
Renata menatap tajam ke arah Yudha. Sedikit kemunafikan, aksi sang jenderal macho banget, menurut Renata.
" Gila benar nih otak," ujar Renata di dalam hatinya.
Renata hanya diam, ketika Yudha membawanya ke sebuah pantai , disana ada deretan Villa high class berjejer.
" Turun Ta, " ujar Yudha.
Renata tidak bergeming , sampai Yudha membuka pintu mobil, membuka safety belt dan menggendongnya.
" Apa - apaan sih mas, " ujar Renata.
Yudha menduduk kan Renata di sebuah dinding tembok tangga. Menatap Renata lebih dekat
" Maaf yaaang, maafkan mas maaf sudah membuatmu miner, mau, karena gak bisa masak, mas gak akan paksa kamu masak lagi, mas akan ngertiin kamu, gak akan melatih, mas gak akan paksa melatih , yang gak kamu bisa ."
"Mau maafkan mas yah...".
" Gak.....," ujar Renata.
" Kembali ke kesatuan".
" Gak...," ujar Renata.
" Pimpinan udah nelepon kamu, sumpah jabatan kamu gimana Ta?".
" Masa bodohhhh".
" Serius ngomongnya Iptu Renata Aurelia Kusuma".
" Kamu udah mengundurkan diri, kamu gak mau, menerima kenaikan jabatan yang udah di depan mata? ".
" Tinggal selangkah lagi, setelah misi berat yang kamu lakukan, kamu menyerah?", tanya Yudha.
Renata hanya diam.
" Kembalilah ke kesatuan, lihat ini, kemana perut rata kamu Ta? jarang olah raga ya ?".
" Bukan urusan mu, " ujar Renata.
" Bawa aku pulang, jangan tahan handphone aku."
" Pasti kamu matiin ya handphone aku, dan kamu pakai alat buat gak bisa melacak keberadaan kita ?tanya Renata.
" Walau handphone ku mati, cowok ku itu berbakat, bisa ngelacak jikalau pun handphone ku mati, dia bisa tahu aku dimana ,kecuali kamu pakai alat buat protek handphone ku. Licik banget kamu, makai alat militer, buat kepentingan pribadi," ujar Renata dengan tatapan ketus dan sinis.
" Serius kamu pacaran dan menduakan mas Ta?".
__ADS_1
" Aku gak pernah menduakan kamu, aku udah putus sama kamu, goblok banget sih, gak ngerti kata putus? idiot di pelihara."
" Jangan bar bar Ta, kamu itu wanita, bukan pria, aku juga lebih tua dari pada kamu".
" Iya mbah, engge.....".
" Ta...., kamu gak capek, bertengkar dengan mas".
" Gak tuhhh, sampai pagi aku ladenin kamu bertengkar, kamu licik, padahal aku udah janjian bareng cowok aku, berpesta bareng dengan personil BTS".
" Sehebat itukah dia?".
" Ya iyalah, berkelas...., gitu kalau punya cowok, gak hanya bisa marah, keras kepala dan ngotot."
" Kamu nyindir mas?".
" Ngerasa ? bagusla mbah".
" Jangan panggil mbah ".
" Suka - suka aku".
Yudha langsung meraih tengkuk Renata, Renata syok dengan serangan sang jenderal tiba - tiba.
" Ummm...ummmm, " Renata tidak punya kesempatan buat berbicara.
Sekuat apapun Renata memberontak, Yudha mengunci dirinya , dengan diri Yudha sendiri.
" Putuskan dia," ujar Yudha dengan tatapan serius.
" Tidak..., " ujar Renata dengan nafas memburu.
" Ta....".
" Tidak...., aku mencintainya."
" Begitu gampangnya kamu melupakan mas? begitu cepatnya kamu melupakan kisah kita ?".
" Ya....".
" Kisah apa yang mau di ingat? pertengkaran? kekerasan kepala kamu dan kekeras kepalanya aku ?".
" Gak perlu di ingat, ketawa kamu yang tertahan saat aku masak, kamu tega banget, kamu membuat aku malu."
Yudha memeluk erat Renata .
" Lepaskan".
__ADS_1
" Gak...,"ujar Yudha.
" Putuskan dia Ta....".
" Tidakkkkk".
" Kamu masih mencintai mas, kita jangan munafik".
" Gak....aku, gak munafikkkkk!!!! " ,ujar Renata.
" Ta...., please.....".
" Malu dikit lah , dimana wibawa jenderal kamu, ngemis sama wanita pangkatnya rendah," ujar Renata.
" Ini misi , harus kita selesaikan, aku tidak setuju papa kamu bergabung, usianya tidak muda lagi, bahkan ada sakit jantung, hanya papamu harapan pemimpin, ini misi penting Ta."
Renata hanya diam, menatap deru ombak di kejauhan.
Villa ini sangat cantik, dengan bangunan minimalis.
Kolam berenang disamping bangunan, dengan ayunan modern yang memukau.
Renata menaiki ayunan tersebut, sambil menatap bintang .
" Kamu pikirkanlah....".
" Mas akan terlibat di misi penting ini", ujar Yudha.
" Kamu harus kembali berlatih, melatih memanjat , lari, dan kelenturan, juga berlatih menembak."
Renata hanya diam.
" Kamu balik Semarang atau di Medan dengan pacar mu personil F4 itu ?".
" Aku akan stay di Medan, ngakui juga ,cowok aku mirip F4, keren kan!!!!!, bertubuh tinggi, macho, mirip siapa Jen ? Jerry Yan, Vic chow,Vannesa Wu, atau Khen Chu?".
Yudha menghembuskan nafasnya dengan kasar .Hatinya kembali terasa perih .
πππππππππππ
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1