Kakakku Cintaku

Kakakku Cintaku
Ingin Menikah


__ADS_3

David pergi setelah Angel kembali sadar. Angel kembali beristirahat karena desakan David. David bahkan tidak mengizinkan Angel untuk ke luar dari kamarnya dan menurunkan kakinya dari tempat tidur.


"Posesif, beruntung banget yang jadi istri kamu Bang" ujar Angel dalam hati.


Selama di kamar Angel.hanya bisa menonton TV membaca bermain ponsel tanpa melakukan hal lain selain di atas tempat tidur.


"Sampi sore datang Angel masih berada di atas kasurnya, bahkan dia harus mengikuti kuliahnya jarak jauh dan tetap berada di atas tempat tidurnya.


Makanan dan minuman telah di sediakan David membuat Mommy dan Daddynya menggelengkan kepala demgan tingkat keposesifan David terhadap Angel.


"Boy apa ini gak kayak mengurung Angel di kamar Boy" ucap Mommy.


"Iya, kasian tau" ucao Daddy.


"Ini juga sebagai pelajaran siapa suruh dia harus sampai rumah sakit dan siapa suruh dia berkorban" ucap David.


"Ya setidakmya kamu temani dia ngobrol lah Bang" ucap Mommy.


"Nanti Mom setelah David menyelesaikan pekerjaan" ucap David.


"Makanya, baru di tinggal sakit aja udah gak bisa mikir yang lain gimana kalau di tinggal nikah ya gak Mom" ucap Daddy.


"Bener bisa bisa dia beneran gila" ucap Mommy.


"Mom, Dad" rengek David.


"Selesaikan pekerjaan mu Daddy mau honeymoon sama Mommy" ucap Daddy.


"Dasar Daddy, David kasian sama Mommy di nikahi seorang casanova" ledek David membuat Mommynya merona.


"Makanya nikah Boy, jadi tau rasanya" ucap Daddy.


"Tapi jangan karena penasaran kamu melakukan hal.gila sebelum menikah Boy" ucap Mommy.


"Iya Mom, David bakal jadi anak baik" ucap David tersenyum.


"Yuk Mom, tinggalin nih anak biar kerja punya banyak duit buat modal nikah nanti" ledek Daddy.


"Daddy" rengek David.


"Bye Boy" ucap Daddy memeluk pinggang Mommynya dan membawanya ke kamar.


David hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Daddynya. Karena sudah lama Daddynya tidak melakukan hal hal mesra di depan dirinya.


David langsung pergi ke kamarnya untuk mengerjakan pekerjaannya yang sempat dia tinggal akir akir ini.


Sedangkan di kamar Angel baru saja mendapatkan informasi bahwa anak buahnya telah menemukan rekaman CCTV membuat Angel langsung pergi tanpa memberi tahu keluarganya.


Angel pergi dengan menggendarai mobilnya sendiri ke tempat di mana anak buahnya berada sebuah markas rahasia. Setelah sampai Angel langsung memeriksa sendiri rekaman CCTV tersebut dan langsung melacak pemilik mobil mobil tersebut.


"Kayak pernah lihat nomor polisi ini" ujar Angel pada anak buahnya.


"Maaf nona, saya akan mencari tau lebih detail" ucap Julio orang kepercayaan Angel.


"Sepertinya ini akan memakan waktu yang cukup lama" ucap Angel.


"Maafkan saya Nona" ucap Julio.


"No problem" ucap Angel.


"Kak Julio bisa arur keberangkatan saya lagi ke London saya akan mencari tau di sana sepertinya saya pernah melihat nomor polisi ini di sana" ucap Angel.


"Tapi Nona" ucap Julio.


"Gue akan bicarakan ini sama Daddy nanti" ucap Angel.


"Baik Nona" ucap Julio.


"Oke gue tinggal ya, terima kasih kerja kerasnya bonus untukmu" ucap Angel.


"Terima kasih Nona" ucap Julio.


Angel pergi dari termpat tersebut dengan mobil yang dia kendarai. Julio mengirim banyak anak buahnya untuk mengawal Angel tanpa sepengetahuan Angel.

__ADS_1


"Dari mana kamu" ucap David bersender di depan pintu utama saat Angel baru keluar dari mobil.


"Maaf" ucap Angel.


"Bukan maaf yang mau Abang denger" ucap David.


"Angel habis beli ini" ucap Angel menenteng beberapa makanan yang sempat dia beli saat perjalanan pulang.


"Kenapa gak bilang" ucap David.


"Maaf Bang" ucap Angel.


"Berhenti minta maaf dan beristirahatlah" ucap David meninggalkan Angel


"Bang Angel mau berangkat kuliah lagi" ucap Angel menghentikan langkah David.


"Bang Angel mau menyelesaikan kuliah secepat mungkin" ucap Angel


"Kenapa" tanya David tanpa melihat ke arah Angel.


"Angel tidak ingin menjadi beban Abang" ucap Angel.


"Terserah" ucap David pergi.


Angel langsung masuk ke rumah dan menyajikan makanan yang sempat dia beli tadi lalu membawanya ke ruang keluarga. Angel menonton acara kesukaannya dengan makan makanan yang dia beli tanpa.memperdulikan David yang sedaang bekerja di sampingnya.


