Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Ungkapan


__ADS_3

"Gue harus jelasin ini semua sama Abang, siapa tau Abang bisa bantu" ujar Angel.


"Kalian semua silahkan pulang" ucap Angel ceria.


"Tapi Bos"


"Tenang aja gak bakal saya potong gaji kalian" ucap Angel.


"Siap Bos, ucap semua kariawannya semangat.


Angel lalu pergi mengendarai mobilnya menuju kantor David. Saat Angel datang banyak yang menundukkan kepalanya pada Angel hormat. Angel langsung naik menggunakan lif kariawan saat berada di lantai tiga tiba tiba lif terbuka dan ternyata David baru saja selesai meeting Angel lalu keluar dan menghampiri David.


"Hai Honey" ucap David saat melihat Angel mendekat.


"Ganggu ya, silahkan di lanjut saya bisa menunggu" ucap Angel sopan.


"Tidak Honey kita baru saja selesai meeting, kamu udah lama" tanya David.


"Baru aja sampai mau naik ke ruang Abang eh liat Abang ada di sini maaf kalau ganggu" ucap Angel.


"Berhentilah meminta maaf, ya sudah yuk " ucap David memeluk pinggang Angel dan membawanya ke ruangannya.


"Kalian lanjutlah bekerja" ujar David saat sekertaris dan asistennya hendak ikut ke ruangannya.


"Baik pak" ucap Ke duanya.


David lalu mempersilahkan Angel untuk masuk dan duduk, Angel duduk sedangkan David mengambil beberapa minuman dingin dan memberikannya kepada Angel.


"Terima kasih Abang" ucap Angel.


"Iya, kamu ada apa ke sini apa terjadi sesuatu" tanya David.


"Emang gak boleh kesini" tanya Angel.


"Bolehlah, malah Abang seneng kalau kamu datang tapi kamu kan paling gak mau kalau di suruh datang" ucap David mencubit hidung Angel.


"Ada masalah Bang" ucap Angel.


"Masalah apa" tanya David penasaran.


"Angel di tuduh jadi alasan Milla nangis semalam" ujar Angel.


"Kok bisa si coba cerita" ucap David.


Angel lalu menceritakannya dengan sangat detail dari pertemuannya dengan Riko di restauran tadi malam sampai ibu Milla yang datang mengacau dan menghina dirinya. David mendengarkan dengan sangat baik David merasa sangat marah dengan apa yang terjadi namun Angel memeluknya itu membuat semua amarahnya luntur.


"Abang tenang dulu, Angel gak apa apa kok cuma Angel merasa bersalah aja gimana caranya Angel mengembalikan ke adaan semula padahal Riko nya aja emang gak mau sama Milla karena dia tau alasan di balik perjodohan itu" ucap Angel


"Udahlah kita tunggu aja Milla apa yang akan dia lakukan selanjutnya" ucap David.


"Oke Bang" ucap Angel melepas pelukannya.


"Mau kemana udah makan" tanya David.


"Udah Abang udah makan" tanya Angel.


"Belum tapi udah suruh Kevin beli makan kok nanti makan bareng ya" ucap David.


"Tapi Angel udah makan" tolak Angel lembut.


"Temenin Abang makan" ucap David.


"Oke" ucap Angel.


"Kamu gak ada janji kan hari ini" tanya David.

__ADS_1


"Gak ada Bang butik juga udah Angel tutup tadi" ucap Angel.


"Kalau gitu kamu temenin Abang kerja oke" ucap David.


"Em oke, tapi cuma temenin ya gak bantu" ujar Angel


"Iya temenin aja" ucap David.


Tok...tok.... tok...


(pintu di ketuk)


"Masuk" ucap David.


"Nih Bos, makannya maaf saya tidak tau Nona Muda masih disini saya tidak membelikannya untuk Nona muda juga" ujar Kevin.


"Tidak masalah saya sudah makan" ucap Angel.


"Hm taruh aja di meja" ucap David cuek.


"Baiklah, kalau tidak ada yang lain lagi saya permisi" ucap Kevin.


"Terima kasih Kak" ucap Angel lembut.


Kevin membungkukkan badannya kemudian pergi untuk melanjutkan pekerjaannya.


