
"Hai Honey" ucap David kemudian memeluk Angel erat begitupun Angel yang membalas pelukannya.
"Kamu kenapa di sini Honey" tanya David melepaskan pelukannya beralir menggenggam tangan Angel.
"Gak suka Angel di sini" ujar Angel.
"Suka lah senang bangat malah, maksudnya tuh karena apa kamu kesini" tanya David.
"Mommy yang suruh pulang" ucap Angel.
"Kan Dady suruh besok aja" ucap Daddy.
"Tapi gak sabar Dad, lagian ada kesempatan suruh pulang ya pulang hehe" ucap Angel.
"Oh ya udah duduk lah" ucap Daddy
"Oke, sebenarnya ada apa Dad" tanya Angel dengan terus menggenggam tangan David.
"Oh ya Kenalin, mereka sahabat Daddy nyonya dan Tuan Kusuma" ucap Daddy.
"Salam Tuan Nyonya" ucap Angel membungkukkan badannya.
"Hai, ternyata aslinya lenih cantik ya" puji Nyonya Kusuma.
"Terima kasih Nyonya" ucap Angel.
Kemudian Angel ikut makan di meja tersebut sembari menunggu tuan muda dari keluarga Kusuma.
"Mah pah" ucap seorang remaja.
"Hai sayang, oh ya kenalin ini anak saya" ucap Nyonya kusuma memperkenalkan anaknya.
Saat Angel melihat ke arah remaja tersebut seketika wajahnya kaget. Angel membulatkan matanya sempurna begitupun dengan remaja tersebut.
"Hallo semuanya" ujar remaja tersebut sopan.
"Wah gabteng banget" ucap Mommy.
"Gantengan juga Abang" ujar Angel bergumam.
"Gio kenalin dia Angel anak dari Tuan Honsclair" ucap Mamanya.
"Hai kenalin, Gio Kusuma" ucap Gio mengulurkan tangannya.
"Kenalin juga Angeline M. Honsclair" ucap Angel menerima uluran tangan Gio.
"Tau kamu mau pulang kenapa gak sekalian bareng" ucap Gio.
"Haha" ujar Angel tertawa kaku.
"Kalian saling kenal" ujar Mommy.
"Ya mah dia dosen Ekonomi Angel" ucap Angel.
"Bagus dong kalian udah saling kenal pangsung pendekatan aja" ucap Mama Gio.
"Maksudnya apa" ucap Angel.
"Dia mau kenal lebih deket sama kamu" ucap Daddy.
"Tapi Angel gak mau Dad" ujar Angel.
"Kok bisa kenapa gak coba dulu" ucap Daddy.
"Gak mau Dad, please biarin Angel tentuin pilihan Angel sendiri" ucap Angel.
"Iya tapi kenapa gak coba dulu Girl" ucap Daddy.
"Coba hahaha gak segampang itu Dad, tapi apa alasan Daddy suruh Angel deketin dia" ujar Angel.
"Selama ini kan Daddy gak pernah lihat kamu punya kekasih Daddy gak suruh kamu buat gak deket sama cowok manapun Daddy mau kamu nikmati masa remaj kamu" ucap Daddy.
"Sorry Dad, Angel masih ingin menikmti kesendirian ini" ucap Angel.
"Semuanya Angel permisi" ucap Angel pergi.
"Honey" ujar David menahannya.
__ADS_1
"Sorry Bang, Angel gak bisa terima ini" ucap Angel pergi melepaskan tangan David.
"Honey" ujar David mengejar Angel
Belum sampai Angel jauh David kembai menariknya dan memeluknya erat. Angel menangis sesegukan di dalam pelukan David.
"Bang Angel gak mau Bang bantu Angel" ucap Angel.
"Iya Honey Abang juga gak mau kalau kamu harus di jodohin" ucap David.
"Abang gak rela kamu dengan yang lain Honey walaupun Abang tau perasaan Abang buat kamu salah" ujar David dalam hati.
"Bang bantu Angel pergi Bang pergi jauh dari perjodohan ini Bang" ucap Angel.
"Angel sudah terlalu nyaman sama Abang gak ada tempat lagi untuk yang lain di hati Angel tolong Angel Bang Angel tau perasaan Angel gila karena suka sama Abang" ujar Angel dalam hati.
"Mau Abang antar pulang" ucap David.
Angel hanya menganggukkan kepalanya pelan kemudian pergi dari tempat itu masih dengan pelukan hangat David.
Saat perjalanan munuju rumahnya Angel dan David di serang sekelompok orang tak di kenal. David langsung memberikan senjata yanh selalu dia bawa kepada Angel.
Dalam.keadaan terdesak dan takut Angel.berusaha untuk bersikap biasa saja dia tidak ingin membebani Abangnya karena ketakutannya.
"Jangan keluar Honey" ucap David Angel mengangguk.
David keluar dan bertarung dengan beberapa orang yang mendekati mobilnya. Karena tidak tahan melihat David terpojok Angel langsung mengambil senjata yang selalu David simpan di bawah kursi kemudi Angel mengambilnya kemudian menembak satu per satu orang yang menyerang David dengan tepat.
"Abang are you oke" tanya Angel mendekati David kemudian memberikan satu senjatanya kepada David.
"Ya Honey, lari pergi dari sini" ucap David.
"Abang awas" ucap Angel saat seseorang sedang menarik pelatuk pistolnya.
Duar......
