
Ketika hari mulai terang, matahari pun sudah muncul di permukaan, Renata dan William menuju sebuah cafe, Renata memesan roti bakar dan secangkir kopi hitam. Sedangkan William memesan sandwich dan segelas kopi susu.
William menyuapi Renata.
" Rotinya gurih ya yaaang".
" Hmmmm, selalu jadi favorite Tata kan ko".
" Hmmm, kita akan merindukan masa - mas indah ini honeyyy,".
William mengusap wajah Renata.
" Yaaang, tidur di apartemen kamu aja ya koko".
" Bisa janji jangan macam - macam ?".
" Tentu....".
" Baiklahhhh, pamit sama mami dan papi koko".
" Hmmmm".
" Pukul berapa pertandingan baseball nya ko ?".
" Pukul 4 sore, tetapi koko ke apartemen kamu, makan siang nantinya honeyyy, kita jalan ke mall, trus nonton, pulang nonton, antri nonton base ball, mau kan honeyyy?".
" Tumben mau nge mall ko, mau nonton, biasa lebih extra , nonton di apartemen."
" Lagi pengen aja, " ujar William .
William mengusap dan mengerat kan dekapan Renata pada pinggangnya .
Renata sampai ke apartemennya, Memberikan satu ciuman di Dahi William dan melambaikan tangannya .
Renata memutar lagu ku Tak berhenti Percaya
Tak sekalipun melupakanku
Kau menuntun langkahku
Ku tak pernah sendiri
Kau tak tinggalkanku
Tak sekalipun melupakanku
Kau menuntun langkahku
Ku tak pernah sendiri
Kau tak tinggalkanku
Ku tak akan pernah menyerah
Sampai kulihat Kau bekerja
Ku percaya mukjizat kan nyata
Ku takkan berhenti percaya
Ku tak akan pernah menyerah
Sampai kulihat Kau bekerja
Ku percaya mukjizat kan nyata
Ku takkan berhenti percaya
Ku tak akan pernah menyerah
Sampai ku lihat Kau bekerja
Ku percaya mukjizat kan nyata
__ADS_1
Ku takkan berhenti percaya
Ku takkan berhenti percaya
Ku takkan berhenti percaya
Renata menyanyikan lagu itu, mengikuti sang penyanyi, Renata merekam aksinya dan men share di akun IGTV nya.
Dengan caption, " Apapun itu Tuhan, Aku menjalaninya."
Sebuah kata penyerahan , entah kenapa siang itu hanya sepenggal itulah yang dia pikirkan.
Kemudian Renata juga menyanyikan " Dia tahu yang terbaik."
Renata sudah selesai mandi, melihat handphone nya, disana begitu banyak sapaan netizen dari Solo, Semarang, dan berbagai pelosok . Juga koemntar temannya di kuliah di LA.
Ketika Renata disuruh nyanyi satu lagu, Renata menyanyikan lagu rohani, Tiada yang mustahil .
Renata memandang 2 buket mawar, 2 pria yang mengisi hatinya .
Pria yang mempunyai karakter berbeda.
Renata mendspat Video call dari Bima.
π Hallo IPDA....
π Hallo juga....
π Apa kabar dunia?
π Aman terkendali....
π Lagi ngapain Bim?
π Ngelatih pasukan, nunggu kepulangan jenderal 3 hari lagi.
π Ciyeeee, udah mulai jadi senior dehhhh.
π Gimana Rasanya Bim?
π Banyak cowok, polwan dikut, kenapa sih, wanita pada gak minat militer.Wanita kan gak hanya di dapur.
π Ngulek cabe, masak, nyuapi anak?
π Benarrr Ta .
π Ku malahan gak bisa masak, gimana mau nyuapin anak .
π Gimana mau belajar masak, jadi isteri aja belum, gimana mau pjnya anak, nyetak aja belum, ujar Bima ngakak.
π Benar juga, sabar Bro , nih liat, ku udah di lamar so koko.
π Ciyeeee, serius nihhhh?
π Serius donggg, nih bukan kaleng kaleng Om....
π Jangan panggil om dehhh, tua banget aku di panggil Om, gjni masih cen cen," ujar Bima.
π Cantik Gak ?
π Bolelah, romantis gak si koko?
πRomantis dongggg.
π Pakai high heels nya gak kesandung ?
π Dikitttt, hehehe.
π Masuk kelas miss Universe deh, biar keluar iner beauty nya Ta.
π Adanya , kamu duluan nonton ketika aku pakai pakaian renang,ujar Renata ngakak.
π Pemandangan langka Ta, maklum.
__ADS_1
π Kapan balik Semarang Ta, sepi gak ada idola, malahan netizen + 82 nanyain polwan cakep mereka kemana.
π Trus kamu jawab apa?
π Lagi study , di LA.
π Mereka sampai mengaga mulutnya, ada yang bengong, mereka semakin gila beneran, bukan tergila - gila lagi Ta.
π Hahahahaha, kamu ada aja dehhhh.
π Kenapa telepon, udah rindu yahhh sama Jenderal ? Jenderal di LA, liat kamu sidang dna wisuda.
π Tau dari mana ?
π Yahhh Bima, apa sih yang gak tahu
π Jenayang ya ?
π My be ....," ujar Bima.
π Kamu gak jodoh deh Ta, kayaknya sama si koko, entahlah, sejak kamu pacaran, udah mau 2tahunan, rasanya cocokan sma Jenderal dehhhh.
π Di bayar berapa sama si Jenderal, jadi mak comblang?
π Gak pakai bayar Ta, ku hanya merasa aja. Kamu masih ada rasa kan sam Jenderal? waktu di suruh jenderal lompat, kamu dan Jenderal beberapa menit saling pandang.
π Ngacoooo
π Kamu bisa bohongi siapapun, aku teman kamu Ta, bahkan lihat lirikan kamu aja aku tau, ada CLBk , alias cinta lama belum kelar, ngaku dehhhh
π Gini nihhh, kepo. Udahlah Bim, jangan nge gosip, nanti ada yang gedek rasa.
π Kamu yakin, milih si koko ?
π Yakinlahhhh.
πGak takut dia balik drugs dan mabok?
π Kalau dia balik , ke dunia kelam, aku tangkap dia, aku kan polwan, ku penjarain, beres kan.Polisi itu, yah jodohnya penjahat, " ujar Renata ngakak.
π Benar juga, gini nih, ngelawan S2 hukum Master law LLM , hahaha....,kurang kali ilmu awak niiii
π Ngejek banget deh, mentang- mentang anak Medan nih Bro....
π Ehhh Ta, si Jenderal nonton sepak bola lohhh, udah beli tiket dia. Katanya mumpung di LA ,mau nonton di stadion gitu.
π Ku juga nonton bareng si koko. Club A vs club B πKetemuan deh kalian....
πManusia bejibun, gak bakalan deh...
π Jodoh gak akan lari kemana
π Kumat lagi nih Kek lampir.
π Jangan segitunya, ku ini peramal kondang loh Ta,...
π Ngacooo, jenayang penipu...
π Hahahaha, Bima tertawa.
π Bye Bim, tambah gila nelepon kamu deh...
πBye.....
π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦π¦
Jangan lupa
Like
vote
Koment
__ADS_1