Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
eps 157


__ADS_3

Dorrr.. Angel menembak pintu dimana tuan Damantara akan melangkah.


"Jika anda ingin selamat maka tunjukkan dimana mommy" ucap Angel marah.


Karena Angel terus melawan apalagi dia menyakiti ibu tiri dan Lusi saudara tirinya itu karena ikut campur dan memperkeruh keadaan.


"Jika kalian terus ikut campur maka gue bakal buat kalian seperti mereka semua, dan anda mama Ani sepertinya anda tidak sejahat ini dulu kenapa berubah bukankah anda ingin saya melihat anda sebagai wanita paling baik" ucap Angel menatap tajam pad mama Ani sembari mencengkram kuat dagu Lusi.


Angel langsung menghubungi Leon namum tidak ada jawaban Angel tidak ingin mengganggu Leon dia langsung pergi ke tempat Leon berada dengan menggunakan GPS di ponsel Leon.


"Reza awas lo ternyata jebakan yang lo tunjukkan gue gak peduli lagi kalau lo Abang gue" ujar Angel sangt kesal pasalnya Reza berbicara kalau sang ayah menyandra seseorang di rumahnya namun setelah berkeliling dia tidak menemukan siapapun.


"Abang" ujar Angel saat sampai di tempat tujuan.


Angel berjalan perlahan setelah mematikan ponselnya. Dia melihat sekeliling dia melihat banyak orang bersembunyi di sana namun bukan anak buah Daddynya melainkan anak buah Reza dan keluarga Damantara.


"Sialan" ujar Angel saat melihat Reza sedang asik mengobrol dengan tuan Damantara.


Angel terus bergerak dengan sangat pelan untungnya saat bekerja dengan Leon dulu dia juga di latih bergerak tanpa suara dan terus waspada.


"Gila" ujar Angel saat melihat Reza sedang mengarahkan senjata ke suatu arah dia melihat David ada tepat di arah yang Reza tunjuk.


Angel langsung bergerak dengan cepat ke arah David tanpa sepengetahuan siapapun. Dia juga menembakkan benerapa bius kepada anak buah Damantara.


"Awas" ujar Angel berteriak sembari berlari ke arah David dan mendorongnya.


"Lo gak papa" ujar Angel kepada David.


"Gue gak papa lo" ujar David.


"Gak bisa banyk bicara di sini banyak anak buah Damantara lagian kalian semua tuh masuk perangkap" ujar Angel.


"Tapi ponsel mommy" tanya David.


"Mommy gak ada di sini dia udah ada di pindah ke suatu tempat gue udah suruh beberapa oramg cari mommy" ujar Angel.


"Angel" ujar David menarik cadarnya.


"Kenapa kamu kesini bahaya" ujar David.


"Ini yang bisa gue lakukan buat kalian, lebih bahaya kalau lo jadi nikah sama orang lain" ucap Angel membenarkan cadarnya membuat David tersenyum.


"Kamu menggodaku" ujar David langsung mencium pipi Angel.


"Dalam situasi gini aja masih sempet nyosor aja lo" ujar Angel.


David tersenyum lalu berjalan perlahan sembari menghindari peluru yang terus tertuju ke arah David. Reza tau kalau adiknya bersama David dan berusaha melindunginya namun dia tidak mengarahkan peluru pada adiknya itu.


"Abang" ujar Angel mengarahkan senjata pada Reza saat Reza mengarahkan senjata tepat di kepala David.


"Lo gak pantas membelanya" ujar Reza


"Gue lebih terhormat mati karen membela mereka" ujar Angel.


"Dasar gak tau diri" ujar tuan Damantara menodongkan senjata pada Angel.


"Ngel" ujar Leon.


"Kak Leon pergilah" ujar Angel karena dia sudah mengirim.pesan pada Leon sebelulmnya untuk pergi ke sebuah hutan di dekat sana.


"Tapi lo" ujar Leon.


"Makasih udah jadikan gue seorang samurai" ujar Anfel membuat Leon tersenyum dan pergi.


Saat Angel mengatakn hal itu maka sudah ada rencana rencana yang terbesit di pikiran Angel.


