GAIRAH ISTRI KECILKU

GAIRAH ISTRI KECILKU
Viral


__ADS_3

Rara terbangun karena mendengar sayup sayup suara sang ibu mengaji. Ia membuka matanya yang masih terasa berat itu. Karena Rara belum terbiasa bangun cepat.


Hatinya menghangat melihat sang ibu mengaji. Sejak ia lahir kedunia ini, baru kali ini dia melihat ibunya itu mengaji. Ia jadi bangga punya ibu seperti Rani.


Mengetahui sang putri terbangun. Rani meliriknya sekilas dengan tersenyum kemudian melanjutkan acara mengajinya.


Sedangkan Rara meraih ponselnya yang tak jauh dari tempat nya tidur saat ini.


"Astaga... Banyak sekali panggilan dari suamiku." Ujarnya pelan, memeriksa log panggilan.


Rara mensilent ponselnya. Ia tak menyangka Bimo akan menghubunginya setelah selesai berkomunikasi dengan sang ibu.


"Kamu kangen ya? hihihi.. Aku gak mau telponan samamu. Ngapain kamu ngaku suka sama Anin. Harusnya kamu jaga perasaanku. Walau masih ada rasa suka di hatimu. Gak usah kamu nyatakan perasaanmu itu." Ujar Rara kesal, mentoel hapenya sendiri. Yang menampilkan Profil WA sang suami.


Rani hanya menggeleng melihat tingkah sang anak dan tetap melanjutkan acara mengajinya, sebelum dapat waktu subuh. Sedangkan Rara memilih memainkan ponselnya. Melihat apa yang lagi trend di sosial media. Tentu nya dengan volume ponsel nya dikecilkan.


"Slebew....!" ujar Rara bergidik lucu. Ia yang sedang membuka aplikasi tik tok, langsung disuguhkan dengan video oleh personel Citayem Fashion Week yang lagi viral saat ini.


Citayem Fashion Week adalah fenomena di mana anak muda asal Citayam, Bogor dan Depok yang nongkrong di suatu tempat ternama di Jakarta mengekspresikan berbagai selera unik fashion mereka. Aksi peragaan busana di zebra cross.

__ADS_1


Rara jadi teringat dengan kenakalannya dulu. Yang sering nongkrong di merdeka walk, atau tempat nongkrong lainnya. Ia menyesalkan semua itu. Dan ia sangat bersyukur, ia akhirnya bisa berubah jadi anak yang beradab seperti sekarang ini.


"Slebew....!" ujarnya lagi tertawa cekikikan menonton video lucu di hapenya.


"Ra, kami kenapa dari tadi tertawa Mulu." Tanya sang ibu, sudah selesai mengaji.


"Ini ni ma, lagi lihat berita yang lagi viral." Ujarnya tertawa kecil, melihat tingkah artis dadakan yang berfose aneh. Banyak yang bertulang lunak.


"Apa itu? coba mama lihat." Rani mendekati sang putri yang tidur tengkurap.


"Astaghfirullah...!" Rani terkejut melihat konten anak muda, wajah pria tapi mengaku bernama Alisya. Tentu saja outfit yang dikenakan pakai wanita yang kekurangan bahan.


Rani ternyata sudah lama gak ikuti berita yang lagi ngetrend.


"Aduuhh.. Mama makanya sesekali buka hapenya. Biar mmaa tahu apa yang sedang terjadi. Ini mama sekali taubat. Buka hape pun gak mau. Kita bisa taubat ma. Tapi, ikuti juga perkembangan zaman." Jelas Rara sok bijak.


"Iya, iya. Asal kamu tahu hape banyak mudharat nya." Jelas Rani


"Jangan salah ma. Main hape. jasa hasilkan uang. Pokoknya pandai pandai lah kita menyikapi nya." Ujar Rara sudah seperti ibu guru.

__ADS_1


"Iya, iya. Cerita kan pada mama ini kenapa anak anak ini?" raya Rani dengan penasarannnya.


"Ini namanya Citayam Fashion Week (CFW) Ma. Akhir-akhir ini terus menjadi bahan perbincangan, pusat perhatian, dan obyek perdebatan masyarakat luas. Pasalnya, puluhan remaja dari berbagai wilayah di pinggiran Jakarta bahkan daerah lain berkumpul di sana, adu gaya berpakaian, dan berlenggak-lenggok bak model kenamaan melintasi zebra cross di tengah jalan raya kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.


"Ada yang menganggap hal itu sebagai kegiatan positif, karena menonjolkan kreativitas dalam memadu-padankan pakaian dan menghidupkan usaha yang ada di sekitar lokasi. Namun, tak sedikit yang menganggapnya sebagai hal negatif, selain mengganggu aktivitas jalan raya, kegiatan tersebut juga dinilai berpotensi membuka peluang tindak kriminal, dan sebagainya. Pokoknya ini lagi viral ma " Jelas Rara semangat.


Rani mengangguk mengerti dengan penjelasan sang anak, ditambah ia juga sedang menonton video videonya.


"Astaga... Itu gunung kembarnya ke mana mana?" ujar Rani heran.


"Mama juga begitu."


Huss


Pak.


Satu pukulan mendarat di bahu sang putri.


"Apa komentar mama dengan kejadian yang lagi viral ini ma?"

__ADS_1


"Gak bisa komentar sayang. Cepat kamu mandi, sebentar lagi dapat shubuh." Ujar Rani membuka pintu pondok nya. Ia akan pergi lebih dulu ke mesjid. Sedangkan Rara mengambil baju ganti dari kopernya. Ia akan mandi di pemandian umum.


TBC


__ADS_2