Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Arti Hadirmu


__ADS_3

Renata dan Yudha kembali ke hotel tempat mereka nginap .


Terlihat William masih disana menunggu Renata.


Renata mendekati William. William langsung memeluk Renata dengan erat.Sangat jelas terlihat William sangat menyayangi Renata.


William dengan segala kekesalannya mencengkeram kerah pakaian Yudha.


" Jangan licik cara kamu , cara yang tidak berkelas. Dan asal kamu tahu, aku sudah menunggu waktu yang lama ,untuk bisa menjadi pacar Renata."


" Aku gak akan behenti berjuang, karena dia memilihku , dan bukan kamu . "


Renata menatap Yudha.


Kamu,


Terlalu manis untuk dilupakan, namun terlalu pahit untuk dipertahankan.


Sampai saat ini , aku masih ga nyangka kita sudah tidak satu jalan lagi.


Terpampang kilas balik, kejadian sebelum mereka kembali.


Renata merasakan belaian tangan Yudha di rambutnya .


Karena terkejut , Renata keselek dan terbatuk batuk .


Yudha memberikan Renata minum .


" Ini bukan makan mas , ngajak perang, " ujar Renata.


Yudha langsung meraih tengkuk Renata , mengecup sekilas . Renata memberontak, namun Yudha tidak memperdulikan pukulan Renata di punggung Yudha.


Yudha mengangkat Renata dalam gendongannya , wajah Renata menghadap Yudha.


" Mas gak peduli Ta, jadi Shepia seperti lagu sela on 7, jadilah Ta, mas gak bisa jauh dari kamu, dunia mas jungkir balik , membuat mas tidak berpijak, mas bahkan sudah melamar kamu pada papi dan mamimu."


" Mas gila dehhh, yang benar aja," jerit Renata terkejut.

__ADS_1


" Ya benarlah, kalau gak percaya, telepon aja papi dan mami kamu Ta, mereka malahan yang nyuruh mas jangan menyerah, William hanya selingan kamu".


" Mas..., apaan sihhhh, aku itu pacaran dengan William, ".


" Apa kamu cinta sama dia ? enggak , jangan bohong dan munafik."


Ci ..cinta lah, masa enggak, " ujar Renata tergagap .


" Keliatan banget bo ong nya."


" Gak...," ujar Renata .


Yudha duduk di sofa , dia mendudukkan Renata di depannya.


Yudha membelai wajah Renata.


Jangan pernah kembali padanya Ta, jangan cium dia lagi, mas gak sanggup, mas bisa saat ini langsung menjadikan mu milik mas, jangan lakukan itu Ta."


Yudha mencium Renata, mereka terhanyut dalam suasana perasaan mereka.


" Putuskan dia yaaang ".


" Kamu membalas ciuman mas".


" Mas menggoda aku".


Yaaang, kamu gak bisa setia".


" Bisa....".


" Trus kenapa gak setia sama pacarmu William, mau membalas ciuman mas".


Renata hanya diam.


" Cium mas lagi yaaang ".


" Gak..,"ujar Renata menutup mulutnya.

__ADS_1


Yudha memegang kedua tangan Renata kembali ******* bibir Renata.


Mereka saling bertautan .


Yudha mengangkat tubuh Renata, membawanya ke westafel di depan kamar mandi. Yudha mencuci wajah Renata dan juga mencuci wajahnya.Yudha memberikan sikat gigi pada Renata ,dan menurunkan Renata.


Mereka saling tersenyum dan menyikat gigi .


" Ngaku , kamu gak bisa menolak pesona mas"


" Gak, mas , aku anak kemarin sore, yah enje enje aja , balas Renata."


" William kamu enje enjekan juga ?".


" Hehehehe...terbawa suasana, " ujar Renata .


Renata teringat, kisah insiden ciumannya, Malam itu, Renata mabuk, dan membayangkan wajah William adalah wajah Yudha, sampai panggil William Jen, Jen gitu. Jennie memberikan Video tersebut pada Renata. Renata sampai menepuk kepalanya pagi itu.


William tidak mempersoalkan hal tersebut, William tahu, Renata mencintai Yudha, baginya, Renata dekat sama dia aja , dia sudah bahagia.


" Kamu nakal Ta. tipe gak setia".


" Aku mabuk loh mas, " ujar Renata.


" Ka ....kamu mabuk...., jangan pernah kamu lakukan lagi".


Kamu tahu, bahaya kalau mabuk, kamu tahu gak, ada orang mabuk, melakukan hal di luar kendalinya temannya, trus insiden pria dengan wanita yang bukan isterinya, karena mabuk, banyak efek dari mabuk yang gak baik".


Renata hanya dia.saat Yudha menasehati nya, karena apa yang di ucapkan Yudha apa adanya.


πŸ‘§πŸ§”πŸ‘§πŸ§”πŸ‘§πŸ§”πŸ‘§πŸ§”πŸ‘§πŸ§”πŸ‘§πŸ§”


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


,


__ADS_2