Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Eps 135


__ADS_3

"Kenapa lo terlalu imut untuk di lupakan" ucap David sembari menyingkirkan anak rambut di wajah Angel.


David mencari kenyamanan dalam duduknya kemudian dia ikut terlelap dengan Angel berada di pangkuannya. Daddy yang melihat itu tersenyum tapi tersirat rasa khawatir karena David tidak peduli apapun saat mencintai seseorang.


Sebenarnya Daddy tau keberadaan Angel karena saat Angel membeli apartemen asistennya mengatakn bahwa rekening Angel keluar uang yang cukup banyak.


"Kalian harus melewati banyak ujian dari saya" ucap Daddy.


Daddy membiarkan ke dua anknya itu bersama. Lain dengan Mommy yang asik memasak sampai waktu makan malam datang


"Boy Girl" panggil Mommy lembut.


"Em" ujar Angel membuka mata dan yang pertama di lihat adalah Abangnya baru Momnynya.


"Bangunkan Abang kita makan, Mommy mau mandi dulu" ucap Mommy di angguki Angel.


"Bang" ucap Angel bangun dari posisinya.


"Abang bangun" ucap Angel menggoyang goyangkan tubuh David.


Angel membenarkan posisinya sembari mengikat rambutnya asal. Angel terus menggoyangkan tubuh David namun David tidak kunjung bangun.


"Si Abang tidur kaya kebo" ucap Angel menjatuhkan dirinya di dada bidang David sembri terus memukul mukul David.


"Kenapa mukulin" tanya David.


"Kamu di bangunin susah banget ya maaf" ucap Angel


"Gak bisa halusan dikit ya" ucap David.


"Tadinya mau cium tapi Daddy liatin terus" ucap Angel.


David tersenyum lalu memcium pipi Angel lebih dulu. Angel tersemyum lalu membasuh wajahnya ke kamar mandi kamar tamu di ikuti David.


"Sekarang kamu bisa mencium saya" ucap David.


Tanpa menunggu lama Angel lagsung mencium bibir David setelah itu dengn cepat membasuh wajahnya yang terasa panas.


"Maaf Bang ini akan menjadi hal yang lo rimdukan karena gue bakal bemwr bener menjauh kali ini" ujar Amgel dalam hati sembari membasuh wajahnya.


Angel dan David langsing keluar dari kamar itu dan langsung duduk untuk makan. David terlihat sangat lemas sedangkan Angel terlihat sangt bahagia menikmati setiap momen hari ini


"Bang semangat ngapa" ucap Angel.


"Kamu buatku layu" ucap David.


"Siram aja kalau layu" ucap Daddy.


"Iya tuh ada air es biar awet" ucap Mommy.


"Sekalin pake air panas" ucap David membuat Angel tersenyum.


Saat mereka makan ponsel David berdering ada sebuah pesan singkat yang masuk.


"Honey" ujar David memberikan ponselnya.


"Boleh kasih tau gak" tanya Angel.


"Boleh lagian kamu harus tanggung jawab" ucap David.


Angel tersenyum dan memberikan alamat butiknya, karena dia harus bertanggung jawab pada Vino yang sudah dia tabrak.


"Kamu mau berangkat malam ini juga" tanya Mommy.


"Iya Mom habis makan, dan mungkin sepekan atau dua pekan ke depan jarang pulang tapi kalau ada sesuatu telfon aja" ujar Angel.


"Oke" ucap Mommy.


"Terus nasib Abang" tanya David.


"Abang kenapa" tanya Angel.


"Gak gak papa" ucap David dingin


Angel tersenyum karena tau maksud dari David. Sedangkan Daddy hanya melihat Daddynya yang tau keberadaan Apartemen Angel tidak mengatakannya kepada siapapun hanya melihat Angel dari jauh.


Angel langsung makan dengan lahap walau hatinya tidk tenng karena harus meninggalkan keluarga angkatnya. Dia merasa akan ada sesuatu yang terjadi namun Angel menahannya dia hanya menjaga keluarganya tanpa di ketahui.


"Abang" ujar Angel menyodorkan makanannya.


