
"Siapa tau Dadi mau bantu David" ucapnya tersenyum.
"Gak Dadi mau nikmati hari libur Dadi, kamu bawa Adek kamu tuh biar dia belajar bagaimana mengelola perusahaan Dadi udah pengin cepet cepet pensium ya kan Mom" ujar Dadi.
"Iya Dad, Momi udah pengin serahin perusahaan sama Adek, tapi si Adek gak mau mau tuh katanya tunggu lulus sekolah dulu" ucap Momi.
"Iya Mom soalnya takut lagi sekolah malah ada meeting yang gak bisa di wakilkan" jawab Angel.
"Bilangnya gitu tapi bisa ambil job model padahal kan itu udah pasti gak ada yang bisa gantiin apalagi nanti pas udah terkenal auto makin sibuk" ucap Momi.
"Hehe... iya Mom sebenarnya Angel merasa belum mampu aja takutnya nanti di tangan Angel perusahaan jatuh Angel kan gak mau kalian semua susah apalagi karena ulah Angel" ucapnya tersenyum.
"Oke Momi akan beri kamu waktu lagi tapi ingat kamu harus sekolah yang bener biar cepet selesai cepet ganti Momi sama Dadi " ucapnya mengelus puncak kepala Angel.
"Oke Mom" ucapnya semangat.
Pagi ini Angel menikmati paginya bersama ke dua orang tuanya dan Abang tersayang tentunya, Angel merasa sangat bahagia padahal dirinya tadi berfikir saat hari liburlah Angel merasa sangat jenuh di rumah namun pagi ini berbeda dia merasa sangat beruntung hari ini libur sehingga keinginannya untuk berkumpul dan bercanda ria bersama bisa terwujud.
"Girl Dad lihat hasil kerja kamu bagus sampai akarnya" ujar Dadi memuji.
"Thanks Dad, itu juga karena Abang yang udah bantuin Angel, dan kalau Dadi izinkan Angel pergi sama Abang besok Angel siap asal jangan bermalam di luar sana" ujar Angel.
"Oke Dadi izinkan kamu pergi sama Abang tapi ingat kalian harus bisa bekerja profesional, karena saat kamu pergi dengan Abang kamu bukan Adek Abang melainkan" ujar Dadi menjelaskan.
"Asisten dan bos" ucap David dan Angel bersama.
"Bagus kalau kalian sudah paham" ucap Dadi tersenyum.
"Harus banget gitu Dad, Mom kan gak pernah beda bedain mereka kenapa sekarang harus gitu" ujar Mom bingung.
"Ini permintaan Angel Mom, karena Angel takut mungkin saat Angel sedang bersama Abang ada orang yang gak suka sama Angel takutnya mereka apa apain Abang kan gak lucu" jelas Angel.
"Oh gitu, tapi gak harus jadi asisten sama bos juga kali" protes Mom.
"Terus apa Mom, karena posisi itulah yang paling nyaman buat Angel, pernah Angel minta Dadi buat jadiin Angel sebagai supir Abang gak di izinin" ujar Angel.
"What.... supir.... iya lah gak di izinkan kalau aja sampai Dadi kasih kamu jadi supir auto tidur di luar" ujar Momi sinis.
"Dadi gak sekejam itu lah Mom, Dadi cuma gak mau saat publik tau mereka kaka beradik mereka memanfaatkan salah satu dari mereka" ucao Dadi meyakinkan.
"Oke Momi paham, terus kalian berangkat kapan" tanya Momi.
"Besok Mom, Honey apa kamu bisa berangkat besok" tanya David.
__ADS_1
"Sebentar Angel lihat jadwal sekolah Angel bisa di tinggal apa gak" ucap Angel.
"Bi tolong ambilkan HP Adek di nakas ya " perintah Angel.
"Sok kamu Honey, sok sibuk" ledek David.
"Ya saya memang sibuk, secara saya akan lulus bareng sama Abang lulus S2" ujarnya sinis.
"Huh sombong, lagian Abang lulusnya kan tinggal empat bulan lagi, kamu kan baru masuk sekolah tahun lalu dan empat bulan lagi baru kenaikan kelas" ujar David tak percaya.
"Gak percaya ya udah, tapi kalau Angel bisa selesai bareng Abang, Abang harus kasih Angel hadiah" ujarnya menantang David.
"Oke siapa takut, kamu mau hadiah apa Honey" tanya David serius.
