
Aku dicurangi, baru pertama kali, sama pacar sendiri. Renata pun menanyai mami William, perihal William, semua hal, semua dokjmentz pusat rehabilitasinya, dan dokument kesembuhannya , mami William fax pada Renata .
Renata sedikit lega ,William masih tahap pemakai pemula , tidak ketergantungan seseram yang dia bayangkan. Jojo malahan parah, sejak Reata menerima William, Jojo semain parah memakainya. Dari mami William , Renata tahu, Jojo dan William sudah mencintai Renata bertahun tahun lamanya .
Renata menemui William.
" Ucapan koko benar, Jojo mencintaiku . Bahkan ii Catrin mengatakannya ."
" Jojo gak mau kamu terbebani, Jojo juga gak mau liat kamu sedih, kamu sudah memilih antara kami, setidaknya pilihan hanya kami, bukan Jenderal yang datang kemudian," ujar William tersenyum.
" Kalian memata matai aku?".
" Yup, Jojo bahkan gila beneran gila, bolak balik Medan - Semarang, hanya buat liat kamu."
" Kalau kamu ko?".
" Selalu minta tugas , ke Semarang, Surabaya, Solo, pasti banyak punya cerita," ujar William .
" Setiap orang punya masa kelam honey, punya masa lalu, please....ngertiin".
" Kalau aku gak ngertiin koko, udah habis kisah kita ko".
" Jangan honeyyyy".
" Apa hanya ini , rahasia koko".
William mengangguk .
Renata menatap William.
" Ijinkan tugas ya Ko, jangan komplain, dari pada jadi penjahat atau mantan penjahat".
William mengangkat tubuh Renata , seperti mengangkat sekarung beras.
" Mereka saling menatap.
" Jangan cemas, aku jaga diri buat kamu yaaang".
" Tugas dimana ?".
" Singapura".
" Jauhhhh".
Renata mengangguk.
" Doain ya yaaang".
" Ya.....".
__ADS_1
" Gak iklas doainnya ".
" Iklas, ujar William membalikkan Renata, membuat Renata berhadapan dengannya, Renata memeluk erat William.
" Jangan nakal lagi, hidup harus bermakna , jangan sia - sia kan, kasihan mami dan papi koko".
William menganguk .
" Kapan berangkatnya yaaang?".
" Besok ko, penerbangan pagi".
" Koko antar".
" Renata mengangguk ".
" Ke apartemen koko yukkkk".
" Nginap bareng, bawa barang".
" Nanti koko minta bonus?".
" Little, no big, "ujar William tersenyum .
" Gendong belakang ko, ujar Renata dengan manja."
" Hmmm , ".
"Naik yaaang".
" Huppppp," ujar Renata langsung menyandarkan tubuhnya ke tubuh William.
" Alasan koko bisa sembuh, kamu Ta, begitu sulitnya meraih cinta kamu, dari Koko, Jojo, Jenderal , lain lagi para penggemarmu".
" Makan yuk yaaang".
" Traktir yahhh, " ujar William.
" Baiklah yaaang, baru gajian, dapat bonus juga, lumayan, yukkk".
" Soda, ayam? atau Korea food?".
" Soda dan Ayam".
" Nanti haid sakit lagi, dokter udah larang, minum soda yaaang".
" Udah lama ko, gak minum, please."
" Nakal".
__ADS_1
Renata menyubit pipi William.
Mereka makan di sebuah restoran . Seperti biasa, William selalu manja, dan Renata selalu menyuapinya. Walau William bekerja di kantor papinya, dia lumayan bisa menikmati harinya, karena beberapa asisten handal, sudah biasa menolongnya.
" Minum soda , seperti minum wine honeyyy".
" Bener banget mas...".
" Apa masih sakit yaaang, kalau haid?".
" Gak separah dulu, hari pertama sampai ke 3 aja mas".
" Tetap rutin minum obat ya yaaang, jangan sampai kesakitan, koko takut."
" Ya ko..."
William mengusap rambut Renata.
" Makasih, sudah menjadi pacar aku ter unyu, jagain aku ko, pasti sulit, melawan hawa nafsu dunia, Renata tertawa."
" Tunggu aja tanggal tayangnya Ta, koko akan halalin," ujar William tertawa .
Renata Memeluk leher William ,mereka menyusuri taman kampus.
Renata mengemas keperluannya di koper, William turut membantu Renata mengepak pakaiannya, karena Renata sangat membenci packing benar- benar rapi, menurut Renata ribet.
William bahkan merapikan apartemen Renata .
Renata memeluk William.
" Makasih udah bantuin merapikan ".
" Cuma segitu makasihnya honey?".
Renata menghujani William dengan kecupan, dan kemudian Renata mencium William dengan lembut .
" Apa ada lagi yaaang?".
" Gak," ujar Renata.
William membawa koper Renata , mereka jalan berdampingan.
ππππππππππ
Jangan lupa
Like yang banyak,
Vote
__ADS_1
Koment