
Renata merasa hanya salah makan saja ,mungkin kepikiran tentang pemindahan tugas nya.
Bagaimana pun, pemindahan nya tidak seperti dia masih sendiri, sekarang dia sudah berkeluarga, menjadi dilema, bagi dirinya, suaminya dan bagaimana keluarga suaminya menanggapi? Karena semua stay di Solo, dulunya suami mbak pertama dan mbak kedua juga di luar Solo bekerja, namun akhirnya , kedua orangtua Yudha , meminta mereka kembali ke Solo .
" Apa sudah enakan yaang, kita ke rumah sakit aja yaaa, "ujar Yudha.
" Gak usah mas, mungkin mualnya karena Tata kepikiran tentang pemindahan, Tata kan memang ada maag, jadi kalau ada pikiran ,sering asam lambung naik, "ujar Renata menatap Yudha.
Yudha langsung memeluk Renata.
" Masih mau makan yaaang?".
Renata mengangguk.
Mereka pun kembali makan, walau Renata bisa makan sedikit, dan tidak mengambil ikan lagi .
Di tengah perjalanan mereka ke kantor. Yudha menatap Renata berulang - ulang.
Kemana Tata akan dipindahkan? bagaimana Yudha bisa jauh dari Renata?
Tidak bisa, beratnya yah keadaan seperti ini .
Ketika pembacaan tugas, Renata pindah ke Jakarta. Kantor pusat membutuhkannya, bersama tim Renata.
Yudha dan Renata saling beradu tatapan.
Tidak tahu bagaimana tanggapan kedua orangtua Renata maupun Yudha.
Cukup sulit mengatakannya , dan Renata menghubungi mami nya disana Yudha masih mencium pundak Renata.
π Hallo mi.....
π Hallo....
π Mi, Tata mau cerita, Tata akan di pindahkan kembali ke Jakarta.
__ADS_1
π Yudha gimana?
π Mas Yudha gak pindah, tetap di Solo.
π Mami gak setuju, kamu harus dekat dengan suamimu, atau lepaskan posisi mu, ingat Ta, kejadiannkeluarga kita, jangan terjadi sama kamu lagi nak.
π Mi, gak semua gitu juga kan?
π Kamu harus tahu Ta, hidup jauh ,terpisah ,tidak ada enaknya. Kamu tahu kan Ta, kebutuhan biologis suamimu ada, kamu di sampingnya bisa tersalur, sedangkan terpisah gitu, dimana dia salurkan?
π Entahlah mi...
π Kamu tahu Ta, dalam kesalahan kisah mami dan papi, mami juga banyak salah. Jangan kamu ulangi. Kalau kamu berkeras tidak pindah, tawarkan solusi Yudha yang di pindah denganmu.Kamu tahu, pria militer gimana soal pertarungan, jangan sampai ada wanita yang mencari celah.
π Bagaimana selama ini ,banyak Rekan hidup terpisah gitu mi,rumah tangganya baik - baik aja.
π Baik dati luar kita lihat nak, berbulan bulan , tidak ketemu dna tersalur, bagaimana mungkin, kamu mau, pria mu jajan ?
π Gak....
π Mami gak setuju, kamu baiknya buka kantor aja, jadinpengacara, selesai.Atau teruskan toko buku mami, toko mami juga butuh bos, apalagi udah lumayan banyak cabang.Kamu kan suka baca, jadi yah , jadi bos nya aja.
π Mi, Tata menyukai profesi Tata....
π Jangan egoisnya over nak, isteri ikut apa kata suami.
πMi, Tata sampai posisi ini, gak mudah mi, butuh keringat dan air mata darah.
π Ta, kamu harus paham, keluarga di atas segalanya. Pikirkanlah nak, apa keputusan suamimu, turuti, dia pimpinanmu, bukan kamu yang memimpin.
π Sudah ya mi, tambah lening, cerita ke mami, juga , hanya buat Tata tertekan, ujar Renata mengusap air matanya.
Yudha tidak bisa mengatakan apapun, hatinya sangat berat, berpisah dengan Renata, Yudha bukan tidak mempercayai Renata, namun Yudha sangat menyayangi Renata, duku mau bertugas dimana pun tidak menjadi masalah, dan ketika saat ini, di hadapi dengan persoalan seperti ini, Yudha semakin berpikir extra, karirnya 10 atau 20 tahun lagi siapa yang tahu, dan sangat sulit rasanya , Renata melepaskan profesinya, sesulit dilema dia memenuhi permintaan papi nya.
Inilah hidup, selalu ada kerikil tajam, selalu ada problema dan persoalan.
__ADS_1
Untuk menaikkan tingkat hidup manusia, atau menurunkan tingkat hidup nya .
Entahlaaaahhhh, waktu menjawab semua tanya.
Dan ketika Yudha membuka pembicaan ketika Yudha ke rumah induk .
Disana berkumpul semua.
" Kenapa kalian berdua kusut banget nak?apa pada brrantem semua?".
" Gak mi," ujar Yudha.
" Yang benar nak, waja kalian sedih,bingung, ada masalah apa?".
" Masalah pekerjaan mi, "ujar Renata menatap keluaga suaminya.
" Mi,Pi, Tata akan di pindah tugaskan ke Jakarta," ujar Yudha.
" Jarak Jakarta dan Solo lumayan jauh Ta, hampir 6 jam lebih, kalian gimana tinggal terpisah gitu, mami gak setuju, bagaimana pun kalian sama sama muda, laki laki banyak godaan, wanita juga, " ujar Mami Yudha sangat terkejut dengan berita ini.
" Kalian keluar saja dari kesatuan, " ujar Papi Yudha.
" Pimpin perusahaan papi, kamu jadi sekretarisnya."
Yudha dan Renata saling menatap .
Renata benar benar merasa tersudut .
ππππππππ
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment