Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
EP 80


__ADS_3

"Iya tante selamat datang di butik Angel" ucap Angel ramah.


"Iya, ternyata kamu pemilik butik ini tante gak tau kirain kamu kerja paruh waktu di sini" ucapnya.


"Iya tante sengaja gak di publik pemilik dan perancang busana di sini tante biar Angel tau sifat mereka yang asli" ucap Angel pelan.


"Kenapa dengan butik dan rancangan kamu yang ini kamu bisa jadi designer ternama dan baju baju kamu bakal laku keras apalagi kalau pakai nama keluarga" ucapnya.


"Saya cuma ingin menyalurkan hobi tante tidak lebih, jadi saya tidak menuntut kariawan saya untuk bekerja lebih menurut saya yang terpenting bukan laku gak nya baju saya tapi puas gak nya pelanggan saya dan lagi saya ingin berjuang sendiri tanpa bergantung kepada sebuah nama" ucap Angel bijak.


"Oke terserah kamu, atau kamu udah gak di akuin di keluarga" ucapnya jutek lalu pergi.


"Kalau bukan emaknya Milla udah gue telen hidup hidup lo" ujar Angel kesal di dalam hati.


"Sabar, ternyata di balik sikap baik dan bijaksana ada sebuah sikap yang sangat menyeramkan" ucap Riko.


"Eh denger ya tadi" ujar Angel.


"Ya, gue juga sebenarnya gak mau di jodohkan karena untuk memperbesar sebuah nama" ucap Riko.


"Maksudnya" tanya Angel.


"Gue udah tau kali dia jodoh jodohin anaknya sama gue itu semua karena untuk menaikan derajat mereka aja tapi orang tua gue gak mau denger omongan gue" ucap Riko.


"Jadi lo udah tau sifat dia" tanya Angel.


"Udah makanya gue nolak keras sama perjodohan ini" ucap Riko.


"Itu alasan lo buat gak buka hati lo buat Milla padahal Milla suka sama lo sejak pertama ketemu tau" ucap Angel.


"Bukan cuma itu tapi sudah ada seseorang di dalam sini" ucap Riko memegang dadanya.


"Emang kalau hati gak bisa di paksa tapi apa salahnya mencoba membuka asal gak ada yang akan terluka di luar sana" ujar Angel.


"Itu lo tau, jadi gue harap lo jangan lagi mencoba deketin gue sama Milla" ucap Riko.


"Oke, oh ya kapan kamu pulang ke Indonesia" tanya Angel.


"Entahlah mungkin dua minggu lagi sampai gue selesaikan semua masalah yang ada di sini emang kenapa mau ikut" tanya Riko.


"Gak gitu cuma jas yang kamu pesen mungkin satu minggu lagi" ucap Angel.


"Oh kirain mau ikut" ujar Riko.


"Kalau dua minggu lagi kayaknya gak bisa ada jadwal wisuda Abang, kalau jadwal ke Indonesia ada tapi tiga minggu lagi itupun bareng sama temen sekelas" ucap Angel.


"Gimana kalau kita ke Indonesia bareng gue tunggu lo sampai jadwal lo ke Indonesia" ucap Riko.


"Oke terserah" ucap Angel.

__ADS_1


Angel lalu meninggalkan Riko dengan tergesa gesa ternyata seseorang membuat gaduh. Angel membulatkan matanya ternyata mama Milla yang menyebabkan semuanya. Angel lalu membereskan masalah yang ada namun mam Milla terus saja mencoba membuat kegaduhan sampai mama Milla hendak melukai Angel namun Riko datang tepat waktu dan melindungi Angel.


"Anda tidak berhak menyakitinya" ucap Riko lantang.


"Maaf tante apa salah saya sampai anda membuat ulah di butik saya" tanya Angel.


"Salah kamu, deketin calon mantu saya" ucap mama Milla.


"Bagaimana kalau dia yang mendekati saya kenapa anda tidak menyerangnya juga" ujar Angel.


"Tidak mungkin karena dia orang baik baik, kamu tau selepas tadi malam Milla menangis di depan saya dia kecewa sama kamu karena kamu deket sama Riko paham" ucapnya tegas.


"What, jadi senyuman tadi malam itu palsu" ucap Angel


"Ya, dan kamu sudah membuatnya menangis apa yang akan kamu lakukan untuk mengembalikan senyumannya ha" ujarnya keras.


