Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Azka Cavero 2


__ADS_3

Renata saling bersisian berkerja di support tim nya, mereka melihat kolaborasi, Renata dan Azka sangat solid dalam memecahkan rumusan.


Sesekali Renata meneguk air, fokus dengan pekerjaaan di depan matanya. Dan Renata tahu, Reata juga biukan orang yang gedek rasa , bahka sesekali Azka meliriknya.


Lirikan buat apapun, namanya tugas negara, wajib hukumnya.


Sekitar makan siang, Renata melihat , Yudha masih mengikuti rapat. Renata Me Wa Yudha.


" Mas, Tata makan duluan ya, lapar banget, di resto depan."


" Miss you," Renata mengetik di Wa dan mengirimkannya pada Yudha.


Yudha tersenyum membaca Wa dari Renata.


" Ya yaaang, makan duluan, sepertinya mas makan nasi kotakan, soalnya rapat masih alot, saling debat, " ujar Yudha.


Renata membawa buku baru yang dia beli, menuju resto di seberang kantor mereka.


Renata sibuk membaca bukunya. Bima , Taka , Samuel dan Rekan lainnya , sudah janjian ke kantin, Renata pengen menikmati suasana kebun, nuansa cafe di depan kantor mereka.


Renata merasa, obat yang diberikan mbak kedua sangat bagus , dan diagnosanya tepat, biasanya Renata lebih lemas, namun saat ini dia biasa saja, dan haidnya keluar normal.


Pantasmbak kedua tamatan dari Jerman, dia sangat pandai , bahkan bekerja di beberapa rumah sakit .


Renata sibuk membaca buju tentang IT( jangan liat judul visual yah, beda 😆😁topik).


Sesekali Renata menghirup lemon tea yang dia pesan.


Renata larut dalam buku bacaaannya.


Sedangkan di sisi bagian lain, .seseorang memperhatikan Renata dan beberapa kali mengambil foto Renata.

__ADS_1


Renata memakan sepiring nasi dengan ayam goreng, tanpa sayur , dan jus jeruk 2.


Renata mereasa ,bertugas menjadi seroang abdi negara, tidak semudah yang orang pikirkan.


Renata menikmati hembusan angin, dan menikmati bacaannya.




Perhatian Yudha , membuat Renata merindukan sosok nya. Biasanya mereka makan di ruangan Renata atau di ruangan Yudha. Yudha pasti menyabun tangan Renata, sesekali menyuapi Renata, lain lagi Yuhda mencuri - curi ciuman.


Yudha selalu mengisi botol air minum Renata dengan air hangat .


Hati Yudha , entah mengapa gelisah. Dan dia permisi dari rapat, kebetulan mereka break setelah manan siang.Yudha melihat Renata belum balik dari resto depan.


Dan feeling Yudha benar, Renata duduk sendiri, dengan buku di tangannya, mengetuk ngetuk jari di meja .


Yudha melihat tatapan Azka beda. Azka sosok pengusaha terkenal, dan pensiun karena meneruskan bisnis kedua orangtuanya.


Azka meninggalkan institusi, dan wanita itu di pindahkan ke kesatuan lain.


Yudha cukup terkejut, melihat Azka kembali diminta membantu kepolisian, karena memang Azka lulusan IT tebaik se Asia .


" Dia isteriku," ujar Yudha duduk di samping Azka.


Azka hanya diam. Azka cukup terkejut, namun dia menutupinya dengan bersikap tenang.


Azka menghirup kopi nya.


" Mau kopi?".

__ADS_1


" Makasih, gak Az, " ujar Yudha.


" Renata Aurelia Kusuma , tunangan dari William , orang medan, " ujar Azka.


" Dari mana kamu tahu ?" tanya Yudha.


" William teman dekatku. Kami pernah sekolah sama dari SMP dan SMA, di kuliah kami beda sama jurusan , namun aku kuliah di 2 fakultas berbeda ."


" Renata mengenalmu ?"


" Tidak, aku hanya sering melihat foto - fotonya, juga video Renata yang di rekam William ."


" William tertembak di LA, " ujar Yudha.


" Ya, bahkan aku datang ke acara penyerahan ke keluarga , ".


" Aku tidak melihatmu Az".


" Kamu sibuk memeluk Renata yang beberapa kali tidak sadarkan diri."


" Sampai kapan kamu bertugas Az?".


" Syarat aku , ada beberapa Yud. Menjadi atasan dari isterimu di bidang IT, dan aku kembali ke kepolisian , dan disetujui, karena pusat sangat kekuranga. keahlian ku akan dipakai negara."


Yudha terdiam, ada rasa gusar dalam dirinya dan terbukti kini.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Jangan lupa


Like

__ADS_1


Vote


koment


__ADS_2