GAIRAH ISTRI KECILKU

GAIRAH ISTRI KECILKU
Terong vs kelelawar


__ADS_3

"APA ini?" Bimo sudah mengeluarkan satu BRa dari kemasan paket yang ada di tangannya. Tangannya memegang satu tali penyangga BRA berbusa dan berkawat ber renda warna cabe merah itu.


"Ini kelelawar...?"


Cusss


BRA yang dipesan Rara terlempar ke taman yang ada di depan mereka, dan nyangkut di batang terong yang ada di polibek.


"ITU MILIKKU...!"


Teriak Rara, ia kesal melihat ekspresi wajah jijiknya Bimo saat menatap BRA miliknya. Hingga BRA itu terlempar.


"Apa..?" paket yang ada di tangan Bimo terjatuh di lantai. Dia syok, karena baru sadar, ternyata yang dipegangnya tadi adalah dalaman wanita jenis BRA. Seumur hidup baru kali ini dia memegang benda seperti itu.


Rara memungut BRA itu dengan kasar. Saking kasarnya, pohon terong di polibek itu sampai roboh.


Terong itu adalah terong penelitian Bimo. Ia sedang membuat penelitian penemuan varietas baru dari terong.

__ADS_1


"Rara... Terongnya...!" Bimo semakin kesal, gara-gara BRA, pohon terongnya jadi roboh. Kalau akarnya sampai goyang, pertumbuhan nya bisa terganggu. Penelitiannya selama berbulan-bulan gagal sudah.


Rara yang juga kesal, malah mencabut batang terong penelitiannya Bimo dengan penuh emosi.


"Terong sialan..!" terong jadi pelampiasan Rara. Ia menatap tajam Bimo, melempar batang terong itu tepat ke hadapan pria itu. Wanita itu tak mau lagi jadi istri yang baik. Suaminya itu selalu menyepelekannya. Enak saja membuang BRA nya dengan ekspresi penuh kebencian.


"Kamu...!" Bimo geram, saking geramnya ia terlihat ingin menggigit Rara. Saat wanita itu mendekatinya, ingin memungut paketnya yang ada di dekat kaki Bimo.


"Apa... Apa? mau memakan aku? emang kamu bisa Bimo. Habis sudah ya kesabaranku. Apa sih salahku? kenapa kamu selalu menatapku penuh kebencian. Pernah aku merugikan kamu? kalau gak mau menikahiku gak apa-apa. Aku akan pergi dari rumah ini sekarang..! Siapa yang tahan, ditatap dengan hina seperti itu."


Rara bicara dengan mata berkaca-kaca dan kembali arogan. Tubuhnya bergetar menahan emosi. Ia tersinggung dengan semua sikap nya Bimo akhir-akhir ini. Dan puncaknya hari ini.


Bimo terkejut mendengar suara pintu dibanting dengan kuat. Jantungnya copot sudah. Ia tak menyangka, akan melihat sikap bar bar nya Rara kembali kumat.


Pintu rumah itu ditutup dengan kuat oleh Rara, ia tak mau tahu lagi gimana ekspresi kesalnya Bimo saat ini. Rara berlari ke lantai satu dengan linangan air mata. Yang ia butuhkan sekarang adalah kasih sayang, dimengerti dan didengarkan. Bukan dicaci dan dibully terus. Ia tahu ia salah, tapi kenapa kesalahannya tak dimaklumi.


Anehnya kenapa pamannya itu sebegitu membencinya. Kalau tadi ia tak kenal Bimo. Ia tak akan masalah dibenci. Tapi kan Bimo bukan orang asing. Dari kecil mereka sudah sering bersama.

__ADS_1


Rara menyeret kopernya dengan kasar dan penuh kekesalan. Sejenak, ia berdiri mematung di depan pintu kamarnya. Ia terlihat berfikir, apakah keputusan yang tepat pergi dari hidupnya Bimo.


"Gak ada yang tulus... Semuanya ingin pamrih. Paman seperti itu, karena ia tahu kalau aku ini bukanlah anak ayah. Coba kalau aku tetap anak ayah, tentu paman tidak seperti ini. Ia sepele padaku. Karena aku bukanlah anak dari orang kaya. Tentu saja ia ingin istri dari keturunan orang kaya dan jelas siapa ayahnya. Sedangkan aku, aku saja gak tahu siapa ayahku."


Hua Hua Hua....


Hiks... Hiks... Hiks...


Wanita itu menangis histeris di depan pintu kamar. Ia kini mengusap - usap dadanya yang terasa nyeri itu. Sesak sekali, ia sampai kesusahan menghela napas, karena terbawa emosi. Air mata tak bisa dibendungnya lagi. Kini tumpah membanjiri pipi nya yang memerah, karena menahan amarah.


"Aku, aku pasti hidup dengan baik. Aku tak akan tahan disepelekan, dimarahi terus, kalau tinggal di sini. Lebih baik aku tinggal di jalanan. Dari pada ditatap terus penuh kebencian. Emang, apa salahku padanya?" Rara yang emosi, merepet tiada henti seperti rel kereta api, menuju pintu keluar rumah itu. Saking kuatnya suara Rara. Bimo bisa mendengar curahan hati kekesalan istrinya itu.


TBC


Like, komentar positif, vote hadiah say.


Jangan lupa kasih rate ⭐5. Alhamdulillah, rate nya sudah naik sedikit. Ini cobaan.

__ADS_1


Yang sudah kasih rate,⭐5. Aku ucapkan terima kasih banyak. Kalau belum kasih penilaian ⭐5. Cus di klik ⭐5 Say🙏


__ADS_2