"Kenapa lembut banget ngomong sama Kevin" ujar David.


"Cemburu ya" ledek Angel.


"Kata siapa gak ada cemburu, karena gak ada yang lebih baik di banding Abang jadi buat apa Abang cemburu" ucap David.


"Iya deh iya, ya udah makan dulu" ucap Angel.


"Iya kamu mau" tanya David.


"Oke, tapi kalau mau kita bisa makan bareng" ucap David.


"Gak Bang terima kasih tawarannya" ucap Angel tersenyum.


"Manis banget senyumnya" ucap David.


"Pasti dong" ujar Angel bangga.


"Bangga, ya udah Abang makan dulu ya" ujar David.


"Oke" ucap Angel kemudian berdiri dan melihat lihat ruangan David.


David terus makan walau pandangannya terus menatap Angel. David merasa ada getaran yang begitu besar saat dia bersama Angel.


Angel memeriksa dan merapikan beberapa dokumen di atas meja kerja David yang berserakan, setelah itu Angel juga menyusun ulang buku buku yang ada di rak buku sesuai warna.


"Bang ini foto siapa" tanya Angel menunjuk sebuah foto anak kecil.


"Foto Abang, kenapa imut ya" ujar David percaya diri.


"PD amat Bang, kok gak mirip sama Abang si Abang oplas ya" tanya Angel.


"What" ujar David kaget.


"Hehe gak Abang bercanda doang, soalnya di sini Abang lucu banget gendut yang sekarang gak" ucap Angel.


"Tapi tetep ganteng kan" ujar David.


"Ganteng makanya Angel cinta" ucap Angel tanpa sadar.

__ADS_1


Dwi tersenyum mendengar ucapan Angel David lalu menyelesaikan makannya dan menghampiri Angel dan memeluknya dari belakang membuat Angel tersentak.


"Abang" ujar Angel.


"Hm" ucap David menyembunyikan wajahnya di tengkuk Angel


"Ada masalah" tanya Angel namun David tidak menjawabnya dan masih dengan posisinya.


Angel membiarkan David melakukan apa yang dia inginkan, Angel memejamkan matanya saat David mulai menggeser kepalanya ke bahu Angel. Angel merasa jantungnya sedang maraton karena bekerja lebih cepat.


"kenapa Bang" tanya Angel lagi.


"Gak pengin peluk aja" ucap David.


"Emang udah selesai makannya" tanya Angel.


"Udah, kamu lihat apa" tanya David yang melihat Angel menatap lurus ke depan.


"Lihat masa depan" ujar Angel.


"Sama siapa" tanya David.


"Sama Abang, hahaha gak lah Bang bercanda lihat tuh tadi ada mobil lewat" ujar Angel.


"Iyalah orang jalan raya mobil yang lewat ya kali pesawat" ucap David melepas pelukannya namun dengan cepat Angel membalikkan badannya dan pandangan mereka bertemu.


"Tetaplah bersama Angel Bang" ucap Angel.


"Iya emang Abang mau kemana" tanya David.


"Ke lain hati" ucap Angel tersenyum.


"Dari tadi ngomongnya ngawur beneran gak si" ucap David.


"Abang rasa" tanya Angel mengedipkan matanya.


"Abang harap iya" ucap David.


"Abang bener semua yang Angel katakan bener" ucap Angel


"Jadi kamu mencintai Abang maksud Abang seperti cinta dua orang dewasa seperti Mommy sama Daddy" tanya David.


"Hm, iya maafin Angel Bang Angel juga gak tau sejak kapan perasaan ini muncul tapi saat Angel mencoba melupakannya dan memendamnya perasaan itu semakin tumbuh besar" ucap Angel menatap David.


"Apa kamu tau konsekuensi apa yang akan ke dua orang tua kita lakukan" ucap David.


"Angel tau Bang, ini perasaan yang gila" ucap Angel menunduk.


David lalu memeluk Angel erat di balas pelukan yang sama erat dari Angel. Angel merasa sangat nyaman saat berada dalam pelukan David begitupun David.


"Maukah kamu berjuang bersama dengan Abang" ujar David.


.


.


.


.


.


.


.Jangan lupa like vote dan komennya ya....

__ADS_1


Ikutin terus...


__ADS_2