
Renata memasuki kamar, bersama Yudha.
Renata membuka mahkota dan penutup kepalanya, kemudian membuka kalung dan gelangnya , meletakkan nya di atas meja.
Ada perasaan gugup, kikuk yang tidak biasa, namun Renata berusaha menutupinya.
" Bersih - bersihlah yaaang, "ujar Yudha.
" Itu koper kita, mami persiapkan.," ujar Yudha.
Renata membuka koper, dan sedikit lega, disana ada oiyama celana pendek , berwarna abu, dengan baju atasan tanpa lengan , dan berpotongan sedikit rendah.
Renata lega, mertuanya tidak memberikan pakian menerawang ibarat di novel pada umumnya , yang dia baca.
Menurut Renata , mau gimanapun, dengan pakaian sexy, kalau bertubuh sexy yah tetap sexy .
Renata mengambilnpakaian dalamnya dan menuju kamar mandi .
Yudha hanya tersenyum menatap Renata.
Renata membuka perlahan resleting baju wedding dress nya , membutuhkan banyak usaha buat hanya buka, namun ketika sudah bisa, lega rasanya.
Renata mengunci pintu kamar mandi, Menyetel air panas, berendam dengan garam dan aromaterapi, rasanya lumayan rileks.
Ketika Renata keluar kamar, dia melihat sang jenderal tanpa baju atasan. Renata pura- pura menghindar, namun Renata melihat Yudha menahan tawanya .
Dasar..., dalam hati Renata.
" Mas bersih - bersih dulu ya yaaang".
__ADS_1
Renata mengangguk, menyiapkan pakaian Yudah.Ketika mengambil pakaian dalam Yudha, Renata menahan mimik aneh nya .
Yudha sengaja memperhatikan aksi lucu sang isteri, dan Yudha pun tertawa.
" Aku gak pernah sentuh koteka pria, karena sejak SMP , mami dan papi pisah, jika ada di jemuran , hanya ada pakaian wanita, karena penghuninya wanita."
" Nanti kamu akan menyukainya yaaang, gak akan aneh pegang, " ujar Yudha tersenyum .
Renata hanya bengong .
" Yah , benar juga, aku akan nyiapin pakaian mas Yudha, maka se iring waktu, akan rutin," ujar Renata dalam hatinya.
Renata duduk memandang lampu perkotaaan, begitu indah, ketika memandangnya sari balik sebuah kaca.
Sebuah tangan memeluk Renata dari belakang." Mas sangat bahagia, saat Tuhan sudah mempersatukan kita, selangkah demi selangkah kita maju, saling berpegangan tangan, setelah beberapa tahun kuta saling mengenal,"
" Jangan ngomong soal kematian mas, Tata sangat sedih."
" Kamu rekan , patner seumur hidup mas, mas harap kita menjadi rekan di tahun tahun mendatang, mari menghadapi suka duka kehidupan, mari kita lalui konflik, tantangan, mungkin kita punya banyak kesempatan saling mengerti, jangan pernah saling melepaskan tangan, jangan pernah bertahan sendirian, semoga yang kita lakukan, membuat cinta kita semakin mendalam, tetapi kesetiaan kita jauh lebih mendalam lagi, " ujar Yudha.
" Lihatlah mas bunga pansy , melambangkan cinta, begitu banyak di tanam di hotel ini.Sari pansy liar adalah ramuan untuk membuat sesorang jatuh cinta, dengan orang pertama yang dia liat" ujar Renata.
" Mas akan ambil sari pansy liar,dan mas akan menyuruh kita ber dua meminumnya, biar kamu jatuh cinta sama mas " ujar Yudha.
" Kita ibarat Mars dan Venus yaaang.Mars adslah seorang pria, Venus adalah seorang wanita, Venus berarti kecantikan dan cinta," ujar Yudha.
Yudha memakaikan sebuah rantai pada Renatha .
__ADS_1
" Ini rantai Venus yaaang, mas pesan dari rekan bisnis mas, dia pengrajin perhiasan, mas mau, kamu mencintai mas, dari hari ke hari, tidak terkikis waktu rantai venus melambangkan kelembutan," ujar Yudha.
" Rantai yang mas kenakan adalah rantai Venus, melambangkan energi dan tindakan maskulin, itulah kekuatan seorang pria".
" Apa kamu mau kita memiliki anak Ta?".
" Ya maulah mas," ujar Renata menatap kedua mata Yudha."
" Kamu akan menjadi ibu dari anak mas Ta, kamu akan menjadi wanita yang melahirkan anak buat mas, mengurus rumah,anak kita separuh diri mas adalah dia, separuh dirimu adalah dia. Maka kuta bukan dua individu berbeda lagi, ".
" Ya mas...." ujar Renata.
" Aku mempercayai mas, aku mencari pria, bukan mencari pengasuh. Aku ingin mas tidak membatasi , ruang gerak ku mas , " ujar Renata.
" Tetapi ingat , mas kepala keluarga, dan keputusan ada di tangan mas, walau kita harus saling berembuk . "
Renata mengangguk.
π¨βπΌπ©βπΌπ¨βπΌπ©βπΌπ¨βπΌπ©βπΌπ¨βπΌπ©βπΌπ¨βπΌπ©βπΌ
Jangan lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1