Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Pergi Berdua


__ADS_3

"Mom Abang mana" tanya Angel saat berada di ruang keluarga.


"Abang ada di kamarnya kenapa" tanya Mom.


"Gak apa apa, ya udah Angel tunggu di sini aja" jawab Angel duduk sembari memainkan ponselnya.


"Cantik banget kemana Girl" tanya Dadi yang baru saja sampai.


"Emang cantik kali Dad" jawab Angel tersenyum.


"Yayaya kamu emang cantik banget kaya Mom" puji Dadi.


"Iya lah kalau kaya Dadi kan lucu, masa iya Adek ganteng hehe" ucap Angel yang mengundang tawa.


"Iya iya, gak terasa kamu udah beranjak dewasa, Mom gimana kalau kita bikin lagi Angel kan udah dewasa Mom" ledek Dadi membuat Angel menyerngitkan Dahinya.


"Dadi apaan sih, malu tuh sama anak" ucap Momi yang malu kepada Angel.


"Mom mendingan kalian ke kamar gih buat jiwa jomblo Angel meronta ronta aja" ucap Angel yang tidak tahan dengan Dadi yang selalu pamer kemesraan.


Dadi tersenyum karena Angel bisa memahami kemauannya, sedangkan Momi berjalan terlebih dahulu karena malu Dadi sangat tidak tau tempat. Angel yang melihat itu hanya tersenyum dan merasa sangat bahagia karena selama ini Momi dan Dadinya selalu rukun. Angel duduk sembari terus memainkan ponselnya sampai saat David mendekatinya Angel tidak mengetahuinya.


"Serius amat neng" ledek David menjatuhkan badannya di samping Angel membuat Angel terperanjak kaget.


"Eh Abang ngangetin aja" ucap Angel mengelus dadanya.


"Kamunya aja kalau main ponsel gak inget apa apa, sampei sampai Abang dateng gak tau" ucap David.


"Eh kamu cantik banget mau kemana" lanjut David.


"Ini udah kesekian kali Angel dapat pujian cantik dari Dadi sama Abang" ucap Angel.


"Emang cantik" ujar David serius.


"Iya lah masa ganteng, eh Abang berapa si usianya" tanya Angel membuat David bingung.


"Kenapa tanya usia Abang" tanya David penasaran.


"Ya soalnya tadi Abang yang ajak Angel pergi suruh siap siap eh baru bentar Abang lupa malah tanya mau kemana" jelas Angel.


"Oh itu, Abang lupa tapi bukan karena tua ya soalnya Abang baru usia dua puluh tahun" jelas David.


"Masih muda ternyata" ucap Angel.


"Kenapa lagi kalau masih muda" tanya David lagi.


"Karena Abang masih muda masih panjang perjalanan hidup Abang, masih banyak ujian yang bakal Abang lalui makanya jangan banyak kerja aja Bang biar gak cepet tua" ucap Angel tersenyum dan bersiap dikala ada serangan mendadak dari David.


"Kamu bener, eh tapi ngomong ngomong Dadi sama Mom mana" tanya David.


"Pergi noh ke kamar, Angel usir" ucap Angel santai.


"Usir kenapa" tanya David makin penasaran.


"Iya Dadi buat jiwa jomblo Angel meronta ronta" ucap Angel.


"Kenapa"


"Abang tau gak, Dadi tuh tadi minta buat Adek lagi buat ganti Angel katanya karena Angel udah dewasa, dan yang lebih parah Dadi ciuman di depan anak di bawah umur" ucap Angel memajukan bibirnya.

__ADS_1


"Udahlah gak perlu di pikirin udah biasa Dadi kaya gitu, tapi apa kamu membenci Dadi saat Dadi melakukan itu" tanya David.


"No Bang, Angel malah seneng karena Dadi sangat menyayangi Momi" ucap Angel tersenyum lebar.


"Oh oke, ya udah yuk pergi" ucap David.


"Kemana, kan belum ngomong sama Dadi" ujar Angel takut saat pulang nanti dimarahi Dadinya.


"Udah ayok berangkat aja, nanti kalau ngomong Dadi kita gak jadi pergi berdua" ucap David berdiri.


"Pergi berdua" tanya Angel memastikan.


"Iya pergi hanya kita berdua tanpa pengawal, tanpa topeng mau gak" tanya David.


"Mau dong ayok" ucap Angel semangat dan menggandeng tangan David.


"Semangat bener" ucap David.


"Iya sesuatu yang sangat langka" ucap Angel tersenyum.


David tersenyum kemudian mengambil kunci mobilnya dan berjalan menuju lif dengan terus tangan Angel dalam genggamannya. Angel merasa sangat nyaman saat David menggenggamnya erat, bahkan Angel tidak henti hentinya tersenyum sampai Angel masuk dalam mobil membuat David mengulum senyuman yang sangat manis bagi Angel.


"Lepas dong Honey, gimana Abang nyetirnya" ucap David sukses membuat Angel melepaskan tangan David cepat.


"Hehehe sorry Bang terlalu nyaman, silahkan" ucap Angel.


