Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Gadis Manis


__ADS_3

"Vid, eh maaf ganggu ya" ujar Devan sahabat David yang melihat adegan tersebut.


"Eh lo Van, duduk" ucap David melepas pelukannya namun berganti memeluk pinggang Angel.


"Ganggu ya, sorry" tanya Devan.


"Iya ganggu banget, kenapa gak ketuk pintu si" ujar David duduk


"Hehe, biasanya kan lo gk pernah bawa mainan di kantor" ucap Devan.


"Abang buat Angel mainan" tanya Angel menyelidik.


"Haha galak juga, gak tenang aja udah tiga tahun belakangan gak main cewek tepatnya dia belum pernah punya cewek haha" ujar Devan tertawa keras.


"Ledek lo" ujar David.


"Sabar bro" ucap Devan.


"Lo ngapain ke sini" tanya David.


"Gue mau undang lo di acara gue nanti malam lo boleh bawa cewek lo" ucap Devan.


"Gue pikirin nanti" ucap David.


"Masih sama lo kayak dulu paling susah kalau di suruh kumpul apalagi kalau suruh bawa cewek lo" ucap Devan.


"Oke gue datang nanti malam" ucap David.


"Baguslah kalau begitu kalian lanjutkan gue pergi dulu" ucap Devan.


"Ya pergi lo, ngomong ngomong acaranya dimana gak jelas banget" ucap David.


"Di tempat gue, maklum lah gue baru pulang gak mungkin gue pergi bisa marah ibu negara" ucap Devan.


"Ya udah pergi lo" ucap David.


"Gak asik lo, ya udah bye" ucap Devan pergi.


"Kenapa Abang jutek banget gitu" tanya Angel.


"Terus Abang harus gimana" tanya David.


"Ya gimana aja, jutek banget oh ya Abang mau pergi nanti" tanya Angel.


"Kamu mau temenin Abang" tanya David.


"Yakin mau ajak Angel" tanya Angel.


"Yakin kenapa gak mau" tanya David.


"Mau" ucap Angel


"Imut banget si" ujar David mencium Angel


"Eh Bang, banyak kerjaan tuh kerja dulu" ucap Angel untuk menghilangkan gugupnya.


"Iya iya Honey, tunggu Abang ya kalau mau sesuatu panggi Kevin aja" ucap David.


"Oke Abang" ucap Angel.


David lalu melepaskan tangannya di pinggang Angel dan pergi untuk mengerjakan beberapa berkas yang menumpuk. Angel tersenyum lalu bermain ponsel di sofa namun karena jenuh Angel mendekati Dwi dan duduk di depan meja Dwi sembari melihat beberapa berkas yang ada.


"Bang laporan keuangan ini beda ya sama laporan bulan kemarin atau Angel yang lupa" tanya Angel.


"Masa sih Honey memangnya bulan kemarin berapa" tanya David.


"Gini" ucap Angel mengambil kertas dan pulpen di depan David dan menjelaskan secara rinci.


"Ingatan kamu bagus" ucap David menghubungi Kevin untuk membawa laporan keuangan bulan lalu.

__ADS_1


"Terima kasih" ucap Angel tersenyum.


Setelah itu Angel kembali mengecek beberapa laporan sembari menunggu Kevin dengan laporan keuangan. Beberapa menit kemudian Kevin datang dan membawa dua laporan keuangan dua bulan sebelumnya. Angel lalu memeriksa dan memberitahukan letak perbedaan laporan.


"Tuh kan Bang beda" ucap Angel.


"Iya, bener bener mereka ya" ujar David.


"Udahlah Bang selidiki dulu siapa tau salah ketik soalnya yang beda cuma satu angka" ucap Angel menggenggam tangan David yang mengeras.


" Kamu selalu bisa buat Abang lebih baik" ucap David.


Angel tersenyum, David lalu melanjutkan pekerjaannya sedangkan Angel dan Kevin duduk di sofa ruangan David. Sesekali David melihat ke arah Angel ada rasa tidak rela saat Angel tertawa bersama orang lain.


"Vin kamu boleh kembali ke ruangan kamu" ujar David.


"Siap bos" ucap Kevin.


"Bilang aja anda tidak suka saya dekat dengan nona Angel bos" ujar Kevin dalam hati.


"Masih lama Bang" tanya Angel.


"Masih kamu capek ya, ke kamar aja" ucap David.


"Hehe, maaf ya Bang" ujar Angel.


"Iya gak apa apa, mau Abang anter" tanya David.


"Gak perlu Bang Angel bisa sendiri" ucap Angel.


