Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Semakin Mencintaimu


__ADS_3

Aturan mainnya cuman satu, tidak ada yang boleh milikin kamu saat kamu sudah sama saya kelak.Aku selalu menantikan saat itu, berharap masih bisa bersamamu.


Semakin kamu berumur, pasti kamu semakin sadar.


Ternyata benar.


Bukan masalah 'kemana nya'.


Tapi, 'sama siapa nya'.


Masih mengingat , kita ngopi berdua,


seru emang, ngerecokin kamu dari kursi samping sambil cium bahu kiri mu pas dia lagi sibuk perhatiin jalan .


Kamu tidak pernah menuntut, kamu selalu bilang,


udah bisa ngasih waktunya buat kamu, sudah membuat kamu bahagia.


Soalnya uang bisa di cari


tapi waktu gak bisa kembali.


Karna buat saya,


bukan masalah kemananya


tapi selama sama dia, saya udah bahagia


dia aja itu udah cukup.


seribu kali lipat cukup.


" Renata, mas merindukan kamu, maaf masih melihat kamu, mencuri melihat kebahagiaan kamu, dia cukup layak kamu cintai, dia pria setia, total mencintai, lembut, dan sangat pengertian. Dia sungguh sosok maha sempurna , dengan kesabaran mencintaiumu . Kalian begitu bahagianya, hingga hati ini merasakan patah berkali - kali ."


" Yang mau sama Jenderal Yudha Pranata daftar, πŸ€£πŸ˜…πŸ˜†."


Renata seperti biasa , di antar William ke bandara, pihak kampus tahu profesi Renata, sellau memberi ijin jika dia ada misi internasional, ataupun misi dari negaranya.


semua pelajaran di share melaui online.


Tugas akan Renata kerjakan juga, via online.


" Apa mau mas temani ?".


" Gak usah mas, " ujar Renata.


" Mas sangat merindukan mu yaaang".


Renata mengangguk.


Kembali memberi ciuman pada sang kekasih.


" Jika ada sinyal, aku akan menelepon mas".


William mengangguk.


William mengalungkan kalung yang terbuat dari lempengan , terukir nama William disana.


Renata mengusap nadi pergelangan tangan William.


Disana ada nama Renata terpatri dengan nama William.


Renata menggenggam tangan william, kemudian memfoto tangan mereka.


William kemudian mengambil handphone nya .


" Bepose nyium koko yaang".

__ADS_1


Renata langsung duduk di dalam pangkuan William, mereka berpose beberapa kali, terkihat Renata mencurahkan kasih sayang nya pada sang kekasih.


" Tata jaga diri ya ".


" Ingat koko gak bisa hidup tanpa Tata yaaang".


Renata mengangguk, kembali berlari membalik dan bergendong di badan William.


" Miss youuu honeyyy".


" Miss you too", ujar William berusaha menyembunyikan kecemasannya, menyembunyikan perasaan nya.


" Good luck".


Renata mengangguk.


Renata masih emmandang William dari kejauhan.Renata melambaikan tangannya.





Berbagai atribut terpajang di markas kesatuan.


Saat Renata memandang pasukan susah memakai atributnya.



Renata masih sibuk merapikan rambutnya.


Semua mata tertuju padanya, ketika memakai kemeja putih, dimana tubuhnya sangat sexy terlihat.


" Gila benar, pakai pakaian lengkap aja , darah naik turun, apalagi terbuka ," ujar salah satu anggota kepolisian.


Semua tersenyum, dan semua kesatuan sudah tahu, bagaimana sejarah Renata dan Yudha. Yudha selalu di juluki , gagal move on , dan perjuangan cinta bertahun tahun, pacaran hanya hitungan hari.


Renata dan Zona selalu berulah, karena Renata Zona Halwin, wanita di anatara sekian pria.


" Hai anak hukum, " ujar Bima .


Ketika Bima akan memeluk Renata , Eenata dengan gesit menghindar.


" Ciyeeee, walau anak hukum, latihan juga kah?", ujar Bima Nusantara.


" Wajib, latihan bareng kekasih, " ujar Renata terkikik.


Mau uji di latihan ini, liat saja pelatihan nanti, ujar Renata mengedipkan matanya.


Para polisi dari berbagai negara bersorak huuuuu, meligat senyuman indah Renata , yang membius mereka.



Sore akan ada simulasi, posisi dan pelatihan, ujar sang pemimpin.


" Bim, yang mimpin misi, siapa ?".


" Jenderalmu".


" Kok Jenderalku sihhh".


" Jenderalmu gagal move on, fotomu banyak di hanphone nya, udah mau alih profesi ,jadi wartawan. Kamu gak tahu, dia sering ke san francisco, ke Stanford , melihat wanita pujaannya ?".


Renata mengerutkan dahinya.


" Kamu jangan fitnah, nanti di gantung nya lohhh, dia kalau marah, seram," ujar Renata tertawa terkikik melirik ke arah sang Jenderal.

__ADS_1


" Sumber informan terpercaya, karena aku sumberninformasinya, aku selalu antarin dia ke bandara. Kayaknya dia bukan anak sembarang loh Ta, biaya pesawat PP aja udah berapa, PP alias pulang pergi 3 hari , kadang 2 hari, ngeri gak Ta".


" Ihhh dia jadi penguntit aku ???? geli dehhh, gimana aku kalau adegan kiss dengan William, ihhhh kena pasal deh tuh atasan kamu".


" Atasan kamu juga, kamu kan lapor setiap penugasan sama dia", ujar Renata.


" Kalian berdua yang lagi bergosip, lari rintangan , 3 kali putaran, " ujar Yudha memandang ke adah Renata dan Bima.


" Apes ,ngegosip pagi, gini nih, serangan hukuman akibat kecemburuan jenderal, aku terimbas .


Renata hanya melangkah , menyeret kopernya. Mengambil pakaian latihannya.


Bima dengan wajah memelas, meminum air mineralnya.


Renata mengikat rambutnya .


Memakai pakaian traningnya.


Sebuah teelpon mengawali senyumannya.


πŸ“ž Hallo...


πŸ“ž Hallo honeyyyy


πŸ“ž Sudah sarapan?


πŸ“ž Sudah, makasih roti dan susu kesukaan yang koko umpetin di koper, pantasan berat, lumayan banyak , ujar Renata tertawa.


πŸ“ž Takut kau gak sarapan.Koko cari yang Praktis.


πŸ“ž Makasih honey , miss youuuu.


πŸ“ž Miss you too honey .


πŸ“ž Mau kuliah?


πŸ“žYa yaaang, mas juga ngantor nanti .


πŸ“ž Ya honeyyyy, banyakhasilkan money, modal nikah, " ujar Renata terkekeh.


πŸ“ž Selesai S2 , kita menikah yaaang, mau ?


πŸ“žIhhhh, melamarnya gak romantis banget, ujar Renata tersenyum .


πŸ“ž Takut di tolak...., " ujar William.


πŸ“ž Gak bakalan ditolak ,bakal di terima kok, " ujar Renata dengan tawa dan wajah merona merah.


πŸ“ž Baiklah, perisapkan dirimu sayaang.


πŸ“ž Baikkkkk.


πŸ“ž Bye honeyyyy


πŸ“žBye... ujar Renata dengan ceria menutup pembicaraan.


Renata membeku, melihat sosok di sebuah sudut menatap nya .


🧣🧀🧣🧀🧣🧀🧣🧀🧣🧀🧣🧀


Jangan Lupa


Like yang banyak


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2