Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Bertemu dengan musuh


__ADS_3

Suasana menjadi canggung membuat Angel tidak enak hati. David tau Angel tidak sedang baik baik saja dengan keadaan dia langsung menggenggam tangan Angel dan tersenyum padanya senyuman simpul yang tidak di lihat orang lain kecuali Angel.


"Honey mau es cream" tanya David.


"Boleh" ujar Angel.


"Yuk ikut pilih sendiri" ujar David.


"Bang jangan escream lah nanti adeknya sakit perut" ledek Daddy


"Daddy, Angel udah gede" ujar Angel merajuk membuat Riko tersenyum melihat expresi Angel.


"Aduh adek Abang jangan manyun dong" ucap David membuat Angel semakin kesal namun bukannya memukul Angel justru memeluk David.


"Maaf karena gue peluk lo, gue masih menjadi adek lo padahal gue tau soapa gue sebenarnya, gue gak rela kalau lo harus jadi orang lain" ujar Angel dalam hati.


"Utuk utuk sayang" ledek Daddy.


"Abang Daddy nyebelin" ujar Angel.


"Iya iya, Dad udah dong kasian" ucap David sembari mengelus puncak kepala Angel.


"Iya iya" ujar Daddy karena mendapat tatapan tajam dari mommy.


"Jadi mana design kamu Ngel" tanya Cika.


"Design sorry gak di bawa kan gak tau kalau kita bakal ketemu" ujar Angel.


"Kenapa apa kamu tidak percaya dengan pilihan saya" ujar Riko dingin.


"Percaya kok apapun yang kamu pilihin pasti itu bagus" ujar Cika.


"Ya kali, kalau milihnya kain kafan mau lo" ujar Angel.


"Ye belum saatnya mau nikah dulu" ujar Cika


"Yaya yang udah ada pasangannya" ujar Angel.


"Kenapa lo gak bilang kalau ada kain kafan di butik lo" ujar Riko membuat semua orang kaget.


"Kenapa lo mau pake" ucap Angel.


"Kayaknya lebih baik pake itu daripada hidup dalam garis yang orang lain buat" ujar Riko.


"Lo pikir dengan lo hidup sesuka lo bakal bahagia" ujar Angel.


"Gak juga, tapi se enggaknya gue tau alurnya" ujar Riko.


"Gak ada yang tau alur cerita hidupnya sendiri, Tuhan lebih baik kepada kita" ucap Angel.


"Yaya apapun itu bocil" ujar Riko membuat Angel hanya menatapnya.


"Bang" panggil Angel.


"Kenapa" tanya David menatap Angel.


"Em... gak jadi" ujar Angel.


"Mau main tebak tebakan" ujar Cika.


"Gak, Abang gue gak semudah itu dia ajak tebak tebakan" ucap Angel.


"Nasib punya Abang dingin kayak kutub utara" ujar Cika.


"Biarin, gue Fire yang melelehkan kutub utara" ujar Angel.


"PD bener" ujar Cika.


"Honey, pinjem ponselnya dong" ujar David.


"Nih" ujar Angel tanpa bertanya.


"Kamu gak mau pinjam ponsel Abang" tanya David


"Gak, pinjem pulpen Bang" ujar Angel.


"Di tawarin ponsel mintanya pulpen aneh" cibir Riko.


"Maaf kenapa dari tadi lo kayak merhatiin semua tingkah gue awas nanti jatuh cinta, cinta kepada diriku awas nanti kau jodohku" ujar Angel bernyanyi.


"Apa kamu tidak salah lirik" ucap David.


"Bang iz bisa gak si kalau gak perlu di koreksi kan bukan ujian"ujar Angel.

__ADS_1


"Karena kamu jodohku bukan jodohnya" ucap David membuat Angel membatu karena jantungnya berasa berhanti berdetak saat itu.


Begitupun David yang tidak percaya dia mengatakan hal tersebut di depan semua orang. Bahkan dia tidak merasa bersalah sedikitpun kecuali perasaan lega setelah mengatakannya.


"Sorry" ujar Angel dan David bersama.


"Abang duluan" ujar Angel.


