Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Salah Alamat


__ADS_3

Angel berjalan ke ruang guru untuk melakukan ujian pasalnya Angel ujian mendahului yang lain jadi dia harus mengerjakannya di ruang guru dan langsung di awasi guru. Angel melakukan ujian dengan baik, hanya dalam waktu enam puluh menit Angel menyelesaikan semua soal dengan baik. Saat guru memeriksa soalnya semua guru tersenyum bahagia pasalnya semu jawaban Angel benar.


"Bagus kamu boleh pulang hasilnya saya katakan di akhir ujian" ucap Guru.


"Baik terima kasih pak" ucap Angel berlalu pergi.


Angel pergi keluar dari ruang guru lalu pergi mengambil mobilnya yang terparkir di halaman sekolah saat Angel memasuki mobilnya banyak mata yang melihatnya sinis.


"Hai Ji" sapa seorang teman saat Angel baru saja di gerbang sekolah.


"Ya" ucap Angel menengok ke samping.


"Ji nih buat lo moga hari lo menyenangkan" ucapnya memberikan coklat.


"Makasih kak" ucap Angel.


"Iya sama sama, kamu mau kemana" tanyanya.


"Mau pulang" ucap Angel singkat.


"Kenapa pulang baru mulai" ucapnya.


"Iya baru selesai ujian sekarang mau pulang udah fulu ya buru buru soalnya" ucap Angel.


"Iya hati hati ya" ucapnya.


MICHEL adalah kaka kelas Angel yang selama ini mengagumi Angel, dia mulai menunjukkan rasanya saat Angel mulai masuk ikut kelasnya. Sebenarnya Angel agak terganggu dengan Miche yang membuatnya tidak bebas berbuat namun Angel tidak bisa menyuruhnya pergi.


"Gila tuh orang gak ada capeknya kejar gue" ucap Angel menggelengkan kepalanya.


Angel melajukan mobilnya menuju butik saat di perjalanannya di perempatan jalan Angel melihat seseorang yang menurutnya sangat familiar tapi Angel tidak mengingat siapa dia. Angel melajukan mobilnya tanpa memikirkan siapa yang dia lihat.


"Kayaknya gue kenal tapi siapa ya" ujar Angel.


"Udahlah gak penting juga, eh bentar kayaknya dia yang kemarin sapa gue" ujar Angel.


Angel memalkirkan mobilnya di depan butik lalu mengambil barangnya dan membawanya ke dalam butik.


"Hai guys, bagaiman hari ini" ucap Angel saat memasuki butiknya dengan banyak barang di tangannya.


"Butuh bantuan bu" tanya seorang asistennya.


PRISIL adalah asisten Angel yang sangat dekat dengan Angel, Angel bahkan menganggapnya sebagai teman dan juga saudaranya. Angel bahkan mempercayakan butiknya kepada Prisil saat dirinya sedang banyak pekerjaan. Prisil bisa di katakan sebagai tangan kanan Angel.


"Gak kamu ambil aja yang di mobil" ucap Angel menunjuk mobilnya.


"Oke" ucap Prisil.


Angel hanya tertawa karena yang ada di mobilnya adalah mesin jahit yang Angel bawa dari rumah karena rusak.


"Bu yang bener aja, mesin segini gede suruh di angkat" teriak Prisil.


"Katanya mau bantu" ucap Angel tersenyum.


"Iya tapi gak mesin jahit juga kali" teriak Prisil.


"Kalian bantu tuh kak Prisil" perintah Angel kepada kariawannya yang lain.


"Baik bu" ucap kariawannya.

__ADS_1


Angel langsung mengganti pakaiannya dengan pakaian yang lebih santai pasalnya Angel masih memakai baju sekolahnya. Angel memoles sedikit make up di wajahnya dan kaca mata yang bertengger di matanya membuatnya semakin mempesona.


"Cantik amat bu" ledek Prisil


"Sil udah saya bilang jangan panggil bu dong panggil nama aja" protes Angel.


"Gak mau" ucap Prisil yakin.


"Ya udah terserah kamu sekarang kamu bantu saya kasih ini ke semua tukang jahit kita suruh selesaikan cepat" ucap Angel memberikan design baju dan baju yang baru dia potong dan belum selesai di jahit.


"Baik bu" ucap Prisil melakukan tugasnya.


"Sil sama bawa buku catatan bulanan dong lagi lenggang soalnya" ucap Angel.


"Baik bu" ucap Prisil.


Prisil menyuruh beberapa bawahannya untuk memberikan tugas, setelah itu Prisil pergi untuk mengambil buku catatan yang Angel minta. Angel menunggu di ruangannya di lantai dua sembari bermain ponsel.