David hanya meihat sekilas tidak ingin menerimanya namun karena senyuaman Angel adalah kelemahan David.


"Kenapa saya gak bisa gitu nolak kamu" ucap David menerima suapan Angel.


"Karena saya terlalu mempesona" ucap Angel tertawa.


"Narsisnya tingkat tinggi" ucap David.

__ADS_1


"Harus, karena bersanding dengan es batu" ucap Angel.


"Gak sekalian es serut" ucap David.


"Glesser" ucap Angel.


David dan Angel terus bercanda tak terasa makanan di piring Angel habis di makan David.


"Katanya gak selera makan tapi milik adeknya abis di makan" ledek Mommy.


"Kamu memanfaatkan moment" ucap David menyentil dahi Angel.


"Apapun asal kamu makan" ucap Angel tersenyum.


"Mom Dad Bang, Angel berangkat ya love you all" ucap Angel bersiap pergi.


"Haruskah secepat ini" tanya David.


"Udah malem Abang" ucap Angel.


David menatap Angel namun Angel berusaha tidak menatap mata David. Angel menyalami ke dua orang tuanya dan memeluk momny erat. Saat menyalami David David hanya diam membuat Angel merasa ingin menangis tapi dia tahan.


"Bye Bang" ucap Angel langsung mencium pipi David dan pergi.


Angel mengambil beberapa buku yang di bawa David tadi, lalu pergi ke tempat dimana mobil barunta sudah terparkir dna barang barang yang dia beli tadi sudah tertata di mobil barunya.


Saat Angel akan masuk mobil David menarik tangan Angel kuat membuat Angel memeluknya. Saat tau David yang menariknya Angel langsung mengeratkan pelukannya.


"Jangan pergi" ucap David.


"Pergi untuk kembali" ucap Angel.


David merenggangkan pelukannya dan mencium bibir Angel sekilas.


"Dav ada CCTV" ucap Angel lirih


David tersenyum lalu mendorong Angel ke tempat yang tidak terlihat di CCTV.


"Di sini tidak terlihat" ucap David.


"Lalu" ujar Angel menatap David.


David langsung mencium bibir Angel dengan rakus membuat Angel membalas perlakuan David dan melembutkan permainan David.


David menarik tengkuk Angel sedangkan Angel memeluk David membuat mereka tidak berjarak.


"Jangan lama lama" ucap David seperti anak kecil.


"Iya sayang, udah ya jaga diri dan jaga hati" ucap Angel mengusap bibir David yang terkena lipstiknya.


"Kamu juga" ucap David.


"Iya bye see you" ucap Angel mendapat ciuman di keningnya.


Angel langsung masuk ke mobilnya dan melajukannya. Sedangkan David dia melihat kepergian Angel sampai mobil Angel tak terlihat.


"Udah Boy, relakan dia agar bisa menjalani semuany dengan mudah" ucap Daddy mengagetkan David.


"Daddy dari tadi" ucap David.


"Ya, semua adegan kalian Daddy melihatnya dengan jelas" ucap Daddy membuat David menggaruk tengkuknya.


"Gak bisa nahan Dad" ucap David.


"Ya Daddy tau, lakukan permintaan nya agar kamu fokus bekerja biar dia yang berjuang" ucap Daddy.


"Daddy juga tau" tanya David.


"Dia bercerita banyak dan lihatlah hasil perjuangannya nanti" ucap Daddy.


"Daddy percaya dia bisa melakukannya" tanya David.


"Daddy percaya dan Daddy akan selalu percaya dengan jalan yang dia pilih" ucap Daddy.


David berfikir namun dengan cepat Daddy membawanya masuk ke rumah membuyarkan semua lamunan David. Sedangkan di jalan Angel melajukan mobilnya dengan cepat karena jalan yang lumayan sepi.


"Sampai juga, oke perjuangn gue di mulai sekarang" ujar Angel langsung membawa barang barangnya ke apartemennya.


Sesampainya di apartemen Angel langsung kembali menggarap gaun Cika. Dia berusaha menyelesaikannya malam ini agar besok dia bisa menunjukkannya pada Cika.


Sedangkan di tempat lain David sedang merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya. Dia berguling guling karena tidak bisa tidur menelfon Angel juga tidak di angkat.