"Kamu dari mana Girl" tanya Daddy yang baru bergabung bersama Mommynya.


"Beli ini Dad, maaf gak bilang" ucap Angel.


"Ya gak apa apa" ucap Daddy.


"Dad Angel mau berangkat kuliah lagi boleh" ucap Angel.


"Boleh tapi setelah kamu bener bener sembuh" ucap Daddy.


"Thanks Dad" ucap Angel.


"Hallo ka" ucap Angel.


"Hallo Aunty, kenapa gak kesini ke sini" tanya Maya.


"Emang kakak udah mulai masuk kuliah" tanya Angel.


"Udah tadi" ucap Maya.


"Terus gimana sama Raya" tanya Angel.


"Raya jadi anak yang anteng, lagian bunda juga di sini sampai urusan perpindahan gue nanti" ucap Maya.


"Oh selamat ya" ucap Angel.


"Iya tapi sebelum pergi gue mau bertemu sama lo" ucap Maya.


"Iya mungkin beberapa hari lagi gue ke situ" ucap Angel.


"Oke gue tunggu, kayaknya Raya kangen sama kamu" ucap Maya.


"Pindah ke panggilan Vidio dong kak kangen juga nih sama Raya" ucap Angel.


Panggilan beralih ke panggilan Vidio menunjukkan sebuah wajah bayi yang sangat imut.


"Hai keponakan Aunty, manis banget" ucap Angel membuat semua anggota keluarganya bingung.


"Hallo Aunty cantik ke sini dong Raya kangen" ucap Maya menirukan suara bayi.


Saat Angel menunjukkan wajahnya Raya menjadi tersenyum senyum dengan girang membuat Angel menjadi tertawa terbahak bahak karena kelakuan Raya.


"Aktiv banget ya" ucap Angel.


"Iya, walaupun tanpa sosok ayah" ucap Maya.


"Emang Rafa gak pernah datang ke situ" ucap Angel.

__ADS_1


"Sehari setelah kamu pergi Rafa menghilang entah kemana kalaupun ketemu dia selalu menghindar" ucap Maya.


"Oh lagi ada masalah kayaknya" ucap Angel.


"Mungkin tapi kenapa harus menghindar si" ucap Maya.


"Maaf kak, udah dulu ya bye" ucap Angel.


"Ya bye Aunty" ucap Maya.


"Bye ponakan tante yang cantik" ucap Angel mematikan telfonnya.


Saat Angel selesai dengan sambungan telfonnya, Angel menatap anggota keluarganya aneh.


"Kalian kenapa natapnya gitu" ucap Angel bingung.


"Aunty" ucap semua serentak.


"Ya, ada yang salah" ucap Angel.


"Siapa dia Girl" tanya Mommy.


"Mommy inget orang yang ketemu pas kita pemotretan pertama, dia orang editing ternyata dia satu kampus sama Angel.dan yang paling ngeselin ternyata dia tuh lagi hamil dan melahirkan tanpa seorang suami" ucap Angel.


"Terus bagaimana sama kehidupannya sekarang" tanya Mommy.


"Keluarganya datang setelah dia melahirkan" ucap Angel.


"Terus gimana saat dia melahirkan tanpa seorang pun" tanya Mommy.


"Angel yang temenin mom, dan kebetulan Angel habis belanja sama dia tau gak mom panik mom" ucap Angel.


"Terus kamu pergi sana dia cuma berdua, dan kamu urus semua keperluannya sendiri" tanya David.


"Gak Bang, Angel sama temannya kita berdua tapi pas temenin di ruang bersalin kayak mau pingsan" ucap Angel.


"Wah hebat kamu apa kamu dapat penghargaan soal itu" tanya Daddy.


"Gak, dia cuma sisipin nama Angel di nama anaknya" ucap Angel.


"Siapa namanya" tanya Daddy.


"Raya Angelista Putri" ucap Angel.


"Apa itu sebuah nama yang kamu buat" tanya David.


"Gak Bang, Angel cuma buat nama Raya singkatan dari Rafa dan Maya mereka sahabat juga Maya adalah ibunya sedangkan Rafa agar dia selalu mengingatnya saat besar nanti kalau Rafa lah yang menyelamatkannya" ucap Angel.


"Terus kenapa ada Angelista" tanya David.


"Itu mamahnya yang buat katanya biar nama dia adalah sebuah gabungan antara orang orang yang menyelamatkan nyawanya biar dia selalu mengingat orang orang baik itu" ucap Angel.


"Kalau Putri" tanya Daddy.


"Udah jelas karena dia cewek pah coba kalau cowok pasti Putra" ucap Mommy.


"Siapa tau ada artinya juga" ucap Daddy.


"Hahaha Daddy ada ada aja" ujar Angel.


"Girl kamu belum ingin menikah" tanya Daddy.


"Sama siapa sama Gio" tanya Angel membuat David menghentikan kerjanya.


.


.


.


.


Jangan lupa Like vote dan komentarnya ya....

__ADS_1


__ADS_2