"Abang em Abang em maksud Abang gak kayak gitu" ujar David serius.


"Bang bisa bicara berdua saja" ujar Angel menatap dalam David


"Oke" ucap David mengikuti langkah Angel yang me jauh beberapa langkah dari meja mereka saat ini.


"Kita sudah cukup Jauh" ucap David


"Bang Abang mau bantu gak sebenarnya design yang Cika minta bekum juga Angel bikin udah di iyain aja sama calon suaminya" ujar Angel


"Terus kenapa tadi dia bilang udah beres" tanya David penuh telisik.


"Gak tau, tapi Abang tau dia tuh kayak gak suka benget dari pertama di jodohin" ujar Angel.


"Oh jadi dia malas bahas pernikahan ya pantes tadi tanya kain kafan" ujar David.


"Terus mau bantuan apa" tany David.


"Bantu design beberapa baju Abang kasih ide biar Angel yang gambar siapa tau nanti yang paling bagus bisa buat gaun pernikahan kita" ujar Angel tersenyum lalu kembali ke tempat duduknya di samoing Mommynya meninggalkan David yang senyum senyum sendiri.


"Bang kenapa, kamu kasih apa" tanya Mommy.


"Kenapa" tanya Angel dan David bersama.


"Tuh senyum senyum kayak orang gila" ujar Mommy menahan tawa begitupun Daddy.


"Kamu senyum Bang" tanya Angel tanpa dosa membuat David menyentil hidungnya.


"Is" ujar Angel manyun.


David hanya diam dan kembali memainkan ponsel Angel. Sedangkan Angel mengeluarkan I padnya dan memutar lagu lewat earphone.


Angel mulai mendesign gaun pernikahan Cika dengan melihat ke dua calon mempelai. David yang melihat Angel memakai earphone terus merebut sebelah earphonnya. Angel hanya menatapmya dengan senyuman lalu menyenderkan kepalanya di pundak David. Angel hanya mendapatkan sebuah elusan hangat di kepalanya.


"Seneng ya jeng punya anak akur gitu" ucap mama Cika.


"Tapi tadi" ujar Mama Cika.


"Dimana ada kesempatan kita bercanda dimana pun itu bakal dilakukan" ujar Mom.


"Please mom" ucap Angel.


"Yaya" ujar Mommy.


"Hai say" ujar seseorang tak membuat David maupun Angel melirik.


"Hai, kamu apa kabar" tanya Mom.


"Baik, itu anak kamu ya gantengnya" ujar teman Mom.


"Iya terus ini anak kamu cantik banget ya" puji Mommy.


"Tante bisa aja, hai tante kenalin aku Citra" ucapnya.


"Hai Citra salam kenal" ujar mom.


"Duduk duduk sini gabung" sambung Mom.


"Boy" tegur Daddy David tau maaksud Daddynya dia namun dia tidak peduli tetap serius dengan ponsel Angel.


"Tante boleh kenalan gak" ujar Citra menunjuk David.


"Silahkan" ujar Mom sebenarnya Mommy tau kalau anak laki lakinya itu tidak suka berkumpul dengan banyak orang selain keluarga dan selain urusan pekerjaan.


"Hai gue Citra boleh duduk di sini gak" tanya Citra.


David tidak menjawab baik ucapan maupun perbuatan. Namun Citra tak kenal malu dia langsung ikutan duduk menempel David namun David justru berpindah ke samping Angel lalu berganti menyender di pundk Angel. Angel yang tau kalau Abangnya tidak nyaman hanya tersenyum lain dengan Citra yang mengikuti David.


"Kamu gak mau nih kenalan sama gue, kita sama sana orang indonesia tau gue lagi kuliah bisnis di sini semoga kita jodoh" ujar Citra.


"Oh ya kamu mau nomor gue gak, biar lebih deket gitu" ujar Citra lagi membuat David kembali merebut earphone yang ada di telinga Angel.


"Honey" ujar David menaruh ponselnya ke dalam saku dan memeluk Angel.


"Maaf mba sepertinya dia tidak nyaman sama mba" ujar Angel.

__ADS_1


"Mba mba emang gue tukang gorengan nona you know" ujar Citra dengan nada sombongnya.


