Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Aku dan Kamu


__ADS_3

Yudha pamit pada Renata, dan kedua orangtuanya , juga pamit oada William.Namun ketika pamit, William mengajak Yudha berbicara berdua.Renata dan kedua orangtuanya bengong melihat mereka, namun William menegaskan , gak akan gimana - gimana. Urusan pria, ujar William .


" Kamu mengetahuinya sidang, dan datang, makasih".


" Tidak usah ucapkan terima kasih, saya hanya memberi buket bunga, tidak main belakang, berjuang di depan," ujar Yudha dengan tegas.


" Kamu mencintai Renata , terlihat sangat besar".


" Ya, wanita yang menjadi satu- satunya yang pernah dekat, dengan hati saya hanya Renata.Bukan yang lainnya."


" Kamu jujur menyayanginya ? kamu jujur mencintainya?", tanya William.


" Ya, apapun itu. Tetapi jika memang kalian menikah, aku akan mundur, " ujar Yudha.


" Aku tulus mencintai Tata," ujar William.


" Aku tahu, dan jangan pernah kecewakan Tata. Susah cukup drugs dan mabuk mu, kamu mengakuinya jauh lebih gentle ," ujar Yudha.


" Kamu sudah lama mengetahuinya, kenapa kau gak beritahu Renata?".


" Aku mencintai Renata tulus, tidak memanfaatkan keadaan , jika dia memilihmu, dan ingat , aku ada mengawasi kamu, jika kamu kembali ke drugs dan mabuk, kamu gak lepas lagi dari hukum. Aku yang meng Acc surat buat rehabilitasi kamu, aku ingin kamu berubah, demi wanita yang kamu cintai, dan dia juga mencintaimu."


" Perasaan Renata masih ada buatmu ," ujar William.


" Dia sudah memilih, dan menjalaninya, jika perasaannya tidak utuh buat kamu, maka berjuang meraih kepercayaannya, berjuang mendapati hati nya."


" Jika aku tidak ada di dunia ini, kalian kembalilah bersama , jaga dia buat aku."


" Kamu ngomong apa? kamu sudah melamarnya, kamu sudah pulih, kamu dan Renata sudah berhasil meraih gelar S2, kamu bagian bisnis , dan Renata bagian hukum."


" Aku gak tahu Yud, aku takut, ketika waktuku tak banyak, aku gak bisa menitipkan wanita yang kucintai, kepada orang yang tepat, anggap saja permintaan ku aneh dan konyol, tetapi pagi ini, rasanya hatiku menggerakkan , aku harus memintamu seperti ini".


" Kamu sehat kan?".


" Sehat."

__ADS_1


" Jangan banyak pikiran, jangan terusik karena kehadiran ku, maaf ...., aku seperti pengawas kalian".


" Aku tahu, kamu sering memandang Renata dari jauh, kamu tulus memncintai Renata, selama ini kamu gentle tidak mengusik hubungan kami. Namun kamu sesekali merayunya buat memilih kamu kan?".


Yudha tersenyum .


" Maaf Bro".


" Ku juga melakukan hal yang sama , " ujar William tertawa.


" Waktu kalian pacaran , aku juga merayu Renata, aku juga melakukan hal yang sama."


" Akhirnya kita saling ngaku, " ujar Yudha tertawa .


" Apapun yang terjadi ke depannya, aku harap kamu mengingat pembicaraan kita hari ini," ujar William.


" Aku medoakan kebahagiaan kalian".


" Jika aku dan Tata gak bisa bersama , kamu berjanji , berjanji lakukan yang terbaik," ujar William.


" Ya, aku mencintainya sangat besar. "


" Kenapa bukan Jojo yang kamu percayain?".


" Jojo itu labil, OD , gak dewasa, dia juga mudah putus asa, Renata butuh sosok yang menguatkan dia, sosok yang tulus dan besar mencintainya ."


" Harusnya , hidup yang beresiko seperti saya yang ngomong ke kamu , agar kamu menjaga Tata dengan baik, agar kamu mencintainya sutuhnya, menyayanginya dengan segenap hati, tidak membuatnya menangis . Resiko pekerjaan kamu minim Will, tidak seperti resiko setiap misi tugas yang saya jalani ."


" Entahlah, apapun itu , aku hanya mau bicara ini sama kamu Yudh ", ujar William.


" Kamu berapa lam tugas ?".


" Gak tugas, jalan aja".


" Kamu masih menutupi, kamu juga pengusaha kan?".

__ADS_1


" Menurut kamu?".


" Aku pernah melihat kamu, di rapat dan beberapa tender, kamu mempunyai 2 dunia kerja."


" Aku akan turun tangan, jika kedua kakak ku tidak bisa meng handle ".


" Kamu cukup keren Jenderal and CEO".


" Menurutmu begitu?, tanya Yudha tersenyum.


" Yup...., keren."


" Makasih".


" Kamu pasti melihat aku Yud, hanya kamu terlalu merendah, sebagai CEO," ujar William tersenyum .


" Sebagian diriku hidip di hutan, penuh misi dan tugas berbeda, lebih memikirkan pengabdian. Namun pengabdian sebagai seorang putera di keluargaku, mengharuskan aku seperti ini, ibarat di 2 alam, dunia dan akhirat," ujar Yudha tertawa.


" Udah dulu yahhh, ku pamit, maklum hidup di 2 dunia, rahasiakan pada Tata."


" Siiip, " ujar William .William menghampiri Renata dan teman temannya yang lagi happy , berfoto dan mengabadikan video keberhasilan mereka meraih gelar hukum .Bukan hal mudah , perjuangan membutuhkan begitu banyak pengorbanan.


Tawa Renata merekah , begitu bahagianya.


William hanya menatap wanita yang dia cintai.Akhir - akhir ini ,dia begitu merasakan sangat merindukan Renata, ingin selalu dekat Renata.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2