimana aja bang, adek mauuuu, asalkan bedua sama abang," ujar Renata dengan mimik lucu, dan mengedipkan matanya.
" Cantikkkkk , " ujar William mengacak rambut Renata .
Tepukan balon pun mereka lakukan serempak, mengakhiri pertandingan sore itu. Dan hati William sangat happy, tim favotite nya memenangkan pertandingan.
Renata mendapat kiriman foto lagi dari Tracy, Renata wajahnya memerah, melihat foto kiriman Tracy.
" Honey, lihat apaaan?" tanya William.
Renata menunjukkan handphone nya .
" Wawww, kirimin mas".
Renata pun mengangguk.
__ADS_1
" Makan es cream yuk yaaang, "ujar Renata.
Renata minta gendongan di belakang William. Mereka memesan es cream di corn,mereka sambil jalan menikmati es Cream mereka.
" Koko kenapa suka es cream rasa Coklat?".
" Dari kecil udah suka, semua berbau cokelat. "
" Pantas..., wajah koko mirip cokelat, hehehehe".
Mereka tertawa kembali.
Renata menatap William meng upload foto mereka berdua sedang berciuman di lapangan baseball.
William menulis caption di Akun IG nya.
" Bagian yang terbaik dalam hidupku π π ".
Renata mengalungkan tangannya di leher William.
" Makasih caption nya yaaang, koko juga seseorang yang sangat berarti buat Tata."
Renata bergolek di paha William , William membelai rambut panjang Renata.
" William menunduk , ******* bibir Renata perlahan. Mereka saling bertautan.
" Aku gak akan bisa melupakan kamu Ta, kamu sangat berarti buat koko".
William membuka kalung nya , dan menautkan di leher Renata.
" Simpanlah ini Ta, koko akan selalu ada buat kamu, koko sangat merindukan kamu, menyayangi kamu, namun kita ini milik Tuhan, dunia bergoncang, kita tetap milik Tuhan."
Renata dan William saling bertatapan.
mereka pun tertidur di ruang home teater.
ππππππππππ
Jangan lipa
Like
Vote
Koment
__ADS_1