"Maaf Nona Citra anda bisa duduk di sebelah sana lagian ini tidak cukup untuk bertiga" ujar Angel


"Lo yang pergi, lo tau gue bisa dapetin apapun yang gue mau termasuk dia" ujar Citra.


"Tidak semua bisa di beli dengan uang ataupun tubuh nona, karena yang terlihat belum tentu itu kenyataan" ujar Angel.


"Maksud lo apa" tanya Citra.


"Maksud saya tidak semua orang kaya punya moral tapi semua orang bermoral itu kaya camkan itu" ujar Angel.


"Maksud lo gue gak bermoral gitu, siapa lo" ujar Citra.


"Saat saya menunjukkan jati diri saya mungkin anda akan menyembah saya " ujar Angel membuat David tersenyum.


"Emang lo siapa palingan lo cuma orang yang mau hartanya gak lebih dari gue" ucap Citra.


"Sudah cukup Honey, kamu tidak perlu membuang energi buat dia" ujar David


"Kalian kenapa gitu si kalau gak nyaman ya udah jangqn berantem dong" ujar Mommy.


"Udahlah jeng biarin biasanya pertemuan pertama gak baik ujung ujungnya jatuh cinta" ucap teman Mommy.


"Ya say jadi gak enak" ucap Mommy.


"Maaf saya permisi sebentar" ujar Riko pergi.


"Boy" ucap Mommy.


"Sorry Mom, tapi David gak suka cara dia memperkenalkan diri dan caranya berbicara" ucap David.


"Iya, eh lo siapa si dati tadi nempel mulu gantian dong" ujar Citra menunjuk Angel.


"Gantian di kira baju" ucap Angel bangkit.


"Kemana Honey" tanya David.


"Gak cuma mau cari udara seger di luar" ucap Angel.


"Ikut" ujar David.


"Biarin dia pergi" ujar Citra seperti anak kecil.


"Anda siapa berani menyuruhnya pergi seharusnya saya yang menyuruh anda untuk pergi dia calon istri saya " ucap David sembari menarik pinggang Angel dan memeluk pinggangnya.


"Calon istri yakin dia aneh kamu cantikan gue lo goda dia pakai apa tubuh lo ya " ucap Citra dengan PDnya.


"Kalaupun saya tidak cantik saya burik setikdaknya saya tidak pernah membuka selakangan saya pada orang yang tidak hak" ucap Angel.


"Oke oke, kalau kalian beneran akan menikah lakukan kontak fisik kalian di depan gue" ujar Citra.


"Anda gila" ujar David.


"Ya saya gila karena lo terlalu tampan untuknya" ucap Citra.


"Apa yang ingin kamu lihat" tanya David.


"Ya sekedar bermain bibir itu cukup" ucap Citra


"Kalau saya melakukan itu saya sama seperti anda tidak bermoral" ujar David.


"Dari tadi anak kamu mengatakan anak saya tidak bermoral ini sebuah penghinaan" ujar teman Mommy.


"Boy Girl apa ada kesan pertama ketemu" ucap Mommy.


"Angel duluan, ini pertrmuan ke tiga Mom pertam waktu sama Abang di jalan dia dikelilingi banyak laki laki Abang kira dia dalam masalah dan Abang ingin membantunya ternyata dia sedang mendesah di pinggir jalan Abang langsung membawa Angel pergi, ke dua saat Angel menemui klien dia sebuah gedung ternyata itu pacarnya dia menampar Angel dan ke tiga sekarang dia tidak sopan dan membuat Abang tidak nyaman" ujar Angel.


"Abang katanya calon istri" ledek Citra.


"Apa tidak boleh memanggilnya Abang kalau saya istrinya apa harus memanggilnya dengan sebutan sayang dan semacamnya Abang juga sebutan sayang lagian gak ada undang undngnya kan dan bukankah itu lebih sopan daripada saya harus memanggilnya dengan nama" ucap Angel membuat Citra diam seribu bahasa


.


.


.


.


.


"Jangan lupa like dan vote ya teman...

__ADS_1


Terima kasih yang sudah setia menunggu....


__ADS_2