Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Berat 2


__ADS_3

" Kami bisa mengatasinya, karena cinta kami masih sama ,kuat."


" Aku selesai kuliah, suamiku sudah lama menjabat di kantor papi nya.


" Temanku, meminta pekerjaan sama ku Ta, aku dengan baik hati mengenalkan pada suamiku, namun temanku menggoda suamiku, mereka ngedate ,jalan bareng, dan dengan cepat ketahuan samaku Ta, aku minta pisah, suami gak mau, proses perceraian kami alot, wanita itu menjelek jelekkan aku ke semua orang, aku gak sanggup Ta, aku pergi . Suamiku menahan anak ku, dia tidak mau melepaskan ku hingga kini .Dan temanku mengaku menyesal, bersumpah mereka hanya jalan bareng saja, itu juga di jebak temanku, namun kepercayaan ku gak bisa pulih, curigaan ku extra, aku memilih berpisah, meninggalkan kenyamanan, meninggalkan anak, dan setiap pria mendekatiku, sampai hari ini, suamiku akan datang, duduk dengan pria yang mendekatiku, cinta itu rumitbkan Ta, ketika melepas, dia mendekat, entahlah."


" Jika aku merindukan anak ku, aku akan mendatangi sekolahnya, mama mertua selalu mujuk ku kembali, kasihan puteraku .Aku takut kembali, anakku masih usia 4 tahun, perpisahan kami sudah 3 tahunan, aku belum memutuskan hidupku Ta."


" Mengalah. bukan berarti kalah. Saat kamu terbaring sakit, pria itu apa suamimu Des?".


" Ya, itu dia Ta, jelek kan Ta? gendut".


" Gak, hatinya baik , penuh perhatian, penuh penyesalan. Maaf aku beberapa kali melihatnya penuh dengan perih, sama seperti kisahku dan Yudha ketika berpisah.Kembalilah, beri kesempatan kedua, dia gak akan mengecewakanmu".


" Bahkan dia akan pindah ke kota ini, membawa anak kami, mertuaku membeli rumah, membangun nya berdampingan. Asal kamu tahu Ta, aku bercerai di persidangan, mama nya suamiku nangis, selalu bilang ke hakim, jangan pernah setujui perceraian kami, mami suamiku korban perceraian, dia tahu, gimana kasihannya anak ku. Mamanya memarahi temanku, memarahi suamiku, sampai ke MA gak akan tembus Ta, hakim malahan kasihan liat mama mertuaku dan anak ku."


" Kembalilah Des," ujar Dara.


" Anakmu butuh kamu,kamu juga membutuhkannya."


" Mengalah bukan berarti kalah".


Desy mengangguk dan di peluk teman- temannya.


" Terkadang kita terkena panah cupid, kemudian panah itu bisa patah di perjalanan, namun akan ada ramuan penyembuh dan pemulihnya, cupid itu puternya Venus.Cupid adalah dewa cinta dan gairah erotis dalam mitologi klasik Romawi, serupa dengan Eros dalam mitologi Yunani Kuno.

__ADS_1


Ia digambarkan sebagai dewa kekanakan yang, tanpa ragu, memberikan "berkat" bagi semua urusan romantis ketika ia menginginkannya. Jika kita orang dewasa sesekali pernah kekanakan, salah memutuskan sesuatu hal, masih logis bukan?" ujar Renata tersenyum.


" Ia digambarkan bersayap, karena sayap itu merupakan perlambang kehendak bebas pasangan asmara. Maksudnya, pasangan asmara selalu boleh mengubah pikiran mereka dan terbang menjauh satu sama lain, tetapi pada akhirnya cinta akan memberi waktu, menjawab tanya dan menjawab hati.Kekuatan cupid, Ketika ia menembak seseorang dengan panahnya, maka orang itu dipenuhi oleh gairah yang tak bisa mereka kendalikan, " ujar Renata.


" Selain hal tersebut, Cupid tidak mempunyai kekuatan atau kebijaksanaan untuk mempengaruhi tindakan-tindakan selanjutnya. Jadi, menurut mitos yang ada, ia adalah sosok yang mengatur siasat.


