
Malam itu, Renata kembali ke apartemennya, sedangkan William dan keluarganya , kembali ke hotel dimana beberapa hari di booking keluarganya. William menjual apartemennya, Renata juga merasa heran, apartemen itu, sudah lama dia miliki, alasan William, dia gak akan ke LA lagi .
Renata merasa sedikit aneh, karena biasanya William suka di LA , juga terkadang banyak bisnis di LA.
Akhir - akhir ini, William tampak beda, kenapa ? apa lagi ada masalah? apa ada yang mengganjal di pikirannya? Renata bertanya pada hatinya .
[ Koko ada masalah? kenapa jual apartemen? Renata me Wa William.]
[ Gak ada honeyyyy, jujur. Rasanya gak akan ke LA lagi .]
[ Apa itu aja alasan koko?]
[ Iya honeyyy, gak ada yang lain, trush me ].
[ Joging sama besok yuk yaaang, ujar Renata.]
[ Okey , koko jemput yaaaa].
[ Okay].
Ketika pagi datang, William menghujani Reanata dengan ciumannya .
Renata tersenyum , kemudian menuju kamar mandi, memakai leging dan pakaian olah raganya .
" Sexy amat. pakai jaket ya yaaang".
Renata mengangguk .
William membawa Renata dengan sepeda motor sportnya .
Mereka joging dan menghirup udara pagi .
__ADS_1
" Istirahat dulu ko, capek."
" Masih jauh honey, tempat duduk nya".
" Kalau gitu, yah gendong belakang ya ko".
" Manja nyaaaa", ujar William.
Renata memeluk leher William, mencium sisi pipi William.
" Kalau koko gak ada, kamu harus bahagia ya Ta," ujar William.
" Please deh ko, ngomongnya kenapa sih, ngelantur aja beberapa minggu ini, koko tega banget mau ninggalin aku ya ?" Renata terisak .
" Koko sangat menyayangimu honeeeey".
" Trus kalau kokk sayang, jangan ngomong yang enggak enggak deh, Tata gak suka."
" Kita sudah selesai wisuda, trus planning kamu apa sayang?" tanya William.
" Planning aku, lebih mencintai koko full 100%, gak blunder , gak mikirin pesona seseorang dan gak akan pernah luluh dengan perjuangannya. Ku akan tetwp berkarir di dunia militer ko, kalau udah nikah, pindah ke bagian office ."
" Kalau koko, planningnya apa?".
" Pengen balik Medan, jalankan perusahaan papi, menikahi kamu honeyyy, pengen memasuki gereja dengan kamu, pengen nya kamu pakai dress putih, kita saling mendoakan."
" Ku juga , menunggu koko dan keluarga ngelamar, jangan lama - lama ya kooo".
" Ngebet nikah nihhh yaaang?" tanya William.
" Hmmmmm, " ujar Renata tertawa.
__ADS_1
" Aku sangat menyayangimu ko, pingin menua bersama kamu, pengen punya anak, happy selalu.Ada gak yaaah , prja yang selama masa pacaran, menikah, punya anak, selalu sayang sama isterinya, nge bucin extra sama isterinya, ada gak yaahhhh, mereka bertengkar dikit, baikan lagi, gak tahan marahan nya lama.Ada gak yaaah, suami yang mau ngurusi anak, sejalan sama isteri. Trus ada gak yaaah, suami yang mau beres - bereskan rumah, bisa masak," ujar Renata.
" Terlalu sempurna yaaang, koko gak bisa masak, gak bisa bersih - bersih, biasanya pekerja di rumah, bagian cleaning di apartemen ".
" Kalau ada pria seperti yang kamu impikan, kamu akan bersamanya yaaang?".
" Jelas...., " ujar Renata tertawanmeukul pundak William dengan perlahan.
" Mas terganti la ya yaaang".
" Hmmmm, mas itu selalu ada di hati adek, " ujar Renata ngakak.
" Serius yaaang, ""tanya William.
" Ya ,iyalah, koko itu valon suami aku, tunangan aku."
Renata mendekatkan pipinya ke pipi William. Mereka pun duduk di sebuah kursi , menatap pemandangan laut .
" Semoga kita menjalani hidup dengan iklas, dengan kebahagiaan, mau dimanapun kita berada," ujar William.
Renata mengangguk .
ππππππππππ
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1