Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Pengertianmu


__ADS_3

Mereka sudah di pesawat, Renata sudah me Wa mami nya .


Di kursih Rebata di bagian jendela.Yudha tahu, Renata belum sepenuhnya bisa melupakan William.


Tetapi Yudha memakluminya, Renata sudah banyak berjuang, menerima hubungan baru di antara mereka.


Yudha mengusapnpunggung tangan Renata .


" Yaang, nama cucu kita siapa di buat?".


" Mas kan... kakek nya, mas punya ide?" tanya Renata.


Renata dan Yudha tertawa .


" King dan Warrior ? gimana menurutmu yaaang ?".


" Raja dan pejuang, antara langit dan bumi dehhhh," ujar Renata tertawa di pundak Yudha.


" Zizi nya di aksi KB aja ya mas, menurut mas gimana ?".


" Banyak anak, banyak rejeki yaaang".


" Dasar, " ujar Renata.


" Biarkan aja Zizi dan Coco sama yaaang, pasti lucu kan, punya gerombolan anjing pom gitu, beneran deh , kita punya anakan pom banxyak, pasti seru, toh kandang mencukupi," ujar Yudha.


" Mas suka sama biatang anjing?".


"Suka yaaang, tuh 2 anjing, selalu bantu mas, awalnya satu, kemudian di beri teman mas 1 lagi, kedua nya dari anakan, jenis silsilah yang memang banyak berjasa dalam kepolisian. "


" Keren juga ya mas, ku boleh dekat gak, apa beneran galak?".


" Beneran la yaaang, kalau dia gak suka, sangat agresif ."


" Mas dong jadi penengah, kan keren juga kalau mereka dekat sama Tata, " ujar Renata.


" Baiklah, " ujar Yudha.


" Yaaang, apa masih sedih?".


" Hmmm, entah kapan lagi akan ke Medan, kalau ada tugas ,yah pasti kesini . Mami William aja tau makanan apa aja yang kusuka mas, tuh ngasi bika ambon, lapis legit, bolu meranti, lumayan banyak ngasihnya . Lihat mami ko William aku di bilang sedih mas, dia lebih sedih, anaknya sudah besar, sudah S2,pergi dengan cara tragis gitu, siapa yang bisa nerima, sakit banget kan mas, jika kita di posisi nya. Tuhan beri Willy, pengobat hatinya. Namun sosok William tetap tertoreh ,sampai menutup mata , selalu ada di dalam hatinya."

__ADS_1


" Benar yaaang, sangat berat buat kamu , papi dan mami William."


" Maafkan Tata ya mas, belum sepenuhnya pulih, melupakan butuh waktu".


" Hmmm, semua akan indah pada waktunya


yaaang ".


" Kita gak honeymoon yaaang?".


" Honeymoon di pulau kapuk yaaang, "ujar Renata.


" Ihhhh, beneran yaaaa".


" Surat kepindahan tugas Tata , apa di Solo dan di kantor pusat mas?".


" Ya yaaang".


" IT atau hukum?".


" Pimpinan membutuhkan kamu di keduanya.Ingin tahu, ilmu kamu lulusan stenfoord".


" IPK cumloude," ujar Yudha.


Yudha mengecup punggung tangan Renata .


" Mas, kenapa Tata gak di cabang aja ngantornya, Tata gak ingin, di kaitkan berkarir dengan mas".


" Mas gak mau, atasan kamu yang lainnya. "


" Penilain mas gak akan objektif".


" Apa selama ini kamu liat mas gitu? dari awal kamu mendaftar kepolisian, apa ada mas bantu? kamu berjuang sendiri, kemampuan kamu , membuat kamu seperti sekarang . Dari awal kamu menjadi polwan, mas sudah menyukai kamu, kamu nya aja cuek Ta, pesaing banyak banget ."


" Mau gas polll, tetap sulut menembus hatimu."


" Udah ahhh, jangan bahas masa lalu mas, aku ke ingat, kita pacaran 2 hari , padahal dekat nya udah lama, bertahun tahun mas gangguin aku di Wa, gangguin dan dekati aku kalau tugas bareng . Mas menjaga dan mekindungi aku, aku masih labil, kekanak kanakan. Pertama menerima William , karena kesal sama mas, trus kebersamaan itu akhirnya terbiasa."


" Tapi kamu sudah jauh dewasa Ta, " ujar Yudha.


" Semua karena keadaan mas, ku banyak belajar , mencintai itu seperti apa, sedih itu seperti apa, kesal seperti apa, cemburu seperti apa."

__ADS_1


Renata melihat wallpeper handphone nya Yudha.


" Foto Tata, mas dapat dari mana? ".


" Penguntit, " ujar Yudha menahan tawa.


" Boleh pinjam handphone mas?".


Yudha memberikan handphone nya.


Renata bengong melihat galeri handphone Yudha.


" Mas beneran penguntit deh, ini mas ambil sendiri? beneran, dari foto jadul sampai sekarang".


" Hanya ada foto Tata, dan keluarga mas, nih siasat kali mas, fotonya cew lain dihapus ,karena kita udah nikah".


" Kamu jago IT yaaang, kiat aja di kotak pembuanagan nya .


Renata pun mencek, dan ternyata benar ,tidak ada foto siapapun di file pembuangan. Hanya beberapa draf tugas.


" Kenapa mas tidak menerima Liana ataublainnya. Mas kan banyak pemujanya".


" Hati mas hanya untuk kamu Ta. ".


" Bucin juga nih jenderal," ujar Renata terawa dalam dekapan pelukan Yudha.


" Penguntit dan bucin, " ujar Yudha .


Mereka tertawa bersama .


Renata menyandar di bahu Yudha , dan deru nafas Yudha begitu jelas terasa di pipi Renata .


Mereka menikmati kebersamaan , walau dalam diam.


❤❤❤❤❤❤❤❤


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment



__ADS_2