GAIRAH ISTRI KECILKU

GAIRAH ISTRI KECILKU
Bongkar


__ADS_3

"Kalau mau dicium, kamu gosok gigi dulu. Itu ada cabe di gigimu. Sana bersihkan!" Bimo memutar tubuh sang istri. Mendorong nya pelan agar masuk ke dalam rumah. Mau tak mau Rara harus nurut.


Rara melangkahkan kakinya dengan bingungnya. Seingat dia tadi gak makan cabe. Hanya makan saos. Kenapa jadi ada cabe nyangkut di gigi.


Rara yang bingung itu pun memutar tubuhnya


Saat itu juga mobil nya Bimo sudah melaju, keluar dari pekarangan rumah itu.


"Eemmmm... Aku dikibulin. Kenapa sih dia, seperti anti pada perempuan. Paman normal gak sih? biasanya pria suka nyosor. Nafsu mereka kan gak bisa dikendalikan. Sudah ditawarin juga, masih jual mahal." Rara bicara sendiri, masih berdiri menatap mobilnya Bimo, hingga hilang dari pandangan matanya.


"Apa paman gak normal? buktinya dia umur segitu gak nikah - nikah? apa dia trauma, karena pisah dengan Kak Jennifer?" Wajah cantiknya Rara merengut memikirkan itu.


Ia pun akhirnya memutuskan berjalan - jalan di pekarangan rumah mereka. Merentangkan kedua tangannya sambil menghela napas dalam.


Saat direhabilitasi kegiatannya setiap pagi ya senam. Sebelum senam pasti ada gerakan untuk membersihkan paru - paru dari kotoran. Dengan cara menghirup udara yang bersih dan segar di pagi hari, yang dilakukan minimal 20 kali setiap pagi. Dan kali ini Rara melakukan itu, dengan menutup kedua matanya. Ia benar-benar menikmati pagi yang indah ini.

__ADS_1


"Indah banget ya perkebunan paman. Viewnya sangat bagus. Aku gak menyangka ia telah mewujudkan impiannya." Rara kini mengitari pekarangan rumahnya Bimo yang asri itu. Mukai dari depan hingga ke belakang.


Puas menikmati udara pagi dan pemandangan yang indah. Ia pun memutuskan untuk masuk ke dalam rumah. Ia akan mandi, terus mempelajari buku yang diberikan suaminya itu.


***


Rara sudah selesai mandi. Kini ia memakai kemeja lengan pendeknya Bimo bermotif garis kecil warna salmon. Dan bagian bawahnya mengenakan training warna Coklat. Tetap saja, ia belum memakai dalaman.


Rara yang kepo tentang kehidupan Bimo tujuh tahun terakhir ini, akhirnya memutuskan untuk memeriksa isi lemari suaminya itu. Siapa tahu ada rahasia yang dia temukan. Misal, suaminya itu punya kelainan mungkin. Seperti menyukai sesama jenis. Karena, ia heran saja melihat pamannya itu. Masak, ia yang sangat menggoda di anggurin terus.


"Ini album foto kan?" Rara sudah menggeledah lemari Bimo di lantai satu dan kini lemari yang ada di lantai dua, ia menemukan album foto.


"Ini, ini orang tuanya paman." Ujarnya tersenyum tipis. Ia ingat kejadian tujuh tahun yang lalu, Bimo sering menceritakan kehidupannya di kampung dan semua anggota keluarganya.


Seingat Rara Bimo pernah cerita bahwa pamannya itu sudah ikut dengan Ezra, sejak ia duduk di bangku SMA kelas tiga. Bahkan Ezra yang menyekolahkan Bimo hingga dapat gelar S-1.

__ADS_1


"Ini paman dengan ayah," Sudut bibir nya melengkung, menciptakan senyum kebahagiaan, ja seneng melihat fotonya Ezra. Ia jadi kangen ayahnya itu. "Ini, ini kan fotoku saat bayi. Kenapa paman menyimpan banyak fotoku?" ucapnya dengan tercengang tak menyangka fotonya mulai dari bayi hingga ia berusia 12 tahun ada di album itu. Ada yang foto dirinya sendiri, ada juga foto mereka berdua. Baik foto saat bermain di taman, di mall atau pun foto saat piknik keluarga besar.


"Kalau paman benci aku, kenapa koleksi fotoku banyak Disni?" ujarnya masih menerka-nerka. Sebenarnya gimana perasaan Bimo padanya. Apa benar-benar benci, atau apa?


Rara masih berfikir keras. Gimana sih isi hati Bimo padanya.


"Eeehh... Ini kan fotonya kak Jenifer." Rara dibuat tak kalah terkejut melihat di album itu juga ada foto Jennifer.


Blammm


Pintu kamar di buka seseorang


"Ngapain kamu bongkar - bongkar barang saya?" ternyata yang masuk adalah Bimo.


TBC

__ADS_1


__ADS_2