Angel lalu bangun untuk pergi ke kamar sebelum masuk ke dalam kamar Angel menghampiri David lalu mencium pipi David dengan cepat kemudian berlari. David hanya tersenyum dan menyentuh pipinya yang baru saja di cium Angel.


"Honey kamu membuatku semakin sulit untuk melupakan perasaan Abang, apalagi dengan kejujuran mu tentang perasaan dalam hatimu" ujar David.


Angel menutup wajahnya dengan ke dua tangannya Angel merasa sangat malu dengan apa yang baru saja dia lakukan kepada David.


Angel merebahkan tubuhnya di kasur dan tak terasa dia tertidur di sana, sampai sore datang Angel belum juga bangun. David sering melihat ke arah pintu namun tidak juga terbuka membuat David penasaran dan menghampiri Angel di kamar.


"Ternyata masih tidur pules banget lagi" ujar David menghampiri Angel.


"Bos" panggil Kevin.


"Eh maaf bos, udah sore" ucap Kevin lirih saat David memberikan isyarat untuk mengecilkan suaranya.


"Kamu pulang dulu aja, gue pulang nanti kalau Angel udah bangun bawa mobil Angel" ucap David.


"Oke siap bos" ucap Kevin melenggang pergi.


David kembali mendekati Angel, David menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah Angel.


"Kamu begitu sempurna Honey"


David merebahkan diri di samping Angel dan terus menatap Angel sembari memainkan pipi dan hidung Angel membuat Angel.mengeliat namun tidak bangun Angel malah memeluk David.


"Jika terus seperti ini tidak baik Honey, buat jantungku tentunya"


"Hei bangun anak manis" ujar David membangunkan Angel.


"Sebentar lagi Abang" ujar Angel dengan suara serak khas bangun tidur.


"Mau bermalam bersama di sini" tanya David.


"Jam berapa Bang" tanya Angel mulai membuka matanya.


"Jam enam mau lanjut tidur" tanya David.


"Lama ya Angel tidur" ujar angel.


"Gak cuma dari siang doang" ujar David tersenyum.

__ADS_1


"Sama aja Abang" ucap Angel sembari mendudukkan diri.


David mengikuti Angel duduk di tepi ranjang, saat hendak bangun David tangan David di pegang Angel membuat David membalikkan badannya dan tersenyum.


"Kenapa" tanya David.


"Maafin Angel" ucap Angel.


"Apa kamu membuat kesalahan Honey" tanya David.


"Angel melakukan kesalahan yang begitu besar sama Abang, Angel tau gak seharusnya Angel punya rasa sama Abang Angel harap Abang gak terbebani dengan perasaan Angel" ucap Angel.


"Sudahlah Honey, Abang tau karena pesona Abang begitu kuat makanya kamu sampai suka sama Abang tapi kamu tidak bersalah karena hati gak ada yang tau akan berlabuh kepada siapa" ucap David berjongkok sembari menggenggam tangan Angel.


"Tapi tetep aja Bang, kenapa harus berlabuh ke Abang bukankah itu perasaan gila" ujar Angel.


"Kamu tau Honey kamu gak bersalah percayalah sama Abang, lagian Abang menyukai perasaan itu perasaan kamu ke Abang" ucap David.


"Abang bicara seperti itu, seolah Abang juga punya rasa yang sama" ucap Angel.


"Bagaimana kalau perasaan itu memang ad di dalam sini" tanya David menuntun tangan Angel ke dadanya.


"Bagaimana mungkin Abang, kita saling menyukai satu sama lain bukankah itu rasa terlarang" ujar Angel.


"Udah jangan pikirkan itu lagi, maukah kamu pergi dengan Abang malam ini" tanya David mengalihkan pembicaraan.


"Oke tapi kita pulang dulu belum mandi juga" ujar Angel.


"Mandi di sini aja nanti Abang panggil orang buat bantu kamu di sini" ucap David.


"Oke lah terserah Abang, Abang atur semuanya Angel mandi dulu" ucap Angel.


"Oke" ucap David.


Angel pergi mandi sedangkan David memanggil orang untuk membantu Angel nanti.


Setelah setengah jam berlalu Angel selesai mandi dan orang yang membantunya telah sampai Angel lalu di make up sedangkan David mandi dan bersiap. David menunggu Angel di luar kamar tak lama kemudian Angel keluar dengan balutan dress warna navi senada dengan baju yang David pakai.


"Hai cantik sudah siap" tanya David.


"Sudah yuk" ucap Angel mengandeng tangan David.


David dan angel pergi menggunakan mobil Angel dengan kecepatan normal.


"Di sini Bang" tanya Angel.


"Iya kenapa" tanya David.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa vote dan komennya ya....

__ADS_1


__ADS_2