Angel melihat ke arah Dadi dan Mominya takut mereka marah dengan keinginannya, lalu tersenyum sinis kepada David membuat David takut dengan pertanyaannya sendiri takut kalau Angel meminta hal yang tidak akan pernah bisa dia tepati sampai kapan pun.
"Oke kalau Angel bisa lulus bareng Abang Angel akan minta hadiah mahal" ucapnya sinis.
"Oke siapa takut, lagian uang Dadi gak akan pernah abis kalau buat beli hadiah" jawab David tak kalah sinis.
"Angel gak mau uang Dadi harus uang Abang, gimana deal" tanya Angel.
"Dek minta hadiah yang paling mahal sampai uang Abang abis" ujar Dadi.
"Angel minta mobil sport keuaran terbaru dan limited edition dengan merk "X"" ucapnya semangat.
"What" ucap David Dadi dan Momi bersama.
"Serius kamu Honey" tanya David lirih.
"Serius, tapi kenapa mukanya gitu amat" ujar Angel pura pura tidak tau.
"Kamu tau harganya kan Honey" tanya David.
"Gak" jawab Angel singkat.
"Kenapa Abang ku sayang gak punya uang ya" ledek Angel.
"Bukan gitu tapi kamu tau Honey bisa abis uang Abang kalau buat beli itu" ujarnya lesu.
"Abang bagaimana apa kamu menyetujui permintaan Adek mu" ledek Dadi yang mengetahui harga mobil tersebut yang sangat fantastis.
"Gak jadi kawin dong Bang" ledek Momi.
__ADS_1
"Momi" rengek David.
"Sorry itu udah keputusanmu tadi jadi Momi sama Dadi gak bisa bantu, lagian kalau kita bantu Abang Angel bisa marah besar iya gak Girl" ujar Momi.
"Yes Mom, kalian berdua jangan ada yang bantu Abang oke" ucap Angel tersenyum penuh makna.
"Oke Abang akan berusaha menepati janji Abang, tapi ingat jangan curang" tegas David.
"Iya iya Bang, Abang boleh langsung cek ke sekolah Angel nanti " jawab Angel enteng.
"Sorry Bang, bukan mobil yang Angel mau tapi usaha Abang yang ingin Angel lihat bagaimana Abang akan mewujudkan janji Abang sama Angel, sekali lagi maaf Bang" ucap Angel dalam hati sembari terus tersenyum.
"Nona ini" ucap seorang maid memberikan HP kepada Angel membuyarkan likiran Angel.
"Eh... iya bi makasih ya, bibi boleh pergi sekarang" ucap Angel tersentak.
"Mom Dad Angel permisi sebentar" ucapnya berpamitan.
Angel menghubungi pihak sekolahnya untuk meminta izin cuti sekolah besok, Angel mendapatkan. izin namun Angel harus menyerahkn tugasnya yang sebelumnya di berikan, Angelenyetujui hal tersebut sehingga dia memperoleh izin untuk bercuti.
"Bagaimana Honey" tanya David.
"Oke Bang, Angel bisa pergi sama Abang besok" ucapnya serius.
"Oke, tapi apa kamu yakin, dan bagaimana dengan pemotretan besok" tanya David lagi.
"Udah beres semuanya Bang, kebetulan fotografer yang di tunjuk kak Jack langsung lagi cuti istrinya meahirkan kata kak Jack" jelas Angel.
"Oh oke" ucap David.
"Kenapa lesu gitu Bang" tanya Angel.
"Gak, cuma besok setelah selesai peninjauan Abang harus terbang ke London untuk mengurus perusahaan Dadi yang ada di sana, apa kamu tetap ingin ikut pergi dengan Abang" ucap David.
"Bukan maksud Abang tidak mengizinkan kamu ikut Honey, tali Abang hanya ingin agar kamu tidak mengalami kesulitan nanti dan Abang tidak ingin kehilangan kamu Honey" ujar David dalam hati.
"Angel tetep ikut Bang, lagi pula dengn kita kerjasama menangani perusahaan semua masalah yang terjadi bakal cepet selesai," jawab Angel.
"Abang gak lupa dengan cara kerja Angel kan" tanyanya lagi.
"No Honey.... Abang tidak oernah sedikitpun meragukan pekerjaan mu hanya saja Abang gak mau kamu terlalu capek nanti" ucap David jujur.
**Author udah Up lagi nih.... yuk buruan kasih like nya ..
__ADS_1
Kasih komentarnya ya biar Author semangat dan bisa crazy up oke... salam manis Author**.