"Honey, gak bisa tidur" ucap David mengirim pesan singkat pada Angel namun tak kunjung di balas.


Lama David menunggu balasan dari Angel namun belum juga di balas. David melihat layar ponselnya dan melihat foto foto Angel yang dia curi di setiap kesempatan.


"Abang sayang maaf ya kita jauhan dulu, Angel berjuang dulu kamu ikuti semua mimpi Mommy dan Daddy Angel janji bakal cepat pulang dukung Angel ya" jawaban pesan singkat Angel saat sudah tengah malam.

__ADS_1


"Hallo Honey" ujar David langsung menelfon Angel saat pesaan Angel sudah dia baca.


"Ya Abang" ucap Angel.


"Belum tidur" tanya David.


"Belum, baru selesai sama gaun Cika" ucap Angel.


"Jangan telat tidurnya" ucap David.


"Iya, kamu juga tidurlah" ucap Angel.


"Rindu" ucap David.


"Angel juga merindukanmu, tapi saling suport aja ya" ucap Angel.


"Iya Honey" ucap David.


"Ya udah tidur udah malam" ucap Angel.


"Hm oke, good night sayang love you" ucap David.


"Good night" ucap Angel langsung mematikan ponselnya.


Malam terus berlalu Angel.masih belum tidur dia juga menyelesaikan jas milik Riko. Saat Jasnya selesai dia baru bernafas lega dan langsung pergi tidur.


"Yang penting jadi dulu maniknya besok" ucap Angel pada dirinya sendiri.


Angel tidur saat hari mulai pagi sehingga dia tidak menjawab telfon dari David. David hanya berusaha tegar dan dia hanya mengirim pesan singkat.


David bekerja seperti biasa dengan kecerdasan dan kecekatannya dia berhasil menyelesaikan kerjanya dengan cepat.


Angel bangun saat matahari sudah tinggi dia melihat ponselnya lalu membalas pesan singkat David. Dia langsung membawa hasil karyanya ke butiknya lalu menghubungi Cika.


Angel langsung bersiap untuk pergi ke butiknya.Saat dia sudah selesai dan siap untuk pergi ada seseorang yang membunyikan bell apartemennya.


"Mommy" ujar anak kecil yang kemarin Angel temui.


"Hai, kamu kenapa ke sini darimana tau alamat inu" tanya Angel.


"Mommy lupa" ucapnya memberikan bingkisan dan Angel melihatnya.


"Oh iya maaf ya terima kasih, mau masuk " tanya Angel.


"Bolehkah" tanya anak kecil itu.


"Hm kamu dengan siapa" tanya Angel.


"Daddy" ujarnya menunjuk ayahnya yang cukup jauh membuat sang berjalan mendekat.


"Selamat siang nona" ujarnya.


"Selamat siang" ucap Angel membungkukkan badannya.


"Adik kecil maaf ya gak jadi boleh masuk ke dalam soalnya kakak gak bisa suruh laki laki dewasa masuk sama Abang kakak gak papa kan" ujar Angel.


"Gak papa tapi apa kakak ada waktu sebentar untuk bermain bersama" ujarnya.


"Maaf ya lain kali sayang, kakak harus pergi bekerja sayang" ucap Angel.


"Sayang kakaknya sibuk" ucap sang ayah.


"Kamu mau ikut, tapi kakak gak bisa jaga kamu" ucap Angel.


"Hm, Daddy mau menemani" tanya nya.


"Boleh tapi jangan nakal sama kakaknya" ucap sang ayah.


"Oke Daddy" ujarnya semangat.


"Baiklah tunggu kakak ya" ucap Angel.


Angel langsung masuk ke dalam apartemennya lagi dan memebawa gaun Cika beserta jas milik Riko. Angel terlihat kerepotan namun saat ayah dari Angel kecil ingin membantunya di tolak keras


"Maaf kan saya kasar tuan tapi jangan bantu saya sebelum saya memintanya" ucap Angel langsung memasukkan semua barangnya ke mobil.


.


.


.


.


.


Jangan lupa dukungannya guya...

__ADS_1


__ADS_2