Namun demikian, ada suatu kisah menarik bertajuk Cupid and Psyche. Di dalamnya, Cupid adalah tokoh utama dan ia, secara tidak sengaja, terluka oleh panahnya sendiri dan mengalami cinta," ujar Renata.


" Walaupun ia pada umumnya hanya memegang peran kecil, semua orang tahu tentang dia dan hal yang dilakukannya, " ujar Renata.


"Eros, dewa cinta dan gairah dalam mitologi Yunani Kuno, adalah salah satu dewa mula-mula yang ada sebelum dikotomi tentang gender. Menurut sejumlah sumber, hanya Gaia (Bumi) dan Chaos yang ada mendahuluinya.


Jadi, sebelum ada kesatuan pria dan wanita, peran Eros adalah agar menyebabkan pemisahan entitas-entitas dari diri masing-masing. Eros dilambangkan dengan anak lelaki ramping, anak dari suatu pasangan abadi, " ujar Renata.


" Waw....pengetahuan mu sangat luas Ta, bukan hanya hukum, namun sastra juga jago, " ujar Desy.


" Cupid adalah dewa cinta dan gairah erotis dalam mitologi klasik Romawi, serupa dengan Eros dalam mitologi Yunani Kuno


Ia digambarkan sebagai dewa kekanakan yang, tanpa ragu, memberikan "berkat" bagi semua urusan romantis ketika ia menginginkannya.


Begitulah, ia digambarkan bersayap, karena sayap itu merupakan perlambang kehendak bebas pasangan asmara. Maksudnya, pasangan asmara selalu boleh mengubah pikiran mereka dan terbang menjauh satu sama lain, " ujar Renata.


" Kekuatan Cupid, ada pada busur dan panah miliknya. Ketika ia menembak seseorang dengan panahnya, maka orang itu dipenuhi oleh gairah yang tak bisa mereka kendalikan.


Selain hal tersebut, Cupid tidak mempunyai kekuatan atau kebijaksanaan untuk mempengaruhi tindakan-tindakan selanjutnya. Jadi, menurut mitos yang ada, ia adalah sosok yang mengatur siasat," ujar Renata.

__ADS_1


" Namun demikian, ada suatu kisah menarik bertajuk Cupid and Psyche. Di dalamnya, Cupid adalah tokoh utama dan ia, secara tidak sengaja, terluka oleh panahnya sendiri dan mengalami cinta.


Walaupun ia pada umumnya hanya memegang peran kecil, semua orang tahu tentang dia dan hal yang dilakukannya.


Konsep dan mitos tentang Cupid, dan juga Eros dari Yunani Kuno, telah ditafsir ulang dalam kesenian dan sastra Romawi Kuno. Karena itu, selama masa Renaissance, pencerita mitos begitu saja menggabungkan keduanya, " ujar Renata,dan ke empat temannya mengangguk memahami penjelasan Renata.


"Eros, dewa cinta dan gairah dalam mitologi Yunani Kuno, adalah salah satu dewa mula-mula yang ada sebelum dikotomi tentang gender. Menurut sejumlah sumber, hanya Gaia (Bumi) dan Chaos yang ada mendahuluinya.


" Ada beberapa pasangan yang mungkin, misalnya Langit dan Bumi, Strife dan Zephye, Malam dan Ether, atau bahkan Afrodit dan Ares.


Di sisi lain, dalam sastra Latin, Cupid hampir selalu disebut sebagai putra Venus. Tapi, menurut Cicero, ada 3 Venus dan 3 Cupid. Salah satu Cupid itu adalah putra Diana dan Merkurius. Cupid ke dua adalah putra Merkurius dan Venus ke dua, sedangkan Cupid ke tiga adalah putra dari Venus ke tiga dan Mars."


" Salah satu Cupid itu setara dengan Erotes, kumpulan dewa-dewa yang dihubungkan dengan cinta dan seks. Sedangkan Cupid yang ke tiga itu setara dengan Anteros, dewa "bukan cinta".


Dalam tradisi klasik yang kemudian, disepakati bahwa orangtua Cupid adalah Venus dan Mars, yang merupakan perumpamaan untuk Cinta dan Perang, kebayangkan, cinta dan perang, " ujar Renata tertawa.


" Di samping semua arti dan simbolisme tentang cinta, jatuh cinta, gairah, dan "bukan cinta", ujar Renata lagi.


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2