
Kehilanganmu memang berat,sangat berat
tapi pernah bersamamu itu lebih dari cukup.
Kenapa melepas mu tak pernah menyentuh kata usai?
Aku lebih memilih meninggalkan daripada di tinggalkan , ya setidaknya aku tidak merasakan rasa sedih, karena kehilangan kembali orang yang aku cintai.
Sadar diri adalah vaksin terbaik dari luka yang lebih kronis.
Yang sakit itu adalah ketika kamu berusaha bertahan namun bagaikan dihapuskan secara perlahan olehnya. Bukan kamu prioritasnya, bukan kamu andalannya, bukan kamu penghiburnya. Bahkan ketika kamu setia, itupun tak berharga dimatanya. Mungkin benar, bertahan bukan lagi menjadi satu pilihan. Hanya ingin bersamamu untuk waktu yg sangat lama , walau rasanya hanya sepihak.
Kau adalah nada yang selalu aku nyanyikan, sedang aku adalah bait yang tak pernah kau hafalkan.
Yang setia belum tentu mau menunggu
Yang mau menunggu sudah pasti setia.
Kita pasti pernah di tanya alasan menyukai dan pasti kita jawab gak tau.
Ya, paling karna nyaman, dan sering scroll chat lama, suka nunggu bales chat dia hingga ketiduran, suka baperan saat dia ada, suka cemburu saat ada yang lebih care dengan dia, Mungkin yang aku bisa lakukan cuma curhat gak jelas, sedih sendiri, menangis sendiri.Aku berpikir, selama bukan Tuhan yang hilang dari hatimu, aku akan baik baik saja.
Sedari dulu kau selalu ingin memenangkan semua egomu untuk segala hal, tetapi ego ku hanya satu dan itu ego yg sangat bodoh yaitu " Memiliki mu seutuhnya".
__ADS_1
Sebucin bucinnya aku , kalo aku gak dianggap, mending mundur, mending sendiri.
Hidup gak melulu soal cinta, masih ada cita - cita dan masih ada yang di perjuangkan.
Aku pernah menyebut nya si bahagia, dan pada akhir nya kini menjadi si pembuat luka.
Ia mengatakan bahwa saya egois dan kekanak-kanakan. Padahal kenyataannya terbalik, dialah manusia egois selalu ingin menang sendiri. Sampai pada akhirnya keegoisan lah yang membuat kita berpisah. Hei, saya tahu kamu pasti dewasa, saya tahu kamu tidak seegois itu. Namun kenapa? Kamu bisa terkalahkan. Katanya ingin tetap bersama, tapi nyatanya tidak. Saya tidak berharap kamu kembali, atau berbuat apapun lagi. karena saya percaya ini yang terbaik menurut takdir , cukup tahu, seperti apa kamu memasukkan aku di dalam duniamu.
Semakin dewasa, semakin insecure untuk dekat dengan seseorang. Ngerasa kurang pantas, ngerasa kurang baik dan ngerasa gak pantes untuk dimiliki.Apalagi saat gak di anggap, gak di kabari, ya penuhla pikiran minder mendera, aku ini bukan apa -apa. Begitukah pria, sesudah dia dapatkan, amka semudah itu penahlukannya dan tidak tertantang lagi buat meneruskan dan menjalaninya.
Jika satu wanita yang setia dan sangat mencintaimu tidak membuatmu bertahan, lantas wanita seperti apa yang membuatmu bertahan?
Sebuah Wa Renata dapati dari Mark .
Suatu hari nanti, akan ada seseorang yang terus memilihmu dalam kondisi apapun. Ia akan melihat segala kekuranganmu, ia akan mengetahui segala rahasia dan masa lalu burukmu, ia akan menemukan semua bagian retak dalam hatimu.
Dan untuk pertama kalinya, kamu akan terkejut, sebab ia memilih untuk tinggal. ia tidak pergi seperti semua orang selama ini. Ia akan tetap berada di sisimu, menerima segala remukmu. Ia akan akan menggenggam tanganmu lebih erat, memastikan kamu tahu bahwa bersamanya kamu akan menjadi kuat.
Ia akan membuatmu merasa diterima.
Ia akan membuatmu merasa layak untuk dicintai.
Saat itu tiba, kamu akan menangis sekali lagi, tetapi bukan karena sedih yang selama ini kamu rasa—melainkan karena bahagia.
__ADS_1
“Selamat datang kembali di rumah. Rebahlah.
Istirahatlah. Lepaskan segala topeng dan senjata. Di sini kau aman, di sini kau tak akan ditinggalkan. Selamat datang di rumah, kau kemana saja?”
Renata terdiam.Dari mana Mark tahu persoalan Renata dan Yudha?
" Sini tangan mu, " ujar Yudha menghampiri Renata.
Renata mengulukan tangannya.
" Tangan kamu dingin," Yudha berkilah, padahan lagi pengen banget tangan nya di cengkeram Renata.
Renata hanya diam.
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1