
Ke esokan paginya, mereka ber 5 bertilak ke bandara, melakukan perjalanan. Renata selalu menyembunyikan lukanya.
Sesampai di Medan, Renata menelepon Jessie , Jessie ada rapat penting, dan sebuah kunci mobil di berikan seorang karyawan Jessie.
Renata membuka aplikasi map, dan langsung menuju tempat perabuan William.
Teman Renata memberikan waktu buat Renata secara pribadi .
" Hai ko..., apa kabar? maaf Tata baru datang, ujar Renata mengusap air matanya. Terlalu banyak perbedaan, Renata terisak sedih."
" Aku terlalu egois selama ini sama koko, begitu aku kehilangan, aku baru tahu, tidak banyak yang mengerti diriku, selain koko".
" Maaf".
" Dulu kita mengimpikan menikah, punya anak, namun kenyataan tidak pernah seindah impian kita.Apapun ke depan, aku iklas ko, tidak akan memaksa, juga menerima apapun yang akan menimpa ku."
Renata kembali terisak . Pengen sih ke rumah koko, namun dia bakalan salah paham lagi, jadi aku gaknkan singgah ke rumah koko, maaf ,ada hatj yang harus aku jaga".
Kedua mata Renata bengkak, temannya hanya diam menatap nya.
Kita nginap apartemen William aja ya, kjncinya selalu ku bawa, "ujar Renata.
Mereka pun menginap di sebuah apartemen mewah. Disana Renata berenang dengan ke empat sahabatnya. Kembali berenang di sebuah pantai .
Renata terlihat lebih ceria.
Namun ketika malam tiba, Renata mengigil dan wajah Renata sangat pucat, ke empat temannya terkejut, dan membawa lari Renata ke sebuah rumah sakit, dan bertapa terkejutnya Dara melihat tangan Renata , tanpa dia sengaja begitu banyak mengeluarkan darah.
" Pasien sedang mengandung, "ujar Dara pada seorang dokter UGD.
" Lengannya mengeluarkan darah, " ujar Siska.
Dokter langsung menggunting lengan baju Renata, dan terkejut melihat luka Renata mengalami infeksi.
Ke empat teman Renata sangat panik.
Dokter memberikan suntikan Tetanus pada Renata.
Wanita hamil memang dianjurkan untuk melakukan vaksin tetanus toxoid (**). Hal ini mengingat bahwa penyakit tetanus masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, yang dampaknya bisa menimbulkan risiko kematian bayi baru lahir. Penting untuk Bunda ketahui, vaksin TT aman diberikan kepada ibu hamil.
Luka Renata di bersihkan, di sterikan dan Renata di berikan obat yang aman, Renata di pindahkan ke sebuah ruangan, disana kandungan Renata di periksa.
" Bayinya sehat, hanya teman kalian sedang banyak beban pikiran, sedang mengalami stres , apapun masalahnya, kalian harus menyemangatinya. "
Mereka ber empat pun bingung, mau ngabari siapa.
" Tata ada nelepon temannyaz coba periksa di handphone ".
Mereka pun menghubungi nomor tersebut.
📞Hallo
📞 Ya hallo
__ADS_1
📞 Saya temannya Renata , Dara, bisa minta nomor telepon maminya Tata di Semarang?
📞Ada apa dengan Renata ?
📞 Ranta tiba - tiba pingsan, dan saat ini berada di rumah sakit Siloam.medan.
📞A...apaaaa???? kenapa bisa pingsan?
📞 Lengan Renata terluka, gak dia obati serius, tadi di suntik Tetanus .Minta telepon maminya Tata
📞 Saya akan mengurus nya,berikan perawatan terbaik, " ujar Bima.
" Siapa pingsan ,jawab, " ujar Yudha.
" Renata," ujar Bima.
" Rumah sakit mana?".
" Medan".
Yudha mengepal kan tinjunya
Yudha menelepon asistennya, dan bertolak ke bandara. Penerbangan terakhir pukul 10, masih keburu, dalam hati Yudha.
Malam itu , Renata belum sadarkan diri, keringat Rensta mengalir deras, Renata mengigau ingin menyerah dan pergi, ke empat teman nya bingung.
Isakan mereka terhenti ketika melihat sesosok pria memssuki ruanagan.
Dokter dan perawat sedang menangani Renata.
" Apapun persoalan mu, bangunlah, jangan menyerah" , ujar sang dokter menepuk tangan Renata.
" Pasien masih drop, kita tidak bisa berbuat banyak, hubungi keluarganya," ujar sang dokter.
" Saya suaminya dok, " ujar Yudha syok melihat wajah sang isteri sangat pucat.
Ke empat teman Renata terdiam.
" Lukanya infeksi, terkena tembakan, lumayan dalam, walau peluru tidak menancap," ujar Desy.
" Kami ada mandi kolam dan mandi air laut, " ujar Meta.
Yudha hanya diam ,menahan gejolak perasaannya.
" Bisa tinggalkan kami ?".
" Baiklah, " ujar ke empat teman Renata.
Pengen marah, rasanya terlalu lelah, beberapa hari sibuk melapor kasus yang baru ditangani, lain lagi kasus di kediaman orangtuanya, di tambah sang isteri pergi tiba - tiba, rasanya pengen marah, namun ketika melihatnya terbaring, amarah itu menguap entah kemana.
Wanita, sulit dimengerti, sebuah lagu dikirimkan Bima pada Yudha ketika beranjak ke Medan.
" Karena Wanita by Ada Band"
__ADS_1
Lekuk indah hadirkan pesona
Kemuliaan bagi yang memandang
Setiamu simbol keanggunan
Khas perawan yang kau miliki
Akulah pengagum ragamu
Tak ingin 'ku menyakitimu
Lindungi dari sengat dunia
Yang mengancam
Nodai sucinya lahirmu
Karena wanita ingin dimengerti
Lewat tutur lembut dan laku agung
Karena wanita ingin dimengerti
Manjakan dia dengan kasih sayang
Ingin kuajak engkau menari
Bermandi hangat cahaya bulan
Sebagai tanda kebahagiaan
Bagi semesta cinta kita
Karena wanita ingin dimengerti
Lewat tutur lembut dan laku agung
Karena wanita ingin dimengerti
Manjakan dia dengan kasih sayang
Bintang terang itulah dirimu
Janganlah redup dan mati
Aku di belakangmu
Memeluk dan menjagamu
Karena wanita ingin dimengerti
Lewat tutur lembut dan laku agung
Karena wanita ingin dimengerti
__ADS_1
Manjakan dia dengan kasih sayang