Angel menutup matanya sekejap lalu melemparkan semjatanya dan bergerak cepat sampai tuan Damantara terjatuh dengan Angel menarik tangan ayahnya itu ke belakang sedangkan Reza hanya menatap dalam diam.

__ADS_1


"Adin dia Ayahmu" ujar Reza.


"Kalian yang membangkitkan jiwa iblisku" ucap Angel dengan penuh tekanan.


"Itu brarti lo siap untuk melihatnya terluka" ujar Reza menarik pelatuknya.


Angel membulatkan matanya dia langsung berlari ke arah David dan melindungi David dengan tubuhnya.


Dorrr. Dor....


Dua buah peluru mengarah pada jantung David namun karena Angel menjadi tamengnya sehingga peluru itu justru mengenai tubuhnya untungnya dia memakai pelindung sehingga dia baik baik saja dan tersenyum.


"Gue lebih siap" ujar Angel.


"Sini lo" ujar Reza menjatuhkan semua senjtanya dan melawan Angel dengan tangan kosong.


Angel melawan Reza dengan membabi buta begitupun Reza yang tidak memandang siapa yang akan dia habisi. Saat Angel dan Reza kelelahan tuan Damantara bangun dan membawa sebuah belati dan berlari ke arah Angel Reza yang melihatnya langsung berlari ke arah Angel membuat Reza tertusuk.


"Kenapa Za" ujar tuan Damantara.


"Bagaimanapun gue seorang Abang yang harus melindungi adik perempuanku" ujar Reza membuat tuan Damantara langsung pergi begitu saja meninggalkan Reza.


"Abang" ujar Angel membuat Reza berbalik dan tersenyum.


"Tugasku selesai" ujar Reza langsung jatuh di depan Angel membuat Angel memapah Reza.


"Abang" ucap Angel menangis.


"Pergilah selamatkan mommymu" ucap Reza.


"lo gila" ujar Angel langsung mencabut belati yang menancap di perut Reza.


"Ngel" ujar David.


Angel terus menangis dia mencari kain yang bisa membalut luka Reza namun ternyata nihil dengan terpksa dia merobek bajunya dan melakukan pertolomgan pertama pada Reza.


"Mata kalian buta, apa kalian masih mau menguruis kita pikirin majikan kalian yang sekarat" ujar Angel pada semua anak buah Reza yang menodongkan senjata pada David.


"Bawa dia ke rumah sakit" ujar Angel membuat semua anak buah Reza mengangguk.


"Ngel kamu gak papa" ujar David membalikkan tubuh Angel yang berlumuran darah karena menolong Reza tadi.


"Gue gak baik baik aja sekarang lo tau itu" ujar Angel melepaskan cadarnya dan mengikatkan pada pergelangn tangannya yang terluka saat berkelahi tadi.


"Ini berbahaya kenapa kamu datang" tanya David.


"terlalu banyak nyawa yang ingin ku selamatkan" ucap Angel membuat David menarik tengkuk Angel dan mencium bibirnya.


"Sekarang kita cari Mommy Rafa bilang dia sudah tau dimana Mommy dan tempatny tidak terlalu jauh" ujar Angel di angguki David.


Angel dan David pergi ke tempat yang Rafa kirimkan alamatnya. Saat sampai di sana sudah banyak mayat di depan mereka membuat Mereka langsung masuk ke dalam dan ternyata di sana Daddy sudah menemukan Mommy.


"Mommy" ucap David.


"Hai sayang kamu gak apa apa" ujar Mommy.


"Gak Mom berkat Angel" ujar David mencri keberadaan Angel.


Angel sudah berjalan ke arah Daddynya dia melihat Daddynya sedang mengarahkan senjata pada Ayahnya di sana juga ada Bunda Mama Ani dan ke dua saudara tirinya.


"Daddy" ujar Angel berjalan ke dekat Daddynya bersimpuh di depan Daddynya membuat semua orang menatapnya.


"Daddy boleh membunuh mereka tapi setelah Daddy membunuhku dulu, karena semua masalah ini terjadi karena Angel Angel yang gak tau diri Angel yang terlalu nyaman dengan nama yang kaliaj berikan walaupun Angel sudah mengetahui masalalu Angel yang salah Angel yang memulai pertengkaran ini maaf karena Angel yang membuat Mommy dalam bahaya mereka tau bahwa Angel mencintai anakmu karena itulah mereka mencoba membuat orang yang Angel sayang dalam bahaya dengan itu maka Angel akan memanggil.kalian semua dan jatuh ke perangkapnya" ucap Angel dengan air mata mengalir.


