GAIRAH ISTRI KECILKU

GAIRAH ISTRI KECILKU
Hukuman


__ADS_3

"Sekarang aku beri waktu 5 menit untuk kalian menjelaskan semuanya" Kata Dayyan menatap kedua makhluk didepannya dengan tatapan tajam sembari melipat kedua tangannya kedada


Nisya menyenggol lengan Rifky untuk menyuruh menjelaskan semuanya karna memang Rifky lah yang memiliki ide gila ini menyuruh Nisya kencang bersama pria lain


"Bang aku gak ikutan kenapa aku diseret juga" Kata Rifky membela diri


Nisya langsung melayangkan tatapan tajam kearah Rifky, dari tatapannya seolah Nisya ingin mencincang tubuh Rifky saat ini juga


"Diam aku tidak butuh pembelaanmu aku hanya butuh penjelasan dari kalian"


"Suamiku, maafkan aku ini semua ide dari Rifky aku tidak bermaksud ingin selingkuh darimu" Nisya mulai dengan aksinya untuk merayu Dayyan berharap pria didepannya akan luluh dengan kata katanya apa lagi untuk pertama kalinya Nisya memanggil kata suami


"Tolong maafkanlah aku, Bagaimana bisa aku selingkuh sedangkan kamu lebih dari segalanya, pria tadi tidak ada apa apanya dibanding kamu " sambung Nisya lagi dengan jurus mautnya


"Kak, kata katamu membuatku ingin muntah " Bisik Rifky mencibir kakak iparnya


"Diamlah, kau tidak lihat tatapannya Bagaimana," Balas Nisya dengan suara yang sangat pelan kearah Rifky


"kakak ipar terlalu lebay tau gak" Bisik Rifky kembali


Acara bisik bisik mereka berhenti saat suara bentakan dari Dayyan membuat keduannya terdiam kembali


"Sudah bisik bisiknya"


"Sudah

__ADS_1


"Sudah bang" Jawab mereka bersamaan


"Baiklah jika kalian tidak mau menjelaskan aku akan beri kalian hukuman


"Apa? hukuman..!" Menolog Rifky yang sudah was was


Bagaimana tidak kalau Abangnya sudah bilang hukuman itu artinya ia harus siap siap kehilangan, pasilitas nya akan di cabut termasuk Atm dan mobil mewah yang selama ini ia kendarai kesekolah


"Jangan dong bang, ini tidak seperti apa yang abang pikir, ini semua juga aku lakukan untuk keutuhan rumah tangga abang dengan kakak ipar " Ucap Rifky melemas


"Apapun alasannya kalian tetap akan dihukum "


"Suamiku jangan hukum aku, aku ini istrimu jangan hukum aku ya ya" Bujuk Nisya lagi namun Dayyan seakan tuli ia kemudian bangkit dari duduk nya kemudian melangkah keluar ruangan meninggalkan adik dan istrinya


Sampai di luar Dayyan tersenyum baginya membalas kelakuan mereka akan sedikit menyenangkan " Begitulah pikir Dayyan


Selepas kepergian Dayyan tinggal lah Rifky bersama Nisya di dalam ruang kerja Dayyan mereka msh betah berada didalam ruangan itu saling menatap tajam


"Ini semua gara gara kamu, Jika saja kamu tidak memaksaku untuk mengikuti ide gila mu itu, tidak akan seperti ini kejadiannya,kamu pikir aku tukang selingkuh, bisa bisanya kau menyuruhku untuk pura pura kencang dengan pria itu" Kata Nisya panjang lebar


"Nyatanya kakak ipar juga mau kan? " Celetuk Rifky tak mau kalah


"Pokoknya aku tidak mau tau, aku tidak ingin abangmu mengira aku gadis tukang selingkuh


Nisya meninggalkan Rifky begitu saja, ia kemudian menuju kamarnya begitu sampai Nisya terus berpikir keras Bagaimana cara untuk merayu suaminya agar tidak di beri hukuman

__ADS_1


"Mas.." Panggil Nisya saat melihat suaminya sedang duduk di sofa yang ada dalam kamarnya sambil memangku laptopnya


Merasa tak ada sahutan Nisya semakin mendekat ia tak patah semangat ia berdiri didekat suaminya berniat ingin merayu namun tak disangka ia malah gugup berada di dekat suaminya saat ia ingin mundur tiba tiba suara Dayyan membuatnya tercengang


"Duduk disini "Tunjuk Dayyan pada kedua pahanya


Nisya terdiam merasa sangat gugup niatnya yang ingin merayu suaminya malah ia terjebak dalam situasi yang menegangkan seperti ini


"Apa kau tidak dengar?" Tanya Dayyan sekali lagi


"Ah iya, " Nisya kemudian duduk meskipun jantungnya saat ini tak bisa ia kondisikan bagaimana tidak ada sesuatu yang keras dibawa sana membuat nisya salah tingkah sendiri


"Kamu tau hukuman apa yang akan aku berikan?" Nisya menggeleng cepat..


"Cium aku"


"Apa..!" Pekik Nisya syok sendiri akan tingkah suaminya yang tiba tiba bersikap seperti itu di hadapannya, karna biasanya pria di depannnya selalu bersikap dingin dan kaku bicara seperlunya saja


"Apa kau tuli. " Lagi lagi Dayyan melayangkan tatapan tajamnya kearah Nisya yang sedari sibuk dengan pikirannya sensiri


"Ah tidak aku hanya kaget saja hehehee" Nisya nyengir kuda hanya untuk menormalkan kegugupan nya saat ini


"Bukan kah kamu ingin memebuatku cemburu?" Lagi dan lagi Nisya syok mendengar perkataan suami nya


"Bagaimana dia bisa tau apakah dia telepati atau cenayang?" jerit batin Nisya

__ADS_1


"Cek aku bukan cenayan "Ketus Dayyan yang tau isi di kepala Nisya saat ini


"Kalau bukan cenayan apa! bahkan ia bisa membaca pikiranku" Batin Nisya lagi seolah tak percaya suaminya tau dengan apa yang ada di pikiranya saat ini


__ADS_2