Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Cyber


__ADS_3

"Hancur harapan Abang" ucap David meninggalkan Angel sendiri.


"Apa ada yang salah" batin Angel yang membuat David meninggalkannya.


"Udahlah, karena Abang pergi jadi gue bisa pergi ke kamar dan cek masalah yang buat Abang sama Dad gelisah" lanjut Angel pergi ke kamarnya lalu menempelkan setiker di pintu kamarnya.


"Oke kita mulai" ujar Angel.


Angel mulai membuka komputer canggihnya, dia mulai mencari sumber masalah dengan masuk ke situs web yang di buat David untuk menutup identitas keluarganya dari publik. Angel mulai mencari setiap hal mencurigakan, karena keahlian Angel di bidang cyber tidak bisa di ragukan lagi dengan mudah Angel meretas semua situs web yang telah mengobrak abrik situs web keluarganya tanpa jejak.


Dan dalam waktu kurang dari satu jam Angel berhasil menemukan orang yang telah meretas akun web keluarganya, Angel bahkan berhasil mencari tahu tentang keluarga dan pekerjaan orang yang telah meretas situs web keluarganya.


"Dia bekerja untuk tuan Damantara, jadi dia dalang di balik ini semua bakal gue bales lo" ujar Angel tersenyum melihat hasil kerjanya.


Setelah Angel berhasih mengobrak abrik balik akun web orang yang meretas webnya, Angel kemudian membuat perangkat kembali untuk membuat keamanan extra untuk akun webnya.


Angel terus melakukan pekerjaannya dengan serius, Angel bahkan melewatkan waktu belajar dan makan malamnya.


Sedangkan di ruang makan sudah heboh dengan Mami Maria yang selalu menggoda para Maid yang sedang menyiapkan makan malam.


"Bi tolong panggil Angel ya" perintah Mom pada seorang Maid.


"Baik Nyonya" ucap seorang maid.


Maid tersebut pergi menuju kamar Angel, namun saat sampai di depan kamar Angel Maid tersebut berhenti di depan kamar Angel karena melihat tanda bahwa Angel sedang tidak bisa di ganggu membuat Maid tersebut pergi menuju dapur.


"Maaf Nyonya Nona muda Angel sedang tidak bisa di ganggu" ucap Maid membuat Momi bingung.


"Kenapa dia, ya sudah panggil Tuan Dan David saja" ucap Momi.


"Baik Nyonya" ucap Maid meninggalkan Momi.


"Mom Angel mana kenapa gak ikut makan" tanya David saat sampai di ruang makan.


"Oh Angel, dia lagi gak bisa di ganggu lihat aja tuh di pintu tau sendiri kan dia kalau ada yang ganggu galaknya kaya apa" ucap Mom sembari mengambil makanan untuk David dan Dad.


"Tapi Mom sejak kapan dia mengurung diri di kamar" tanya David.


"Sejak tadi siang, setelah William pulang" ucap Mom.


"Sudahlah Boy, makan aja dulu biarin adek kamu nikmati waktunya mungkin memang ada hal yang sangat penting" ucap Dad.


"Ya Dad" ucap David pasrah.


"Apa mungkin Angel marah karena gue ninggalin dia tanpa alasan tadi siang, lagian kenapa juga gue kaya gitu si emangnya gue mau jawaban apa dari dia" ujar David dalam hati frustasi.


"Boy are you ok" tanya Dad yang memperhatikan kegelisahan sang anak.


"Ya Dad, I'm oke" ucap David.


"Sudah kamu makan aja dulu nanti kalau sudah selesai berikan makan malam untuk Angel kasihan dia belum makan dari siang" ucap Mom.


"Yes Mom" ucap David.


Dengan cepat David menyelesaikan makan malamnya, kemudian mengambilkan makanan untuk Angel dan membawanya ke kamar Angel.


"Sudah Boy" tanya Dad saat David bangun dari tempat duduknya.


"Sudah Dad" jawab David singkat.


"Lalu mau kemana kamu" tanya Mom.


"Antar makanan ke Angel" ucap David.


"Cie perhatiannya, udah besar anak Mom" ledek Mom.


"Mom sudahlah jangan buat David terpojok kasian nanti gak bisa ungkapin rasa" ledek Dadi kurnia.

__ADS_1


"Mom sama Dadi sama aja tau" ucap David kesal pergi membawa makanan ke kamar Angel.


"Good luck Boy" ucap Mami dan Dadi bersama.


"Thanks Mom Dad" jawab David teriak.


"Dad kayaknya kita bakal cepet punya mantu nih" ucap Mom.


"Gak Mom mereka masih kecil tunggu mereka dewasa" ucap Dadi kurnia melanjutkan makannya.


Tok.... tok.... tok....


(Pintu kamar Angel di ketuk).


