Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Mertua dan Ipar


__ADS_3

Pagi pun tiba, Renata tidak tahu, mereka berbicara semalam, namun entah kapan dia sudah tertidur pulas.


Ketika Renata membuka matanya, dia melihat Yudha baru selesai mandi, dan hanya memakai handuk di bagian pinggangnya. Otot badan Yudha begitu terbentuk, tidak gemuk, namun berotot, tetesan sisa air masih menghiasi rambutnya.


" Jangan menatap seperti itu yaaang, mas gak bisa kendalikan diri."


Renata pun gugup, bergegas berdiri dan mengambil pakaiannya .


Renata tersenyum, bergegas mandi .


Kepergian Yudha , membuat tubuh Renata sangat kurus.


Mereka turun ke restoran , disana keluarga besar Yudha dan Renata sudah sibuk sarapan.


" Duduk sini mantu nya mami, ujar mami Yudha ramah."


Renata pun mendekat, Renata sangat gugup.


Sedangkan Yudha mendekat ke keluarga Renata.


Terlihat Yudha mengambilkan buah buat mami Renata .


Renata bingung mau menanyakan apa sama mami Yudha.


Akhirnya Renata memberanikan diri.


" Mami mau makan apa ?".


" Mami sudah sarapan sayaang, kamu sarapan lah nak, disana banyak tersaji berbagai jenis sarapan, ujar mami Yudha dengan ramah ".


Renata mendekati Yudha.


" Mas mau sarapan apa ?".


" Yuk , sama aja kita ambil yaaaang".


Renata mengangguk .


Yudha langsung memeluk pinggang Renata.


Renata bengong melihat aksi sang suami .Sepipu Yudha meledekin Yudha.


" Ciyeee, akhirnya penguntit mendapatkan gadis pujaannya ".


" Dari mana mereka tahu, mas jadi penguntit?".


" Dari Sinta lah, dari siapa lagi, Sinta bekerja di perusahannya mas, dia sekertaris mas."


" Kenapa semua pada tahu ,mas kejar Tata".


" Yah mami lah, setiap di pertemuan keluarga , bakalan mas yang di bahas, sudah berusia 29 belum menikah, tante ,om jadi agen biro jodoh, kencan buta , semua nya mas tolak."


" Akhirmya mereka tahu, mas mencintai kamu, trus mereka semangati. Dan lihat saja yaaang, pesta kita dalam hitungan 1minggu bisa lancar, indah, semua mereka urus."


" Kalian sangat kompak ya ams".


" Hmmm , sama dengan keluarga kamu, kalian juga kompak".


Renata melihat empek empek, mengambil empek empek, mengambil roti jala plus kari .


" Yaang , gak sarapan nasi goreng? atau mie goreng?".

__ADS_1


Renata menggeleng.


" Sini mas Tata sendokin, mas mau apa?".


" Nasi goreng aja yaaang".


" Sini makanan kamu, mas buat di meja dulu,"ujar Yudha.


" Ciyeeee, bucin amat si Jenderal, ehemmm ehemmm, " ujar Tira sepupu Yudha.


" Bucin akut eyyyy," ujar Tante Yudha.


" Pantasan, sukanya sama wajah oriental, ujar sang Tante."


" Stttttt, grogi " ,ujar Yudha tertawa.


" Gercep banget, gak perlu waktu lama , pepet terus ," ujar om nya Yudha.



Wajah Renata memerah, mendengar ledekan keluarga Yudha .


Renata duduk, dan Yudha sudah mengambil jus jeruk dan air putih buat mereka


Yudha tersenyum menempelkan tangannya di wajah Renata.


" Wajah kamu menggemas kan yaaang, kalau merah gini, mirip Cherry."


Renata menunduk .


" Suka makanan pedas yaaang?".


" Hmmmmm, kalau mas?".


" Ku suka makanan Medan, kalau ke medan , semua mau makan, maklum dulu papi lama tugas di Medan."


Selesai sarapan, Renata ke bagian es cream. kemudian menuju ke meja mami nya .


" Mi, Tata pasti merindukan mami, "ujar Renata.


" Pagi udah makan es cream nak, "ujar sang mami.


" Lagi pengen mi, mami mau, enak loh mi".


" Gak nak, selesai makan banyak minum, biar gak batuk, " ujar sang mami.


Renata melihat Yudha , Bima , Sinta dan sepupu lainnya sedang bersenda gurau .


Renata membeku saat seorang pria mendekati nya .


" Renata Aurelia Kusuma, ucap seorang pria blasteran. Dengan stelan jas mahal, dan bukan orang sembarangan."


" Jimie Hogan, " Renata menutup mulutnya dengan tangannya.


" A...aku gak percaya ,kita bisa ketemu ".


" Ta...., Sorry, I can't be present at William's last moment( Maaf, saya tidak bisa hadir di saat-saat terakhir William.)


" It's all over Jim".(Semua sudah berlalu Jim).


" You must really miss it,( kamu pasti sangat kehilangannya ).

__ADS_1


" Very Lost Jim,....( sangat kehilangan Jim).


" Why are you here?( kenapa kamu bisa disini?)


" I live in Bali, my business there and in several cities( Aku menetap di Bali , usahaku disana dan di beberapa kota ).


" Can i have your phone number?( boleh aku minta nomor telepkn kamu).


" Yes, of course you can( Ya, tentu saja boleh).


Renata memberikan nomor handphone nya .


" I'm glad to see you Ta( aku senang melihatmu Ta).


Renata mengangguk .


Yudha mendekati Renata .


" Introducing Jim, this is my husband (Kenalkan Jim, ini suamiku).


" Are you married Ta? ( kamu sudah menikah ta?".)


" Yes...( ya).


" How fast did you forget William?( Secepat itukah kamu melupakan William?".


" William is always in my heart Jim (William selalu ada di hatiku Jim).


Terlihat sorot mata kecewa, dari wajah Jimie.


Yudha dan Jimie bersalaman degan tatapan tajam.Yudha tahu, dari cara Jimie melihat Renata , Sangat terlihat jelas Jimie menyukai dan teramat menyukai Renata.


Jimie pun pamit .


" Ehemmm, ada aja yang ngincar kamu Ta, ujar sepupu Renata ,Lisbet."


" Hati - hati om, mbak Renata dari dulu di Semarang , ngantri yang dekatin, polwan ter top sepanjang abad, " ujar Amran, sepupu Renata .


" Saingan mu selalu ada nak, wajar, iner beauty isterimu gedek, lain dia cantik, pintar dan terkenal ," ujar papi Yudha.


" Bagusan di bawa ke pedalaman pi, sambil jalankan tugas," ujar Yudha.


Semuanya tertawa.


Mereka pun beragkat ke bandara, peluk dan cium mami Renata dan papinya mengiringi langkah Renata, serta keluarga besar Renata.


Sepupu Renata bergantian memeluk Renata.


Bima menyalam Renata. Tidak ada apapun yang keluar dari mulut Bima dan Renata


Mami dan papi Yudha saling berpelukan dengan orang tua Yudha.


Mata Renata berkaca - kaca , melambaikan tangannya pada Keluarganya..


❤❤❤❤❤❤❤❤


Jangan lupa


Like


vote

__ADS_1


koment


Makasih....


__ADS_2