
Malam itu, Yudha dan Renata saling diam, Yudha menghabiskan waktunya di ruang kerjanya, sedangkan Renata duduk di balkon, dan membaringkan dirinya di ayunan.
Renata terasa lelah, sangat lelah. Beban pikiran, lebih extra dari beban fisik.
Renata pun memejamkan matanya, air mata Renata mengalir. Mungkin jika hidup bersama William , problema ini juga sama terjadi, dan William meminta dia mengundurkan diri.
Renata me Wa temannya, besok weekend, Renata pingin ngumpul di tempat mereka, ngobrol, jalan, pengen sendiri saat ini .
Desy, Dara,Siska, dan Meta pun menyetujui, mereka akan jalan ke air terjun Semuncar , letaknya di desa Semuncar, kecamatan Ampel, Boyolali.
Renata mengambil tas ranselnya, memasukkan Jaket, syal, tooi, pakaian dalamnya dan beberapa snak kesukaannya.
" Mau kemana Ta? " tanya Yudha mengerutkan dahinya.
" Mau jalan bareng teman kerja, " ujar Renata singkat.
" Jalan kemana Ta?".
" Boyolali mas, "ujar Renata beranjak ke luar kamar.
Yudha hanya diam, Yudha tahu, berat buat Renata saat ini .
Yudha menunggu sampai 1jam, Renata belum kembali ke kamar.
Ternyata Renata di taman belakang rumah, tertidur di kursi taman.
Yudha mengangkat tubuh Renata.
Membawanya ke lantai atas.
" Maaf yaaang, terkadang mas harus egois, mas gak mau kita hidup terpisah, bukan mas takut, mas gak setia, namun mas sangat takut, kamu kembali meninggalkan mas, terlalu banyak yang menyukaimu, bahkan Mark masih rutin melihatmu dari kejauhan, mas gak bisa , " Yudha membelai wajah Renata.
Jika Renata sedang suntuk, begitulah dia, dia akan menyibukkan dirinya, dulu dia tidak mempunyai teman, setelah penyamarannya, dia mempunyai 4 orang teman, dan Yudha senang, akhirnya Renata bisa mempunyai teman, selama ini, temannya hanya cowok semua .
Pagi itu Renata menulis memo, dan mengecup dahi Yudha.Namun sebuah tangan memeluk badan Tata dan sebuah tangan lagi meraih tengkuk Tata .
Yudha ******* bibir sang isteri.
" Kenapa subuh perginya yaaang?".
" Biar lebih dini liat matahari terbit".
" Mas boleh ikut?".
" Kita berdua nanti jalan kemana ya mas, okay".
Yudha mengangguk.
" Mas antar mau?".
__ADS_1
" Tata yang nyupir, bawa fortuner."
" Jangan ngebut yaaang".
Renata mengangguk.
Yudha menyandang tas ransel Renata. Menggendong Renata tiba - tiba seperti sekarung beras.
Renata melambaikan tangannya, dan menuju tempat kos ke 4 temannya, yang tidak jauh dari rumah mereka .
Desy, Rara,Siska, dan Meta sudah di depan rumah.
" On time banget, " ujar Renata membuka kaca mobilnya.
" Jelas.....," ujar mereka serempak tertawa.
Mereka pun masuk , Renata melajukan mobilnya .
" Kamu udah tahu loaksinya Ta?".
" Udah, tenang aja. Aku pernah tugas di daerah sana.Kita naik ojek 10 km, jalannya sudah bagus, sudah di benahi dan jalan kaki 3 jam."
" Yah, gak bisa liat sunrice dong Ta".
" Bisa, nanti ada tempatnya, tenang aja."
Mereka pun sampai, naik ojek dan berjalan kaki dengan pengunjung lainnya.
Setelah 1 jam lebih mereka menyusuri hutan, mereka di suguhkan pemandangan matahari terbit yang begitu indah, udara yang sejuk.
Renata memasang drone nya, mereka ber 5 pun berpose dengan banyak aksi.
Renata bahkan memfoto lemandangan dengan secangkir kopinya.
Menulis caption pada akun IG nya.
" Kopi ini pahit, namun aku menyukainya".
" Jalanan licin, bekas hujan gerimis, namun terbayar denagn keindahan alam, menjauh dari hiruk pikuk dunia, hidup terlalu memusingkan."
Renata menulis caption nya.
Mereka melanjutkan perjalanan mereka, hingga sampai ke air terjun.Pemandangan alam yang begitu luar biasa indahnya.Akses menuju lokasi ini lumayan sulit, hanya beberapa wisatawan yang datang.
Mereka disuguhkan jagung bakar, hasil dari kebun para petani disana .
__ADS_1
" Jagungnya sisa 3, yang lain di embat ayam, Renata men tag nama Dara, Meta, Siska, dan Desy."
" Ta, kenalin cowok dong, aku udab lama jomblo," ujar Meta .
" Aku juga mau cowok six pack, stok di bach cam kamu kan banyak Ta," ujar Desy.
" Beneran mau?".
Semua mengangguk.
" Ta , di akun IG mu , foto kamu selalu samar gitu wajahmu, pakai topi, juga kalau foto bareng suamimu, menghadap belakang, kenapa gitu".
" Kami pasukan khusus, kode etik ada, agar gak terlacak musuh tempat tinggal, ataupun keluarga kami siapa aja. Profesi kami yah gini".
" Mau liat foto suamiku?".
" Wuihhh, suamimu mirip artis korea atau artis China Ta, " ujar Siska.
" Eh , pacar pertama kamu, yang ada di akun IG beneran berwajah oriental, kamu seleranya oriental ya Ta?".
" Yup, aku suka cow putih, walau mas Yudha gak seputih dulu lagi, banyak tugas lapangan, " ujar Renata.
" Mas Yudha Chines?".
" Gak, ada berdarah manado , pokoknya orangtua dan saudaranya putih semua, mirip orang chines."
" Kamu ada masalah ya Ta, makanya keliatan mikir gitu? " tanya Desy.
" Ya Des, aku akan dipindah tugaskan, sementara suami stay di Solo.
" Ta, bukan maskud apa - apa, kalian gak tahu kan, status ku janda, " ujar Desy.
" Apaaaa? "mereka ber 4 syok terkejut.
" Ingat ya, kita ber 5 temenan , jangan teman makan teman, sakit banget.
Dulu aku pacaran dengan mantan suami dari SMP, kami MBA di semester 1 ketika kuliah. kemudian yah menikah, setelah melahirkan ,anak ku di asuh mertua ,yang memang dekat dengan rumah kami, aku sibuk dengan perkerjaan, dan kuliah.Ternyata dari kesibukanku, membuat jarak aku dan suami semakin jauh".
Desy memandang di kejauhan.
ππππππππ
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment