
"Baiklah Mommy kamulah malaikat yang sesungguhnya" ucap Angel.
"Jangan panggil saya dengan sebutan itu hubungan kita berakhir sekarang, dan jangan pernah datang ke keluarga saya lagi dan untuk David jangan khawatirkan dia saya akan mencarikan jodoh untuknya" ucap Mommy seketika Daddy melepaskan David membuat David memeluk Angel.
"Lepaskan dia David' ucap Mommy menariknya.
"Jangan pernah sakiti dia lagi mom, ini terakhir kalinya mommy melakukan ini padanya" ujar David emosi.
"Hai jangan pernah memarahinya gue yang salah di sini, dan hari ini juga gue bakal hapus rasa gue sama lo dan di hari ini juga gue bakal jadi apa yang mereka inginkan dan ikuti kemauan mereka kita memang tidak berjodoh" ucap Angel menatap David.
David menatap Angel lekat lalu menarik tengkuk Angel dan mencium bibir Angel tepat di depan Mommynya membuat Mommynya makin marah.
"David" ujar Mommynya.
David tidak menggubris dia justru kembali mencium bibir Angel kali ini dia ********** dengan rakus dan penuh gairah.
"Mom biarkan mereka menyelesaikan ini" ujar Daddy.
"Gak bisa Dad" ujar Mommy
Daddy membujuk mommy untuk pergi dari kamar itu. Mommy terus mengomel sembari keluar saat ke dua orang tuanya pergi David langsung menyudahi tautannya lalu menatap Angel lekat.
"Sudahlah kita akhiri ini semua cari jodohmu" ucap Angel.
"Diamlah, kamu jodohku dan akan ku perjuangkan kamu" ucap David.
"Hei kamu kesayanganku dan akan terus begitu, tapi jangan buat lukaku semakin dalam dan jangan buatku semakin bersalah karena mencintaimu sering ku ucapkan bukan mulai sekarang kamu bebas mencari siapapun untuk hatimu ku iklaskan kamu jadilah laki laki yang paling baik di dunia ini terima kasih sudah buatku hidup sudah membuat pelangi di hidupku kalau memang gue mampu bertahan akan ku cari dirimu tanpa marga krluargaku" ucap Angel menahan tangis membuat David menangis.
"Akankah berakhir seperti ini' ujar David.
"Lebih baik seperti ini maaf sudah membuatmu dalam kesulitan terima kasih atas segalanya " ucap Angel langsung berpaling.
"Ngel" ujar David.
Angel menatap David lalu mencium bibir David dan ********** di balas David. Setelah itu dia benar benar pergi dari kamar itu.
Angel langsung pergi ke kamarnya dan berganti pakaian dia langsung nemakai cadar dan membereskan barang bawaannya. Dia pergi ke tempat acara mencari keluarga Cika yang ternyata sudah berkumpul di sebuah meja bersama dengan keluarga Damantara.
"Cika" panggil Angel.
"Lo kok pakai baju gini ganti gih" ucap Cika menatap Angel.
"Gue mau balik em maaf ya gue gak bisa sampai selesai di sini buat gaaun gak perlu pikir biayanya itu hadiah buat lo dan kak Riko buat kemarin minta doble job gue cuma bercanda gunakan uangmu untuk keperluan lain, maaf kalau gak bisa temenin kalian sampai akhir acara Cika makasih ya lo udah buat hari ini menjadi penuh suka duka di hidup gue om tanta maaf" ucap Angel langsung membungkukkan badannya.
"Lo kenapa si jangan bilang lo mau pergi jauh" ucap Cika.
"Ya sayang kamu kenapa, jangan bilang kamu stress karena urusin urusan Cik" ucap mama Cika.
"Gak kok tante malah seneng bisa bantu Cika" ucap Angel.
"Kenapa apa dia menyakitimu" ujar Reza.
"Jangan campuri urusan hati saya tuan, mereka terlalu baik untuk menyakitiku" ucap Angel dengan tatapan menyeramkan.
"Siapa kamu sebenarnya" ujar Tuan Damantara.
Angel langsung melepaskan cadar dan soflen yang dia pakai. Karena riasan yang cukup tebal untuk menutup lukanya sehingga hanya samar. Namun dengan riasan itu Angel terlihat menjadi Adiin.
"Ayah ingin ku ucapkan itu kepada Anda tuan tapi dengan kenangan yang ada saya bahkan tidak mau menjadi Adin lagi" ucap Angel.
"Jadi kamu benar Adin anak saya" ujar Tuan Damantara.
"Ya saya Adin Adin Damantara tapi sayangnya dia udah mati dan gak mau balik lagi" ujar Angel.
__ADS_1
"Lalu siapa kamu sekarang apa marga keluarga itu lebih berpengaruh dari pada keluarga Damantara" tanya tuan Damantara
"Keluarganya adalah keluarga yang gak memandang siapa saya mereka tidak peduli dengan nama mereka yang hancur karena mengadopsi saya maka jika Anda mencoba menghancurkannya maka saya yang pertama akan menghadang" ujar Angel sengit.
"Din udahlah" ujar Reza
"Abang Abang Reza, ingatan ku sudah kembali dan saat itu juga ingin ku bunuh kamu" ucap Angel.
