
Renata harus bekerja dengan sistim transfer data by email dengan anggotanya, sungguh pekerjaan membuat Renata bosan.
Rumah ini, begitu megah, begitu banyak CCTV, rasanya benar benar penjara Versailles, Renata tidak pernah tahu, seperti apa perusahaan mertuanya.
Renata hanya tahu, Yudha sesekali kesana. Renata gak begitu memperdulikan, toh itu semua harta sang mertua, ngapain ngurusin dan tamakin, Renata bukan tipe seperti itu.
Renata melihat ke 6 cucu sang mertua baru pulang sekolah, di jemput 4 mobil pengamanan.
Renata sampai bengong, dan keselek melihat semua itu, bagaimana dengan kedua anaknya kelak, mata Renata melirik semua kejadian itu, siang itu, Yudha tidak pulang ke kediaman baru, Yudha mengatakan ada rapat penting di kepolisian.
Renata memandang ke 6 cucu sang mertua, reaksi mereka biasa saja, dari segi psikologis, berarti mereka sudah biasa di perlakukan seperti itu.
Exell mendekati Renata, meminta Renata menyuapinya, setelah Exell mengganti pakaian rumahnya.
Renata dengan sabar menyuapi Exell.
Selepas makan, Renata mengajak Exell melihat ikan, ide cemerlang, mengorek seperti apa keluarga ini, yah dari sumber informan yaitu Exell.
" Aunty boleh nanya Xell?".
" Boleh," ujar Exell.
" Apa sering, ke rumah ini?".
" Ini salah satu rumah opa aunty, " ujar Exell .
" Biasa di rumah mana aja Xell ?"
" Banyak aunty, " ujar Exell .
" Gak bosan Xell, di kurung gini?".
" Gak aunty, kan semua ada, ruang bermain, makanan, es cream, buah, televisi ,ipad," ujar Exell.
" Aunty bosan, " ujar Renata .
Renata sudah mengamankan pistolnya, takut Exell atau siapapun tidak sengaja memakai senjatanya, termasuk kelalaian.
Renata bermain dengan coco dan zizi, dan ke 2 anaknya, Renata menggerutu.
Renata tahu, Yudha sangat mencemaskan dirinya, keluarga Yudha juga demikian, butuh penyesuaian dengan keluarga Yudha.
__ADS_1
" Ternyata benar,seburuk apapun keadaanmu, jika engkau bertemu dengan laki - laki yang tepat,kamu akan diperlakukan seperti Ratu, dan mendapatkan kebahagiaan yang semestinya.Bagi wanita ,tidak ada harta yang paling berharga,selain memiliki suami setia, suami penyayang, suami pengertian, suami peduli, suami mencintai kekurangan dan kelebihan. "
Renata tahu, semua demi kebaikan nya.
Renata sangat bosan, sampai mengendarai mobil pemberian William.
Renata membawa Exell mengelilingi rumah, Exell sangat bahagia.Sedangkan mami dan papi Yudha tahu, Renata pasti bosan, menantu mereka aktif.
Telepon Dessy membuat Renata gembira.
πHallo....
π Hallo Desss, apa kabar?
π Baik Ta, lihat ni Ta, anak ku, cakep kan Ta.
π Cakepppp, calon mantu Des, kerennn.
π Ta, kalau Mark baruuu, oriental plus bule, anakmu bibit unggul Ta.
π Sekretaris baru, yang sexy, banyak tingkah, di pecat, baru 2 hari kerja.
π What????
π Gak becus, kerja semberautan.....
π Ta...., bekerja disini aja dehhhh.
π Bos keliatan , ngebet sama kamu Ta.
π Jangan ngarangggg.
πSerius.
π Udah ah, jangan bahas bos, udah balikan sama suami?
π Sudah...., mertua satuin, dan mertua memberi ultiatom dan nasehat pada suai mbak Ta.
__ADS_1
π Syukurlah, semoga bekajar dari kesalahan.Bertobat.
π Benar Ta. karena bagiku gak akan ada kesempatan kedua.
π Benar banget.
π Jenderal apa baik Ta?
π Hmmm, kadang protektif, posesif juga, keluarganya penyayang, penyesuaian kan butub waktu, kesetiaan, juga Des.
π Ketemuan yuuuk Ta....
π Gak bisa Des, ku lagi tugas.
π Sibukkkk.
πHmmmm( Renata menutupi )
π Ku kerja dulu ya Ta, bos kita kirim salam sama kamu.
π Ihhh, ada aja dehhhhh
πBeneran....
Renata hanya tertawa.
Renata semakin kesal, Yudha belum kembali, padahal sudah pukul 11, Bima mengatakan,Yudha dan Pandawa serta anggotanya ,gak tahu dalam misi apa.
Renata me Wa, menelepon pun gak di angkat.
Renata akhirnya berenang di kolam belakang, walau sudah pukul 9 malam.
" Hati panas, kepala panas, double, dalam hati Renata."
π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°
Jangan Lupa
Like
vote
__ADS_1
Koment