"Siapa si bukannya udah ada jangan ganggu juga" cibik Angel.


"Siapa" teriak Angel dari dalam kamar.


"Abang Honey" ucap David.


"Bang di situ kan ada tulisan jangan ganggu kenapa ganggu Angel" ucap Angel masih belum membuka pintunya.


"Tau, di bolehin masuk gak nih" tanya David masih setia di depan pintu kamar Angel.


"Boleh gak di kunci" ucap Angel sembari membereskan file yang ada di komputernya.


"Lagi apa kamu Honey sampai lupa makan" tanya David saat melihat Angel sedang menyalakan ke tiga komputernya.


"Gak lagi perbaiki masalah sedikit" ucap Angel masih fokus pada komputernya.


"Kamu sedang membuat pengamanan" tanya David yang melihat angka angka yang sangat banyak di komputer.


Karena di bidang Cyber Angel lebih unggul dari David sehingga Angel dapat membuat virus untuk situs web seseorang sedangkan David tidak mengerti bagaimana Angel bisa mempelajari itu dengan cepat bahkan bisa melebihi kemampuan David.


"Abang ini adalah virus yang Angel buat untuk situs situs tertentu" ucap Angel masih fokus.


"Apa kamu lapar" tanya David.


"Nanti sakit, makan dulu biar Abang yang terusin" ucap David ragu.


"Kenapa ragu ngomongnya" tanya Angel.


"Siapa yang ragu lagian kamu gak lihat Abang main bilang Abang ragu lagi" ujar David mengelak.


"Udahlah Bang ngaku aja, lagian ini juga hampir selesai kalau aja Abang gak ajak bicara" ucap Angel.


"Hehe sorry sorry, selesaikan cepat Abang tungguin" ujar David.


"Ya Bang, bentar lagi" ucap Angel.


"Oke Abang boleh baca baca ini gak" tanya David.


"Boleh baca aja" ucap Angel.


David dengan cermat membaca setiap file yang telah Angel print, Angel hanya serius dengan pekerjaannya diam dan menyelesaikan dengan cepat.


"Ngel kamu... ini" tanya David bingung dengan pekerjaan Angel.


"Ya Bang nanti Angel kasih tau" ujar Angel menyelesaikan pekerjaannya cepat.


"Oke kamu hutang penjelasan sama Abang" ujar David.


"Selesai" ucap Angel mematikan semua komputer canggihnya.


"Sekarang kamu bisa jelaskan" tanya David.


"Gak" ucap Angel singkat membuat David mengerutkan dahinya.

__ADS_1


"Kenapa" tanya David bingung.


"Karena.... em.... nungguin ya" ledek Angel.


"Angel laper" lanjut Angel.


"Oh, laper nih makan" ucap David memberikan makan malam untuk Angel.


"Suapin" rengek Angel seperti ana kecil.


"Oke, Abang suapin tapi nanti kamu jelasin apa yang tadi kamu kerjakan" ucap David.


"Oke" ucap Angel.


David dengan telaten menyuapi Angel, sedangkan Angel makan namun tetap fokus pada laptopnya, dia menyelesaikan tugas sekolahnya yang tertunda karena Angel mengerjakan situs web keluarganya.


Setelah menyelesaikan tugas sekolahnya Angel kemudian makan dengan lahap sembari bermain handphonenya.


"Honey makan dulu, main HP mulu" ucap David.


"Hehe lama gak pengang HP soalnya" ucap Angel tersenyum.


"Baru juga tadi siang pegang HP" ujar David.


"Iya iya Bang maaf, oh ya Bang soal tadi siang Angel minta maaf ya udah salah ngomong mungkin udah nyakitin hati Abang" ucap Angel.


"It's oke Honey, udah jangan di pikir tadi Abang pergi duluan Abang mau ke kamar kecil he" ucap David tersenyum.


"Oh .. pantesan gk bilang bilang, Bang udah kenyang" ucap Angel menolak suapan David.


"Satu lagi Honey" ucap David.


"Satu lagi udah ya Bang, lagian Angel juga sudah ngantuk" ucap Angel.


"Jangan tidur dulu kamu kan hutang penjelasan sama Abang" ucap David.


"Abang kenapa si inget, bukannya Abang udah baca tadi" tany Angel.


"Ingat lah kan daya ingat Abang luar biasa" ucap David tersenyum bangga.


Angel mulai menjelaskan pekerjaannya pada David, David manggut manggut mengerti.


"Jelas Abang ganteng" ucap Angel.


"Jelas Honey, ya sudah kamu istirahat ya" ujar David.


"Oke Bang" ucap Angel tersenyum.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hai reader, Author balik lagi nih yuk ikuti Author terus...

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejaknya, vote juga boleh...


Salam manis Author...


__ADS_2