Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Penyerahan Jenazah


__ADS_3

" Tataplah hari baru, walau itu sulit, sepertinya dia ada bicara permintaannya pada kamu, dia katakan pada papi, agar kamu menerima Yudha. Buka lembaran baru, hiduplah dengan baik , agar dia senang melihat mu dari surga."


Renata hanya diam.


" Besok penyerahan nya ke keluarga, peganglah fotonya nak, buat yang terakhir kalinya. Tante akan mengkremasi William, udah keputusan keluarga."


" Jojo mi????, Renata baru teringat tentang Jojo".


" Dia sampai malam ini, di jemput Yudha nak".


Renata mengangguk .


Tidak lama kemudian Jojo sudah sampai dan membuka pintu perawatan mami William.


Renata kembali menangis memeluk Jojo.


" Maaf ko Jo, William ....".


Renata menangis tersedu sedu .

__ADS_1


" Kenapa bukan aku Ta?", dia udah baik, udah berubah".


" Ingatlah ko Jo, ingat, berubahlah jadi baik, agar William senang melihatmu, Tata membaca Wa nya sebelum kejadian, dia me Wa koko, agar koko menjaga mami, papi , dan Willy , dia juga suruh koko lihat aku, koko dia suruh jangan dugs lagi, jangan sex bebas lagi, dia katakan kan ko, maut akan datang, tanpa bisa kita cegah. Selagi hidup , jadilah pemenang di akhir."


Jojo menangis melihat Renata, mami William, papi William dan Willy yang tertidur. Mereka begitu larut dalam duka.


" Koko mau lihat William? besok akan di serahkan militer negara ini , kepada kita ,pihak keluarga, ujar Renata mengigit bibirnya menahan setiap kata yang dia keluarkan".


" Peti nya udah di tutup, namun bagian wajah, ada kaca , jadi masih bisa kita lihat, begitu mau di kremasi, baru di tutup , " ujar mami William.


Renata, Jojo dan Yudha kembali ke ruang penyimpanan jenazah .


Jojo menangis ,meraung, kehilangan teman yang dekat dengannya .


" Kamu selalu merangkul aku, bahkan aku OD , kamu paling sibuk, kamu langsung melihat aku ke rumah sakit, kamu sampai bilang, kamu gak akan berikan Tata walau kalu sudah tiada buat aku karena aku OD dan kamu kecewa sama aku, benar Will, aku gak bisa, kamu lihatlah Tata, serapuh itu, kita mengenalnya kan Will, bertapa berantakan hati nya, bertapa berantakan hidupnya.Kamu lihat dia Will, dia mengirimi aku video kamu melamarnya, dia begitu bahagia, namun lihatlah Will, sorot matanya teduh, matanya sembab, kamu tega banget ninggalin Tata, " ujar Jojo sangat sedih.


Renata memandangi wajah William.


" Aku belum percaya kamu pergi ko, malam ini, besok, hanya dalam hitungan jam, kamu akan pergi selamanya , wajahmu tidak aku lihat lagi. Aku membencimu ko, kamu sanggup ninggalin aku sendiri, isak tangis Renata kembali menggema di kesunyian.

__ADS_1


Yudha menunduk, air matanya mengalir . Sangat sedih melihat kerapuhan Renata.


" Aku suka buket biru ko, namun karena kamu kasi aku buket pink, aku juga suka, asal itu dari kamu. Kamu beliin aku dres, sepatu, kita beli jaket dan syal yang sama , ternyata itu terakhir kita lakukan. Kita nonton, kamu gak suka mall, ngajak ke mall, kenapa semua kamu lakukan, hanya meninggalkan tangis buat ku mengenangmu .Honeyyyy, honeyyyy eellau kamu panggil aku honeeeeyyyy, aku rindu kamu peluk hari ini, aku rindu dekat dengan kau, aku rindu semua hal."


" Kalian harus tabah, jangan menangisi nya, memberatkan langkahnya, " ujar papi William .


" Kalian harus kuat, istirahatlah, Ta...baiknya kamu kembali ke apartemen, kamu sangat letih, keadaanmu sangat prihatin nak, kamu harus kuat, biar besok kamu bisa mengantarnya terakhir kali ."


" Mamimu sudsh suruh, perawat memberikan kamu vitamin, ke ruang perawatanlah nak."


Renata mengangguk, kembali menatap wajah William .


" I miss you ko....., " ujar Renata perlahan.


☔☔☔☔☔☔☔☔☔☔


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2