"Permisi bu, ini catatan yang anda minta silahkan di cek" ucap Prisil.


"Terim kasih, oh ya Sil ini design buat bulan ini kamu urus ya" ucap Angel memberikan beberapa design kepada Prisil.


"Siap bu, kalau begitu saya permisi.


"Ya silahkan" ucap Angel.


Angel melihat catatan yang Prisil berikan Angel dengan seksama dan detile mengamati hasil catatan Prisil yang belum pernah mengecewakannya. Bukan hanya itu Angel mempertahankan Prisil namun karena Prisil juga bisa menghormatinya walaupun umur Angel jauh di bawahnya.


Beberapa waktu kemudian datang seseorang yang dengan keras membuka pintu ruangan Angel membuat Angel tersentak dan mengelus dadanya. Angel melihat ke arah pintu lalu tersnyum Angel melihat Prisil yang sedang memberikan pengertian kepada dua orang yang ingin meneronos masuk.


"Sudahlah Sil biarkan mereka masuk" ucap Angel.


"Maaf bu" ucap Prisil menundukkan kepalanya.


"Ini saya mau komplain ya , kenapa barang yang saya minta gak kelar kelar si" ucap seseorang yang berpakaian bak model.


"Maaf anda pesan kapan dan design mana yang anda pilih" tanya Angel sopan.


"Saya pesan sudah dua minggu yang lalu, tapi belum jadi juga ini design nya" ucapnya menyerahkan sebuah design.


"Maaf ini bukan design butik kami silahkan anda cek alamat yang tertera" ucap Angel santai.


"Gak mungkin jelas jelas saya minta butik ini kenapa jadi bukan kalau memang tidak bisa menepati janji bilang aja dong dari awal" ucapnya marah.


"Sekali lagi saya minta maaf, ini bukan dari butik kami karena saya sendiri yang mendesign setiap baju yang ada di sini" ucap Angel.


"Masa si gak mungkin" ucapnya ngeyel.


"Silahkan anda tanya ke orang yang anda suruh karena saya yakin ini bukan design saya" ucap Angel.


"Baiklah akan saya telfon sekarang" ucapnya.


"Silahkan" ucap Angel mempersilahkan.


Selagi orang yang komplain tersebut menelfon suruhannya, Angel memanggil Prisil untuk datang ke ruangannya membawa minuman untuk coustumer yang sedang protes.


Angel tersenyum saat melihat perubahan mimik muka yang di pancarkan coustumer yang menandakan bahwa dia memang salah.


"Maaf nama boutique ini apa ya" tanya nya.

__ADS_1


"AMH BOUTIQUE" jawab Angel santai.


"Maaf saya sudah salah benar ini butik sebrang saya minta maaf" ucapnya menunduk malu.


"Ya lain kalo lihat alamatnya dengan benar" ucap Angel.


"Baik kalau begitu saya permisi" ucapnya pergi cepat.


"Silahkan" ucap Angel berdiri.


"Bu ini" tanya Prisil yang baru saja sampai di ruangan Angel dengan dua buah jus dan cemilan.


"Taruh di situ aja, satu buat kamu" ucap Angel


"Bu kenapa tuh orang marah marah" tanya Prisil.


"Salah alamat dia" ucap Angel santai.


"Jadi, hahaha udah marah marah gak jelas salah lagi hahaha malunya" cibir Prisil.


"Iya makanya kamu kalau mau marah cari dasarnya dulu yang bener" ucap Angel.


"Bu saya kalau marah gak pernah salah orang bu" ucap Prisil bangga.


"Marah aja bangga" ledek Angel.


"Hahaha, mood ibu lagi bagus ya" ucap Prisil.


"Iya makanya jangan kamu rusak, pesenin makan dong sil" ucap Angel.


"Masih pagi bu" ucap Prisil.


"Iya tapi saya lapar" ucap Angel.


"Baik ibu mau makan apa" tanya Prisil.


"Apa aja lah sama pesenin buat yang lain juga" ucap Angel.


"Siap bu" ucap Prisil.


"Ya, pakai kartu saya aja sil" ucap Angel.


"Iya bu" ucap Prisil.


Prisil pergi mencari makan sedangkan Angel kembali membuat design karena dia akan pergi dari butik untuk waktu yang lama. Setelah menyelesaikan satu buah design Angel pergi meminum jus yang Prisil bawa kemudian melihat ke luar dari jendelanya. Angel membulatkan matanya karena melihat seseorang yang pernah dia lihat masuk ke dalam butiknya.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa dukungannya ya readers.....


__ADS_2