Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Karena Mu


__ADS_3

Renata dan Yudha duduk di lesehan warung nasi goreng, Rambut Renata tergerai, Yudha membantu Renata mengikat rambutnya.


" Mang, nasi gorengnya 2 yah, komplit ," ujar Renata.


" Baik pak Jen, udah lama gak keliatan, ".


" Iya pak, tugas luar kota, kilah Yudha."


Tidak berapa lama, Yudha menyuap nasi goreng ke Renata.


Renata makan dengan sangat lahap.


" Panas mas, udara buat Tata gerah".


" Pengen berendam yaaang".


" Yukkkk," ujar Yudha.


" Ihhhh, maunyaaaa, " ujar Renata.


" Mau yaaang, mau bangetttt, " ujar Yudha mengedipkan mata.


Selesai makan, mereka kembali ke rumah, Yudha membeli martabak mesir kesukaan mami nya, dan membeli roti buat mbak nya.


" Mbak pertama , kalau pulang, selalu bawain buahan mas, bawain makanan, untung aja badan Tata gak mekar seperti kue apem , kalau gak bisa seperti gajah bengkak . Mbak malahan bilang, Tata kurus banget, perut aja yang gedek."


" Benar yaaaang, mas kadang lihat kamu, jalan kesusahan, dokter suruh banyak makan, karena kamu kekurangan berat."


" Tata banyak makan loh mas, liat aja, baru makan, minta makan nasi goreng sepiring, nih mas beliin martabak mesir, Tata juga suka."


" Tata minum susu, makan buah, minum jus, larinya ke twins yaaang".


" Apa badan kamu enak yaaang?".


" Enak mas, hanya kalau pagi ,bangun mau pandangan gelap, udah minum penambah darah, udah minum jus bit campur apel, agak lumayan mas."


" Yaaang, ajukan cuti aja yaaa, kadang lembur kalau ada kasus, mas kasihan lihat kamu. Mana perut besar, keringatan, kepanasan , lain satu harian di depan laptop atau komputer, walau mas buat savety semua , agar tidak kena radiasi, tetapi harus ada jedah yaaang, istirahat."


" Ada istirahat loh mas, bagian IT paling enak mas, bekerja saat ada kasus saja, kalau ada sistim dan data base office rusak. Selebihnya bisa nyantai, jalan ke kantin, bisa baca dan main game, yang penting performa kerja bagus, pimpinan gak larang, asalkan tugas selesai."

__ADS_1


" Edo lumayan care dan performa nya jadi pemimpin lumayan," ujar Yudha.


" Benar mas, penilaian berdasarkan kemampuan, kinerja, kedisiplinan, promosi juga gitu, di perhatikan kesejahteraan anggota kepolisian."


" Muji banget yaaaaang, " ujar Yudha.


" Ihhhh mas, ada aja dehhhh, cemburu?".


Yudha mengangguk sambil membuat wajah memelas.


" Mas ada aja dehhhhh, mas gak percaya diri banget".


" My be....., sejak kita putus, kamu langsung sama William, awalnya iseng, jadi deman, mas takut, takut kehilangan dan kumat, kecantol pria lain".


" Mas..., jangan bilang gituuuu, William itu kenapa bisa menaklukkan Tata, karena dia lembut, baik, peduli, perhatian."


" Kalau mas?".


" Ngebully, kasar, ngeselin, iseng, pemaksa".


" Nasibb....nasib....beneran yaaang?".


" Kenapa kamu nerima mas? alasannya?".


" Kena jampi jampi kali mas, kena pelet".


" Hahhhhh...,mas gaknpercaya uang begituan yaaaang".


" Bukan kah ada pepatah yang bilang, cinta di tolak, dukun bertindak, iya kan mas, hehehehe".


" Gak lohhh yaaaang, mas tulus, apa adanya, pleaseeeee, jangan iseng lagi".


Renata memandang Yudha .


" Atau mas hipnotis Tata, makanya Tata mau aja dinikahi kilat".


" Yaaaaah yaaaaaang, fitnah lebih kejam dari pembunuhan".


Tata tertawa.

__ADS_1


" Jawaban valid nya mas, udah capek nyari pria, capek pacaran, jadi ada jenderal nganggur , yah sudah lah, dari pada gak lakuuuu, ujar Renata kembali tertawa,".


Ucapan Renata buat se isi rumah tertawa. Ternya keluarga Yudha lagi nungguin mereka di ruang keluarga.


" Apes banget kamu dek, ban serappp, ujar mbak kedua ngakak".


" Serius yaaaang Yudha sengaja menarik ujung sweater Tata".


Semua tertawa ngakak, sampai menahan perut karena merasa Yudha di kerjain sang isteri.


" Kamu gak bisa baca nak, awalnya cinta pelarian, kemudian demen, iya kan Ta," ujar sang mami.


" Yahhh nasib, masa mas cinta pelarian juga sihhh yaaaang".


Tata kembali menahan tawa.


" Awalnya ragu nerima mas, iseng, kasar. mengesalkan, namun mas bisa juga lembut, selalu ada dalam awan gelap hidup Tata, mas hadir ,mampu membuat Tata kembali berpijak.


Keluarga mas semua dekat, nyaman."


Yudha memeluk Renata.


" Bungsu mami, bucin banget sama sang isteri".


" Wajib mi, dari pada bucin smaa cewek falak alias pelakor, mending bucin sama isteri, dapat pahala," ujar mbak pertama.


" Rejeki lancar, ketika kita bekerja untuk keluarga. gak mencurangi isteri, yang ada usaha bangkrut, yang ada perpecahan, " ujar papi Yudha.


" Doa isteri, keberhasilan suami, "ujar suami mbak pertama.


" Mami dan papi berharap, kalian langgeng, berkeluarga baik- baik, besarkan anak, nyekolahin anak, mendidik anak baik, harta hanya tambahan nak, kebahagiaan setiapnorangtua, melihat cucu , anak dan menantu rukun, memiliki keluarga harmonis, ngumpul gini, saling dekat, terkurang atau terlebih, gak jadi masalah, " ujar sang mami.


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2