David duduk di balik kemudi, David membawa Angel menuju tempat tempat yang indah dan romantis membuat Angel terbuai akan suasana yang sangat menyenangkan baginya. David sangat bahagia melihat Angel tertawa lepas saat dia ajak pergi bahkan tanpa sepengetahuan Angel David sibuk mengambil beberapa gambar Angel dalam ponsel pintarnya.


"Teruslah bahagia Honey, Abang akan membuatmu terus tersenyum" ujar David dalam hati.


"Abang sana yuk" ucap Angel menunjukkan sebuah cave outdoor yang sangat romantis.


Angel manggut manggut, namun saat melihat perubahan di wajah David Angel berusaha mencari apa yang membuat sang Abang tidak nyaman. Angel menemukan masalahnya kemudian Angel menatik tangan David sehingga David mengikutinya saat sampai di cave tersebut Angel meminta private room agar Abangnya tidak terganggu dengan keramaian.


"Kenapa bawa Abang ke sini" tanya David saat memasuki private room.


"Ya karena disini kita hanya berdua" ucap Angel enteng.


"Iya Abang tau tapi apa kamu nyaman disini kamu kan suka tempat ramai" ujar David.


"Iya, ini juga ramai ya kita bisa melihat banyak orang di sana tapi tidak dengan mereka lagian Angel juga males di luar" ucap Angel.


"Kenapa" tanya David heran.


"Karena kalau disana bisa bisa gak makan lihat aja pas Abang masuk aja mata mereka udah gak bisa di kondisikan bagaimana kalau kita tetep disana gak kebayang gimana gue di tutupi sama fans Abang" ucap Angel membuat David sedikit mengngkat bibirnya ke atas.


"Kamu cemburu" tanya David.


"Gak lagi, udah bosen Angel meladeni fans Abang. Lagian Abang juga kenapa jadi cowok idaman kaum hawa kenapa ganteng gitu" ujar Angel.


"Iya lah lihat aja bibitnya bagus" ucap David bangga.


"Iya bagus, tapi malesnya kalau Angel lagi pengin pergi berdua sama Abang pasti ada yang ganggu" jelas Angel.


"Harusnya kamu seneng dong, punya Abang ganteng di bawa jalan gak malu maluin" ucap David serius.


"Iya seneng tapi repot karena Abang over gantengnya"


"Ye cemburu bilang boss" ledek David.

__ADS_1


"Siapa juga yang cemburu, males aja lihat cewek cewek genit itu deketin Abang gak ada yang lain apa.


"Itu artinya lo cemburu Honey, dari yang lo bicarakan sejak tadi semuanya rasa cemburu yang belum lo pahami tapi kenapa gue seneng ya tau Angel cemburu, haduh gak bener nih" ujar David dalam hati sembari tersenyum.


"Abang kenapa senyum senyum gitu" tanya Angel yang sadar akan tatapan David.


"Gak siapa yang senyum senyum gak tuh" elak David.


"Yaya terserah Abang" ucap Angel berdiri sembari melihat arah luar yang membuatnya terpukau.


David mengikuti Angel berdiri di samping Angel sembari menggenggam erat tangan Angel, David merasakan hal yang sangat damai dan hangat saat menggenggam erat tangan Angel. Angel hanya tersenyum tanpa melepaskan genggamannya karena apa yang dirasakan David juga dirasakan Angel.


"Bang, apa Abang punya pacar" tanya Angel tiba tiba membuat David kaget dengan pertanyaan tiba tiba Angel.


"Kenapa kamu tiba tiba menanyakan hal itu" tanya David.


"Gak soalnya Angel gak pernah lihat Abang jalan sama cewe apalagi bawa cewe ke rumah, gak mungkin kalau Abang gak punya cewek secara Abang ganteng, mapan, tajir lagi apa Abang gak ada rasa sama salah satu rekan bisnis Abang" ucap Angel.


"Entahlah Abang tidak tertarik dengan mereka semua, Abang juga gak tau hati Abang akan berlabuh kepada siapa dan Abang juga sudah lupa dengan perasaan itu" ucap David.


"Abang kan sudah dewasa, masa iya Abang lupa rasa yang pernah ada dulu, lagian terakhir kali Abang punya rasa itu kapan" tanya Angel.


"Saat Abang masih di Indonesia tepatnya seminggu sebelum Abang pindah kesini" ucap David.


"Wah... jangan jangan Abang gak suka sama orang bule karena Abang lebih suka sama orang lokal nih," ledek Angel.


David tidak menjawab membuat Angel penasaran adakah wanita yang David suka saat ini, dan siapakan yang sudah menyianyiakan David seseorang yang sangat sempurna di mata para kaum hawa.


"*Sepertinya itu yang gue alami Girl, gue sudah jatuh cinta sama gadis lokal yaitu kamu Honey" ujar David dalam hati.


"Kenapa gue sedih ya saat Abang bilang pernah menyukai seseorang, walaupun sudah hampir dua tahun tapi kenapa gue berasa susah nafas ya" ujar Angel dalam hati*.


.


.


.


.


.


.


.


.


...


.


.


..


***Makasih reader yang udah mau mampir di novel Author...


Semoga kalian suka ya, kalau ada yang kurang bagus bilang aja, di tunggu komen dan like nya ya reader...

__ADS_1


Happy reader***......


__ADS_2