Cinta Sang Jenderal

Cinta Sang Jenderal
Misi Berhasil


__ADS_3

Renata membuka dtaa, di bantu Azka dan Bima, semua tercave aman, dan dengan gamblang data tersaji disana .


" Lakukan penangkapan sekarang juga, di kediaman pemimpin perusahaan , di kediaman bagian kepala operasional, lakukan penangkapan juga ke bagian kepala kasir, perusahaan dan restoran , lakukan penangkapan pada bagian wakil CEO, penugasan pasukan lapangan bergerak, ujar pimpinan polisi."


" Baik pak, " ujar Yudha.


Yudha pun mengerahkan anggota berbakatnya, dan beberapa laporan Yudha terima, Pimpinan CEO di ciduk di bandara , mau melarikan diri, wakil CEO di dapat di kediaman isteri keduanya. Dan semua sudah di tangani.


" Yud, tangan kamu obati, biar Jenderal Adam dan komjen Pandawa Wisnu akan menangani kasus ini, kalian ber 3 digabungkan dalam 1 tim Yud. Liatlah anggota di rumah sakit, kabari keluarga mereka, ada beberapa di operasi kan?" ujar sang pimpinan.


" Baik pak , " ujar Yudha.


" Kerja yang baik Renata.Kamu semakin handal dan prestasimu sangat memuaskan , belajar juga dari Azka, Azka banyak ilmu, " ujar sang pemimpin tersenyum.


Renata dan Azka mengangguk bersamaan.


Renata bergegas menukar pakaiannya .Agar tidak mencolok ketika menemani Yudha .



" Yuk mas, " ujar Renata menghampiri Yudha.


Yudha memandang sang isteri .


" Cantik ," ujar Yudha menggenggam tangan Renata.


Renata bersikeras mengendarai mobil dinas Yudha.


Sudah di pastikan, aksi Renata seperti biasa .


" Turunkan kecepatan yaaang".


" Jangan ngebut, "ujar Yudha.


" Tenang di boncengan bannggggg".

__ADS_1


Yudha menggaruk kepalanya .


Renata memarkirkan kendaraaanya .


Renata pun memakai masker dan topinya.


Yudha dan Renata berjalan bersisian, kemudian menuju UGD. Disana luka Yudha di tangani . Renata mengambil salah satu ear phone nya, memasangkan ke telinga Yudha, mereka sama mendengar lagu all of me by John legend.


Saat jaitan Yudha selesai, dan sudah di perban, Yudha menemui beberapa anggotanya .


" Dani terkena tembakan di kaki pak, ujar seorang anggota."


" Libra , Jimie, Santo, Bagas , terkena tembakan di lengan, dan beberapa lainnya hanya terluka dan beberapa jaitan".


" Apa mereka sudah di operasi mengeluarkan pelurunya? tanya Yudha".


" Sudah pak, sisa Dani lagi di tangani , masih di dalam , dokter sudah mengoperasi nya 15 menit yang lalu, belum selesai, " ujar Dito.


Yudha menjenguk anggotanya satu persatu, Renata layaknya ibu bhayangkari 😁.


"Kegiatan-kegiatan sosial cukup banyak. Mensejahterakan anggotanya. Tidak ada mengkotak-kotakkan ini istri perwira atau bukan dan tidak membedakan pangkat suaminya , semua sama perlakuannya."


Para isteri bhayangkari kompak di bidang sosial. Misal istri yang suaminya meninggal dalam bertugas, kalau punya keahlian khusus akan disalurkan ke jenjang yang lebih tinggi, entah kursus tata boga, kecantikan dan lain-lain. Kalau tidak punya keahlian khusus, biasanya di berikan modal untuk buka usaha agar bisa menghidupi anak-anaknya .


Renata sudah mendaftarkan keanggotaannya. Renata yang memiliki multitalenta , kecuali memasak, menjadi incaran para ibu bhayangkari .


Renata akan mengemban tugas menjadi moderator, buat mengajari para isteri polisi dalam bidang komputer. Tugas Renata bukan saja menjadi ibu bhayangkari, menjadi polwan dan juga seorang isteri .Dedikasi dan totalitasnya di perlukan, guna mengimbangi jabatan Yudha.


Renata masih awam, dan beberapa hari kedepan , kegiatan para ibu bhayangkari pun akan dilaksanakan. Mereka mempunyai kegiatan bermusik menghibur anak panti asuhan dan melakukan kegiatan sosial di panti tersebut, Renata sudah mendapat list kegiatan mereka. dan besok akan ada pelatihan di salah satu rumah seorang bhayangkari .


Renata terkesima melihat aura kepemimpinan sang suami .


Selesai mereka mengunjungi anggota Yudha, mereka pun kembali ke kediaman mereka.


Renata kembali mengendarai mobil, Renata tersenyum melihat Yudha terlihat lelah dan tertidur. Renata memarkirkan mobil mereka di dalam garasi rumah .

__ADS_1


" Mas ,bangun, "ujar Renata berbisik di telinga Yudha.


Yudha masih tetap tertidur. Renata mengusap alis Yudha perlahan.


" Kamu terlalu protektif dan posesif sayaaang ", Renata mengecup dahi Yudha .


Ketika akan berahlih ke kursinya, Yudha menarik tangan Renata, menariknya ke tempat duduk yudha. Renata saling berhadapan dengan Yudha.


" Mas, jangan nakal, tangan mas bagian kiri , lagi terluka."


" Yang bagian kanan kan enggak yaaaang, masih bisa digunakan untukkkkk".


" Mas...,apa gak ngantuk?".


" Mengalihkan pembicaraaan, ujar Yudha terkikik".


" Serius massss".


" Buat seorang jenderal, tidur beberapa menit, sudah biasa yaaang, bahakn begadang beberapa hari, karena bertugas juga udah biasa."


" Pantasan mas semakin kurus".


" Kenayakan olahraga ranjang yaaang".


" Ihhhh, " ujar Renata membenamkan diri di bahu Yudha.


Yudha tertawa.


πŸ‘©πŸ§”πŸ‘©πŸ§”πŸ‘©πŸ§”πŸ‘©πŸ§”πŸ‘©πŸ§”πŸ‘©


Jangan Lupa Bahagia eelalu


Jaga kesehatan


Jangan lupa be positif thinking

__ADS_1


Makasih buat yang udah Like, Vote dan komentπŸ™


__ADS_2