Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Lamaran


__ADS_3

Renata memandang wajah William , bersemu merah.


Lalu Renata memandang Willy.


" Aunty, kami beyangkat ke airport ya, mau lihat koko wisuda ".


Renata mengangguk.


" Sampai ketemu lagi ya Will ".


Willy mengangguk .


" Makan yaaang, lapar kan?".


Renata mengangguk .


William menyuapi Renata, Renata juga menyuapi sang kekasih.


" Enak , " ujar Renata sambil meminum jus jeruk buatan William.


" Mas antar ke apartemen mu yaaang?".


" Mandi dulu lahhh".


" Hanya sisa pakaian dalam, celana dan baju gak sisa".


" Pakai baju koko aja".


Renata mengangguk .


" Bobok disini aja ya yaaang".


" Hmmmmm".


Renata pun mandi, kemudian memakai hoodie dan celana training William. Karena Renata luamayan tinggi, hanya beda sedikit dari William, celananya panjangnya pas.


" Koko ke kampus bentar ya, ambil toga".


" Hmmmm".


" Jam berapa Wisudanya ko ?".


" Jam 11".


" Hmmm, " ujar Renata.


William mengecup bibir Renata , kemudian mengambil ransel dan jaketnya .

__ADS_1


Kembali mengecup Renata.


" Koko menyayangimu sayaaaang".


" Tata juga ko, ".


Mereka saling bertatapan. William mengelus rambut Renata ,kemudian dengan berst hati menutup pintu kamar.


Renata tertidur siang itu, ketika sore, dia melihat William sudah bersih - bersih.


William berjongkok di hadapan Renata.


" Renata memberikan sebuah kotak ".


" Makan malam nya , malam ini aja yaa yaaang".


Renata mengangguk.


Renata memandang sebuah dress lengkap dengan alat make up , yang sering Renata gunakan.


Renata melihat sepatu yang tidak begitu tinggi .


" Hadiah wisuda koko, " ujar William.


" Koko temani ke kampus yook, urus meja hijau kamu kapan".


Renata mengangguk .


Setelah itu, Renata dan William kembali ke apartemen William.


Renata mandi duluan, memakai pakaian nya dan berdandan.


William sangat tampan, memakai jas.


" Beneran dinner nihhh?".


" Beneran yaaang," ujar William tersenyum.


Mereka pun memasuki sebuah mobil, dan Setelah menuju 30 menitan, mereka pjn sampai di sebuah restoran. Terlihat hiasan banyak lampu disana , karena sudah jam 7 malam.


Renata mengerutkan dahinya, kemudian William mendekap pinggangnya, mereka menuju ke bagian dalam.


Seorang pemain biola dan piano , melantunkan dentingan musik lagu " Take my hand ", sebuah lagu yang sangat Renata sukai .


Begitu banyak kelopak mawar di sepanjang jalan yang mereka lalui .


" Kita sedang tidak berualng tahun yaaang, apa wisuda sesemarak ini?" tanya Renata .

__ADS_1


William hanya tersenyum.


Saat Renata menyuap cake ,dan merssakan ada sesuatu , Renata terkejut.


" Ring?".


" Yes".


" Untung gak ketelam".


William dan Renata sama - sama tertawa.


William membersihkan Cincin itu. berutut di hadapan Renata.


" If i could give you any gift, I'd give you love and laughter, a peaceful heart, a special dream and joy forever after."


(Jika aku bisa memberimu hadiah apa pun, aku akan memberimu cinta dan tawa, hati yang damai, mimpi khusus dan kegembiraan selamanya.)


" The day will come when you’ll be mine. But I’ll just wait till that time. If I have to wait forever, that’s what I’ll do. Cause I can’t live my life without you. Will you marry me?"


(Hari itu akan datang saat kamu menjadi milikku. Tapi aku hanya akan menunggunya saat itu tiba. Jika memang aku harus menunggu selamanya, itupun akan aku lakukan. Karena aku tak bisa hidup tanpamu. Maukah kau menikah denganku?)".


" Yes , I will, " ujar Renata.


" Finally, i have someone who took my hand, opened my mind and touched my heart. Just got engaged to my happily ever after.All I need for true happiness is having you by my side."


( Akhirnya, saya memiliki seseorang yang mengambil tangan saya, membuka pikiran saya dan menyentuh hati saya. Baru saja bertunangan dengan kebahagiaanku selamanya. Yang aku butuhkan untuk kebahagiaan sejati adalah memilikimu di sisiku.")


William memasang cincin tunangan di tangan Renata.


Renata dan William berdansa. Foto mereka di abadikan seorang fotografer.


Rnsta sangat bahagia malam itu, demikian juga William.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan terkejut, akan ada putar balik 180 derajat, dan akan banyak bawang merah, seperti apa insiden yang ada di depan , sesuai judul, Renata jadiannya sama Jenderal .


Yang gak sepaham , sorry. Mirip dk cerita novel saya My body guard my wife. Tetapi alur berbeda.


Like yang banyak..


Vote


Koment


.

__ADS_1


__ADS_2