"Bunuh sekarang" ucap Reza memberikan senjata.
"Gue gak akan jadi algojo lo dan kalaupun gue melakukannya berarti kesalahanmu tidak bisa termaafkan apalagi saat lo sentuh mereka maka tidak sampai berfikir saya jadi algojomu" ucap Angel.
Plakkkk....
"Keterlaluan kamu" ucap Maya menampar Angel.
Plakkkk....
"Sakit, tidak sebanding dengan apa yang pernah kamu lakukan sama gue untuk mendapatkan Rafa dan asal lo tau kenapa gue bantu lo pas lahiran karena gue pengin inget masa lalu gue tapi setelah semuanya ingat gue pulih kerinduan gue tertutup dengan kebencian" ucap Angel sembari mencengkram leher Maya.
"Angel berhenti" ujar Reza menarik Angel membuat Angel melepaskan cengkramannya.
Seketika Maya menatap David yang memakai maskernya. Angel menatap David lalu menyuruhnya pergi dengan perasaan campyr aduk David pergi ke trmpat dimanaa keluarganya berada.
"Iblis" ujar Maya.
"Sisi iblis gue kalian semua yang membangkitkan" ucap Angel.
Reza langsung memeluk Angel menenangkannya, Angel langsung memeluk Reza erat dia menangis dalam diam sedangkan dari kejauhan keluarga Honsclair melihat semua adegan itu dia melihat sisi iblis Angel yang tidak pernah di lihat kini terlihat mereka sedikit merasa lega pasalnya karena tindakan Angel saat ini dia tidak akan di injak lagi.
"Dalam situasi ini aja kamu masih memikirkan kita " ujar Daddy dalam hati.
"Gue pergi" ucap Angel melepaskan pelukannya.
Saat Angel dan David saling tatap Mommynya langsung menghalangi dengan tubuhnya sehingga membuat Angel berfikir keras bagaimana cara mengambil kunci itu.
"Hei manten bantu gue" ujar Angel mendekati Cika dan kekuarganya.
"Apa" tanya Riko cepat.
"Cepet bener eh ambilin barang gue yang ada sama dia" ucap Angel menunjuk David.
"Eh itu si akal kalannya doang biar bisa deketan sama lo" ucap Cika.
"Entah apapun alasannya kalian berdua harus dapatin dua barang gue gak pake drama" ujar Angel mendorong Cika dan Riko.
"Gue juga" uhar Riko.
"Ya mau apa protes" ujar Angel.
"Gak lah protes sama lo cari mati" ucap Riko berjan ke arah David.
Angel langsung duduk di tempat duduk Cika lebih tepatnya di samping Rafa. Angel melihat semua adegan di depannya sembari makan cemilan manten.
"Cemilan manten lo abisin" ujar Rafa.
"Manten jangan banyak ngemil" ujar Angel dengan tatapan lurus ke depan.
"Iblis bisa makan juga" ujar Maya.
Angel tidak menggubris dia tetap menatap arah Cika. Karena Cika dan Riko datang membuat Mommy minggir dan di saat itulah Angel dan David bicara dengan hati nurani masing masing.
"Kenapa gak dia sendiri" ujar David dingin.
__ADS_1
"Boy" ujar Mommy benci.
"Nih" ujar David memberikan SIM dan kunci motor namun dia juga memberikan sebuah surat kendaraan Angel yang terselip cincin di sana.
"Oh ini pantesan di sita" ujar Cika.
"Kenapa" tanya Riko.
"Dia suka balap liar" ucap Cika membuat Riko menggut manggut.
"Kenapa sekarang di kasih" ujar Riko.
"Dia berhak" ucap David.
Riko mangguk mangguk lalu pergi begitu saja menemui Angel dan memberikannya pada Angel. Angel tersenyum lalu pergi tanpa terima kasih.
"Iblis" ujar Maya.
"Maya bisa jangan panggil dia dengan sebutan itu bagaimanapun dia adikmu" ucap Bunda.
"Dia aja gak anggap kita keluarga" ucap maya.
Angel hanya mendengar dia langsung pergi namun dia menabrak seseorang.
"Hei kamu " ujar Leon
"Ya ada pekerjaan lagi" ujar Angel.
"Ya jadilah kekasih gelapku" ucap Leon.
"Kenapa gak kita nikah aja sekarang" ucap Angel.
"Gak mau uang gue nanti ke elo semua" ucap Leon.
"Boleh lihat wajahmu" tanya Leon.
Angel tersenyum lalu dia membuka cadarnya membuat Leon membulatkan matanya karena Angel sangat cantik.
"Kamu cantik bermata coklat dariapada biru" ujar Leon.
"Kamu lihat detile sekali" ucap Angel tersenyum.
"Senyumanmu manis sekali" ujar Leon mencolek dagu Angel membuat Angel membulatkan matanya lalu menarik tangan Leon dan memutarnya ke belakang.
"Sakit" ucap Leon.
"Lo sentuh wajah gue gue gores wajah lo" ujar Angel penuh penekanan.
"Berani lo" ujar Leon.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa dukungannya guys....
__ADS_1