Suara tembakan menggema di malam yang sunyi. David melihat ke arah Angel yang ternyata Angel sudah tergeletak di jalan yang gelap dengan bersimbah darah.
Duar.... duar.... duar....
"Angel" teriak David mendekati Angel sedangkan orang yang menyerangnya berhamburan pergi karena mereka sudah salah menghabisi orang.
"Abang Abang nangis" ucap Angel tersenyum saat David mendekat.
"Bertahanlah Honey" ucap David.
"Angel gak apa apa Bang Angel gak sakit kok Bang" ucap Angel
"Mana mungkin gak sakit Honey lihatlah darah kamu banyak yang keluar" ucap David.
"audahlah Abang Abang jangan nangis Bang gantengnya ilang" ucap Angel.
"Masih sempet sempetnya kamu bercanda" ucap David memarahi Angel dengan derai air mata.
"Abang ini pertam kalinya Abang bicara dengan nada tinggi sama Angel i love you Bang" ucap Angel tak sadarkan diri.
David langsung membawa Angel ke mobilnya kemudian membawa Angel ke rumah sakit terdekat. Dengan derai air mata dan baju penuh darah David menggendong Angel ke ruang UGD membuat banyak orang simpati.
"Selamatkan dia apapun yang terjadi" ucap David.
"Baik tuan silahkan tunggu di luar" ucap Dokter.
David menunggu Angel di luar ruangan sembari terus berlalu laang di depan pintu sembari menghubungi keluarganya.
Tak lama Daddy Mommy dan keluarga kusuma sampai di rumah sakit.
"Bang" ucap Mommy dengan derai air mata saat melihat baju David penuh dengan darah.
"Mom Angel Mom Angel" ucap David menangis dalam pelukan Mommynya.
"Apa yang terjadi Bang" ucap Daddy.
"Gak tau Dad" ucap David.
"Kamu bagaimana" tanya Mommy.
"David oke Mom, tapi Angel" ucap David.
__ADS_1
"Yaya sekarang kita ganti baju kamu ya" ujar Mommy.
"Gak Abang mau tunggu dia sampai dia sadar" ujar David.
"Ternyata dia sudah ada yang melindunginya lebih baik mah pah, jadi Gio mindur aja lagian kalau memang jodoh pasti di persatukan" ucap Gio.
"Maafin Angel nak Gio" ucap Daddy.
"Jangan paksa Angel untuk itu Dad, hati akan memilih pasangannya sendiri" ucap David.
"Iya Bang" ucap Mommy.
"Sekarang kamu ganti baju biar Daddy yang tungguin dia di sini, kamu gak mau kan kalau dia lihat kamu bersimbah darah" ucap Daddy.
"Ya Dad" ujar David.
David lalu pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. Setelah dia selesai dia langsung kembali ke ruangan Angel di rawat.
"Gimana Dad" tanya David.
"Dokter belum keluar Bang, lagian Angel kan anak yang kuat dia pasti bisa lewatin ini semua Bang" ucap Daddy.
"Abang harap juga gitu Dad" ucap David.
Tak lama kemudian seoramg dokter keluar dari ruangan membuat David dengn cepat menghampiri dokter tersebut.
"Bagaimana Dok" tanya David.
"Maaf dimana orang tua pasien karena kita harus bicara" ucap Dokter.
"Kita berdua dok" ucap Mommy.
"Mari ikut saya ke ruangan saya" ucap Dokter.
"Baik Dok" ucap Mommy dan Daddy
"Kalian pergilah biar Abang yang tunggu dia di sini" ucap David.
"Oke Bang" ucap Mommy.
Saat Mommy dan Daddynya pergi Angel.di bawa keluar dari ruangan membuat David tersenyum. David mengikuti suster yang membawa Angel ke ruang rawat inap tapi banyak alat yang menempel di tubuhnya.
Di lain tempat Daddy sedang mendengarkan penjelasan Dokter.
"Begini Tuan Nyonya anak anda terkena peluru di bahu kirinya, sepertinya dia juga terbentur di bagian belakang kepalanya" ujar Dokter.
"Lalu bagaimana keadaannya dok" tanya Mommy sembari mengelap air matanya yang menetes.
"Dia baik baik saja sekarang dia sudah di pindah ke ruang rawat biasa walaupin banyak alat yang menempel di badannya apa dia pernah mengalami benturan cukup keras di kepalanya." tanya Dokter.
"Iya kurang lebih hampir tiga tahun lalu dia mengalami kecelakaan memangnya kenapa dok" tanya Mommy.
"Karena dia kembali mengalami pendarahan di otaknya, tapi Tuan dan Nyonya tidak perlu cemas dia bisa melewati semuanya dengan baik tapi mungkin untuk kembali sadar dia membutuhkan beberapa waktu ke depan" ucap Dokter.
"Baik Dokter lakukan yang terbaik untuk putri saya" ucap Daddy
"Saya akan melakukan yang terbaik untuk putri anda" ucap Dokter.
"Terima kasih dok" ucap Daddy.
Daddy dan Mommy pergi dari ruangn dokter dengan rasq campur aduk, karena di sisi lain dia senang Angel baik baik saja tapi di sisi lain dia takut kehilangan Angel karena kemungkinan besar Angel akan kembali mengingat masa lalunya.
"Bang" panggil Mommy saat sampai di ruang rawat Angel.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like vote dan komentarnya ya....
__ADS_1