"Itu bukan salah dia, karena saya yang mendekatinya karena saya tidak suka anak anda" ujar Riko tegas membuat semua orang menatapnya tajam.


"Tutup butik perintah semua orang untuk pergi" ujar Angel berteriak.


"Siap Bos" ujar semua kariawan.


Keadaan seketika menjadi senyap Angel duduk di lantai sembari memegang kepalanya yang terasa sangat sakit dan beberapa ingatan yang membuatnya semakin sakit.


"Kamu tidak apa" tanya Riko khawatir.


"Tidak, tapi sepertinya Angel juga pernah di salahkan karena seseorang" ucap Angel meringis kesakitan.


"Jaga mulut anda, sebelum berbicara tentang seseorang lihat bagaimana bejatnya anak anda di luar sana" ucap Riko emosi.


"Riko" tegur mamanya.


"Kebenaran harus terungkap" ucap Riko lalu membawa Angel pergi.


"Berani kamu mengatakan itu tentang putri saya" teriak mama Milla.


"Sudahlah jeng, sudah" ucap mama Riko.


Saat Angel di bawa pergi, Mama Riko lalu membawa mama Milla pergi juga meninggalkan butik tersebut. Mama Riko kecewa dengan calon besannya tersebut lalu memutuskan untuk tidak melanjutkan perjodohan anak semata wayangnya.


Dengan amarah yang masih berapi api mama Milla pulang dengan berteriak teriak memanggil Milla. Milla yang mendengar mamahnya berteriak sangat keras lalu menghampirinya.


"Ada apa si Mom teriak teriak gitu" tanya Milla bingung.


"Mom udah bilang semuanya sama teman gak tau diri kamu itu, kamu tenang aja dia gak akan berani ganggu hubungan kalian lagi" ucap Mom Milla.


"Maksud Mom apa dan siapa yang mom maksud" tanya Milla bingung.


"Angel siapa lagi" ucap Mama Milla

__ADS_1


"Mah, ini tuh bukan salah Angel Mom tapi Milla yang gak pernah bisa lebih baik dari Angel" ucap Milla.


"Kamu kenapa kalah sama teman kamu Angel ha, kamu cuma bisa nangis kamu tau gak Angel sudah memenangkan hati Riko bagaimana dengan kita apa yang akan terjadi sama keluarga kita ha" ujar Mama Milla.


"Mom hati gak bisa di paksa Mom, mungkin memang benar karena pertemuaan Angel sama Riko lebih dulu dibanding pertemuan Milla sama dia" ucap Milla.


"Mom tau tapi kenapa kamu gak berusaha si kamu cuma bisa nangis dan nangis" ucap mama Milla.


"Udahlah mom Milla selalu salah di mata Mom terserah Mom" ucap Milla pergi.


"Dasar anak gak bisa di arepin" ucap Mom Milla melihat kepergian Milla.


Di lain tempat seseorang sedang meminta maaf dan menemani Angel yang sedang beristirahat. Riko bahkan memanggil dokter pribadi untuk memeriksa kesehatan Angel yang merasa kesakitan.


"Bagaimana Dok" tanya Riko.


"Apa dia pernah terbentur " tanya sang dokter.


"Maksud dokter" tanya Riko.


"Begini gejala yang di derita pasien seperti gejala para orang yang kehilangan ingatannya" ucap Dokter.


"Sepertinya begitu, saya juga baru mengenalnya beberapa hari ini tapi dia sering mengalami hal seperti ini dan dia juga pernah bilang kalau dia tidak ingat apapun kejadian di masa lalunya" ucap Riko.


"Kalau begitu jangan paksa dia untuk mengingat sesuatu" ucap Dokter.


"Baik dok" ucap Riko.


"Ya sudah saya pergi dulu " ucap Dokter dan pergi.


"Gimana keadaan kamu udah baikan" tanya Riko pada Angel


"Sudah terima kasih, lebih baik lo urus kesalah pahaman yang terjadi" ucap Angel.


"Oke, gue pergi dulu jangan paksa untuk mengingat sesuatu ikuti alurnya dan nikmati prosesnya" ucap Riko.


"Oke, gue inget pesen lo" ucap Angel.


Riko tersenyum lalu pergi walaupun dia juga tidak tega meninggalkan Angel yang masih meringis kesakitan tapi Riko juga tidak mau kalau Angel yang akan di salahkan karena kesalahan dirinya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like vote dan komennya ya...


__ADS_2