"Bunda Ayah Mama Ani kalian pantas menyalahkanku dalam kejadian ini karena Gue juga yang menghentikan semua sistem dan menerjun bebaskan saham Ayah tapi maaf gue gak akan pernah kembali ke diri Adin sebelumnya" ujar Angel menarik nafasnya panjang.


"Sudah" ujar Mommy.

__ADS_1


"Sudah Mom" ujar Angel bersiap untuk di eksekusi.


"Boy" ujar mommy membuat David mendekati Angel.


"Maaf" ucap Angel.


"Maafmu tidak akan bisa merubah keputusanku" ujar David tegas membuat Angel menahan air matanya dengan memejamkan mata.


David perlahan mendekatkan tangannya ke wajah dan dagu Angel membuat Angel meneteskan air matanya. Namun di luar dugaan bukan ingin mencekik atau menghabisi Angel namu. David menarik tengkuk Angel dan ********** membuat Ngel membulatkan matanya.


"Boy" ujar Mommy kesal.


"Sudahlah Mom" ucap Daddy.


"Tapi dia anak dari musuh kita" ucap Mommy.


"kita memang bermusuhan tapi apa kita harus mengorbankan kebahagiaan mereka juga" ujar Daddy.


"Adin sampai kapanpun Ayah tidak akan merestui hubungan kalian" ujar Tuan Damantara membuat David berhenti.


"Tapi dia menyukai saya dan saya mencintainya" ujar David dengan nada meledek membuat tuan Damantara naik darah dan memukul David membuat suasana kembali panas.


Angel hanya duduk melihat pertengkaran itu karena dia merasakan perutnya yang sangat sakit dia tidak lagi bisa menahannya dia terjatuh dan pingsan.


"Ngel" ujar Leon.


"Dav lo bisa berhenti gak nih Angel" ujar Leon membuat David menatap Angel dan melihat darah mengakir di antara ke dua kaki Angel.


David langsung berlari dan menggendong Angel membawanya ke rumah sakit dan pertengkaran ke dua keluarga itu seketika terlerai dan semua pergi ke rumah sakit.


Saat Angel di tangani tim dokter David terus menangis apalagi melihat banyak darah yang ada di tubuhnya yang berasal dari Angel.


"Siapa suaminya di sini" ujar dokter keluar.membuat semua orang saling tatap


"Suami dia bahkan belum menikah, memangnya kenapa" ujar Daddy.


"Saya Dok" ujar David.


"Maaf saya bisa menyelamatkan istri anda tapi tidak dengan anak anda" ujar Dokter.


"Boy" ujar Daddy.


David langsung menangis begitu me dapat kabar anaknya tidak selamat. Dia terkulai lemas begitupun Mommy yang tidak menyangka kalau Angel hamil di luar nikah.


"Boy" ujar Daddy.


"Bisa saya menemuinya" ucap David tanpa menjawab Daddynya.


Setelah itu David di izinkan untuk menemui Angel namun saat sampai di dalam ruangan seorang suster mengatakn kalau sebelumnya dia harus di operasi untuk membersihkan kandungannya membuat David semakin bersalah.


"Lalukan yang terbaik" ucap David.


Setelah semua di tanda tangani David, Angel langsung melakukan operasi tepat setelah David keluar ruangan. Saat keluar David mendapat sebuah tinju dari tuan Damantara.


"Kamu menghamilinya" ujar Tuan Damantara emosi.


"Yah sudahlah percumah" ucap Reza yang di rawat di rumah sakit itu.


"Ya saya menghamilinya" ujar David terpojok membuat Daddynya juga melayangkan tinjunya.


"Dad lalu apa yang harus David lakukan kalau kalian tidak da yang menyetujui hubungan kita" ujar David membuat semua orang terdiam.


"Kenapa lo hamilin dia untung ko gak jadi nikah coba kalau lo nikah terus dia hamil tanpa suami" ujar Reza membuat David terdiam.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa dukungannya......


__ADS_2