Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Puasa Panjang


__ADS_3

Setelah membereskan berkas, bersaksi di sidang, Renata pun membereskan meja tempat dia menyamar menjadi sekretaris.


Sebuah sosok berdiri di depannya.


" Bisakah kamu menjadi sekretarisku saja? jangan pergi Ta, aku.....aku nyaman kamu menjadi sekretaris mu," ujar Mark, anak presdir.


" Maaf pak, tugas saya sudah selesai, dan semua penyelidikan sudah rampung, saya akan menjadi saksi di persidangan, " ujar Renata.


" Ta, bisakah kamu menerima saya. saya janji gak akan mengecewakan kamu".


" Saya sudah bersuami pak, dan saya sangat mencintai suami saya. Bapak baik, dan kompeten sebagai kepala CEO, bisnis kotor yang papa anda kerjakan, anda alihkan menjadi perusahaan software terbaru, dan kepintaran anda membuat satu perusahaan induk ini, tidak di PHK.saya hanya kagum dan salut sama keahlian bapak".


" Saya gak peduli Ta, jarang perempuan yang gak ribet, jarang perempuan seperti kamu, baik, sederhana, apa adanya, dan hati saya sudah kamu miliki, please pikirkan aku Ta. Aku sungguh sungguh".


" Bapak akan mendapatkan wanita yang lebih dari saya. Saya sudah bahagia pak. "


Renata mengangkat sebuah kotak ,namun Mark mengambil alihnya.


" Biarkan saya aja yang bawa pak, "ujar Renata


" Biar saya saja".


Renata menekan tombol lift, kemudian memasuki lift dengan Mark dan beberapa pekerja lainnya .


Renata memandangi setiap tingkatan perusahaan ini, terlihat aktifitas kerja disana. Begitu banyak teman disana , dimana Renata jarang menemukan teman, tetapi perpisahan dirinya membuatnya galau, karena dia sekarang mempunyai teman Desy, Dara,Siska, dan Meta.Merekalah teman makannya di kantor, teman bercanda.Hingga penyamaran nya terungkap, dan sahabat di kantornya memandangi Renata dari atas sampai ke bawah , seakan gak percaya.


" Ta...,yang benar kamu polwan? tanya mereka.".


" Ya benar dong, masa aku bohong?", ujar Renata.


" Kalau gak percaya, aku tungguin, makan siang nanti, ku bawa ke kantor ku, mau kan? tanya Renata.


" Tapi hati- hati, disana banyak polisi, kalian bisa jadi bahan suitan, "ujar Renata tertawa.


" Ta, kami kan mau cuci mata juga," ujar Desy.


" Cuci mata ya pakai air," ujar Renata tertawa.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, jam makan pun tiba, Renata dengan mobil Fortuner milik keluarga Yudha, membawa ke 4 temannya.


Mereka pun menuju kantor tempat dimana Renata bekerja.




" Ta, kamu sesekali ,kami liat dong dengan pakaian dinas, pengen, wanita macho gitu wawww, " ujar Rara.


" Ya, kapan- kapan ku ajak lagi kalian kesini, ku terlalu sepi disini dominan cowok semua, " ujar Renata.


Renata menggandeng temannya, pakaian Renata sering memakai pakaian biasa, dan sering memakai topi.


" Wuihhhh bossss, sama pasukan wanita nya, liat, akhirnya bos kita bisa bergaul dengan wanita juga," ujar Taka.


" Tetapi keliatan banget, bos kita glowing dari mereka, mereka cantik sihh, namun lihatlah, bos kita paling cakep, piawai, jadi apa aja bisa, keliatan bos kita sekertaris yang hanfal, semua di hajar, " ujar Bima.


" Sini kalian, kenalan dong sama teman saya, "ujar Renata.


" Ini Bima, dia udah punya cewek cakep dan baik, sepupu suami saya, "ujar Renata.


" Sudah...,gak keliatan yaahhh?".


" Cin cin?".


" Lagi diperbaiki," ujar Renata berkilah.


" Ta, suamimu seperti apa, kenalin dong..., " ujar Siska.


" Dia lagi gak ngantor, nanti next ya, kita ngumpul, aku kenalin, " ujar Renata.


" Yaaaah, bos muda kita patah hati dong Ta, " ujar Meta.


" Bos sangat menyukaimu, kamu tahu gak Ta, setelah kematian orangtuanya, dan sebelum itu, bos gak pernah tertarik dengan wanita, namun sama kamu keliatan banget dehhh, sukanya Ta".


" Ngaco dehhh," ujar Renata.

__ADS_1


" Beneran Ta..., serius Rara."


Bima dan rekan lainnya yang nguping nepuk jidat , sambil berbisik dengan Taka, Bian, dan Samuel.


" Ampun....gawat deh, si bule keren lohhh, lebih tua dari Jenderal, brewokan, postur waw," ujar Bima.


" Ini nih fotonya ," ujar Bima



" Bule dan suka sama wanita oriental, wawww, " ujar Taka .


" Tapi kayaknya bos kita suka deh , sama yang wajah oriental, walau Jenderal gak orang Chines sepertj mantan terindah si bo, namun wajah Jenderal Yudha kan oriental banget," ujar Bima.


" Benar..., " ujar Taka, Bian dan Samuel ,bariton bersamaan .


Renata membawa ke 4 teman nya ke kantin.


" Kamu lagi gak sibuk Ta?".


" Gak, santai aja deh "ujar Renata.


" Semua pekerjaan ku sudah beres , jadi gak masalah".


Renata sangat bahagia, bisa punya teman, di kantin para polisi berkenalan dengan teman- teman Renata.


yang sabar ya, saya udah up, namun masih di riview dari semalam, sama dengan kejadian kemarin, saya usah up juga.



🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2